Membekukan Sel Telur dan Sperma untuk Digunakan di Masa Depan, Sudah Bisakah Dilakukan di Indonesia?

Teknologi reproduksi seperti pembekuan sel telur dan pembekuan sperma mungkin masih terdengar asing bagi masyarakat Indonesia. Meskipun begitu, kenyataannya teknologi ini sudah sangat dikenal dan banyak digunakan di negara-negara maju. Seperti apakah teknologi ini? Apakah sudah bisa dilakukan di Indonesia? Berikut pembahasannya.

Menurut kamus kesehatan reproduksi Repropedia, cryopreservation adalah proses penyimpanan sel-sel, lapisan, atau organ pada temperatur yang sangat rendah, sehingga tetap baik kondisinya dan bisa digunakan kembali ketika dikembalikan ke suhu normal. Ada banyak macam cryopreservation yang digunakan dalam konteks reproduksi, misalnya pembekuan sel telur, sperma, dan embrio (sel telur yang telah dibuahi oleh sperma). Semuanya dilakukan dengan teknologi canggih berbasis sains.

Biasanya, ada dua macam kelompok yang membekukan sel telur, sperma, atau embrio untuk digunakan di masa depan. Pertama, perempuan sehat yang ingin menunda kehamilan terlebih dahulu. Kedua, baik laki-laki maupun perempuan yang hendak menjalani penanganan medis untuk pengobatan penyakit, yang pengobatannya akan memengaruhi kesuburan. Misalnya pada pasien kanker, di mana kemoterapi tidak hanya akan membunuh sel-sel kanker, namun juga memiliki dampak samping berupa berkurangnya kesuburan, sehingga bila pasien kanker ingin mempertahankan kesuburan, biasanya cryopreservation harus dilakukan sebelum kemoterapi. Baik metode cryopreservation yang dilakukan untuk kebutuhan pribadi maupun atas alasan medis bisa membantu mempertahankan sperma dan sel telur untuk waktu yang lama tanpa mengurangi kualitasnya (Rodriguez-Wallberg, Waterstone, dan Anastacio, 2019).

Di Indonesia, teknologi ini sudah ada dan sudah bisa dilakukan di sejumlah rumah sakit dan klinik kesuburan, meskipun aksesnya masih terbatas di kota-kota besar dan fasilitas kesehatan tertentu saja. Andini W. Effendi, salah seorang jurnalis dan presenter ternama di Indonesia, menceritakan pengalamannya menjalani pembekuan sel telur di tahun 2020 melalui sebuah artikel yang dirilis di situs Greatmind. Andini mengaku tidak menyangka bisa melakukan proses tersebut dengan biaya terjangkau dan mendapatkan dokter yang progresif di mana ia bisa terbuka dan tidak dihakimi walaupun ia membekukan sel telurnya sebagai seorang perempuan berusia 38 tahun dengan status single. Mengutip tulisan Andini, “Dalam beberapa kasus, umur tidak menentukan tubuh kita. There are a lot of other factors that determine how our body is. Setelah proses ini dengan percaya diri saya bilang ke orang tua bahwa mereka suatu saat nanti akan mendapatkan cucu perempuan kembar karena saya sudah amankan sel telur. Sekarang kita biarkan Tuhan dan semesta yang menentukan siapa yang paling pantas untuk jadi ayahnya. Science has evolved so much that us, women can and should dictate our own future.”

Baca juga : PSBB Lagi? Ini Empat Akses Kontrasepsi yang Masih Tersedia di Tengah Pandemi

Tertarik untuk mencoba? Anda bisa langsung menghubungi klinik kesuburan terdekat untuk berkonsultasi mengenai pembekuan sel telur, sperma, atau embrio. Dengan dukungan berbagai teknologi modern, Anda tak perlu lagi khawatir soal keputusan untuk menunda kehamilan. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai kesehatan seksual dan reproduksi lainnya, Anda bisa menghubungi Halo DKT secara gratis melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

4 Strategi Mudah Menjaga Kebersihan Vulva di Toilet Umum

Menggunakan toilet umum seringkali menjadi pengalaman yang kurang menyenangkan. Soalnya, toilet umum yang kebersihannya relatif terjaga sangat sedikit, khususnya di Indonesia. Menurut Edward D’Silva, pimpinan Public Health Council di Singapura yang merupakan salah satu negara paling bersih di dunia, memang betul bahwa pemilik bangunan fasilitas umum harus memastikan bahwa toilet-toilet yang tersedia selalu bersih, meskipun begitu, masyarakat juga harus membangun kebiasaan pemakaian toilet higienis (Public Hygiene Council of Singapore, 2020). Bagi perempuan, hal ini khususnya perlu diperhatikan, sebab kebiasaan buruk di toilet bisa berdampak negatif terhadap kesehatan organ reproduksi, baik bagian luar (vulva), maupun bagian dalam (vagina). Berikut beberapa strategi mudah untuk menjaga kebersihan vulva di toilet umum.

  • Menyemprot dudukan toilet dengan sanitizer
    Bila memungkinkan, gunakan pelapis alas duduk toilet (disposable toilet seat cover). Kalau Anda tidak memilikinya, semprotlah dudukan toilet dengan sanitizer terlebih dahulu untuk membunuh bakteri dan virus yang menempel. Soalnya, penelitian menemukan bahwa ada 77.000 jenis bakteri dan virus yang berbeda di toilet umum (Gibbons, Schwartz, et al., 2015), dengan jumlah yang didominasi oleh bakteri-bakteri feses, influenza, streptococcus, E. coli, hepatitis, staphylococcus aureus, salmonella, shigella, dan novovirus.
  • Membersihkan vulva dari depan ke belakang
    Memang lebih mudah untuk membersihkan vulva dari belakang ke depan, karena Anda tidak perlu terlalu membungkuk. Meskipun begitu, ini adalah cara yang salah. Menurut Dokter Luke Powles, seorang pakar kesehatan dari Inggris, akan lebih aman bila Anda membersihkan vulva dari depan ke belakang, soalnya ini bisa mencegah bakteri dari anus untuk terdorong masuk ke dalam saluran kencing (uretra) yang posisinya berdekatan. Ini bisa menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK).  
  • Menggunakan pembersih khusus
    Saat membersihkan diri, bersihkan bagian luar / vulva saja, hindari membersihkan hingga ke dalam vagina, sebab tindakan ini bisa menyebabkan iritasi dan ketidakseimbangan ekosistem bakteri. Akibatnya, Anda akan lebih rentan terkena penyakit. Bila ingin menggunakan pembersih, jangan membelinya sembarangan, sebab tidak semua tisu pembersih boleh digunakan di area vulva. Pilihlah tisu basah yang lembut, memiliki tingkat pH (keasaman) yang cocok, dan telah teruji secara dermatologis. Misalnya, Andalan Fresh Intimate Wipes yang telah diformulasikan dengan kombinasi lactic acid dan bahan-bahan alami, seperti kandungan aloe vera yang melembabkan, ekstrak sirih sebagai anti-bacterial alami, serta ekstrak chamomile dan peppermint yang kaya akan antioksidan. Selain praktis digunakan, Andalan Fresh Intimate Wipes aman bagi siapapun, mulai dari remaja, ibu hamil, hingga yang sudah menopause.
  • Menutup toilet sebelum menekan tombol flush
    Setelah melakukan ketiga langkah di atas, pastikan bahwa Anda menutup toilet sebelum menekan tombol flush. Soalnya, bakteri dan virus biasanya akan terciprat keluar akibat tekanan air saat penyiraman tinja atau feses (Knowlton, Boles, et al., 2018). Bila ini terjadi, langkah-langkah lain yang sudah Anda terapkan untuk menjaga kebersihan vulva tadi akan sia-sia.

Baca juga : Tips Bertahan dengan HIV/AIDS di Tengah Wabah Corona

Itulah beberapa strategi mudah yang bisa Anda terapkan untuk menjaga kebersihan vulva di toilet umum. Jika ingin berkonsultasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB.  Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Pasangan Senang ‘Jajan’ Diam-diam? Lindungi Kesehatan Reproduksi Anda dengan Cara Ini

Menurut data Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia, ibu rumah tangga merupakan salah satu kelompok penderita HIV/AIDS dengan angka tertinggi. Dari tahun 1987 hingga 2014 saja, terdapat 6.539 kasus di kalangan ibu rumah tangga, sementara dari kalangan pekerja seks komersil yang mengidap HIV/AIDS hanya 2.052 kasus (PKBI, 2015).

Terlihat jelas bahwa penyebaran tertinggi justru bukan terjadi di lokalisasi, melainkan di rumah sendiri, khususnya bila suami diam-diam tidak setia. Bagi Anda yang curiga bahwa pasangan sering ‘jajan’ sembarangan di belakang Anda, lindungi kesehatan reproduksi Anda dengan cara-cara berikut.

  1. Berhubungan seks dengan menggunakan kondom
    Kondom merupakan satu-satunya alat kontrasepsi yang bisa melindungi Anda dari risiko infeksi menular seksual (IMS) (Westheimer & Lehu, 2019). Efektivitas kondom dalam mencegah penularan HIV bisa mencapai 91% (Johnson, O’Leary & Flores, 2018), khususnya bila dipakai dengan tepat dan konsisten setiap kali berhubungan seks. Jika hanya digunakan sesekali saja, Anda tidak akan bisa mendapatkan perlindungan maksimal. Meskipun begitu, penggunaan kondom tetaplah sepuluh ribu kali lebih baik daripada tidak memakai kondom sama sekali. Anda bisa membeli kondom di sini.
    Pasangan Senang 'Jajan' Diam-diam? Lindungi Kesehatan Reproduksi Anda dengan Cara Ini
  2. Melakukan tes IMS secara berkala
    Ada banyak sekali manfaat dari melakukan tes IMS secara berkala. Anda dan pasangan Anda mungkin memiliki IMS yang tidak diketahui. Bukan hanya akibat dari perselingkuhan, tetapi bisa juga dari hubungan sebelumnya dengan mantan pasangan, akibat suntik dengan jarum yang ternyata tidak steril, transfusi darah dari orang yang ternyata memiliki IMS, dari orangtua yang ternyata positif HIV/AIDS, atau dari penggunaan narkoba di masa lampau. Semakin cepat Anda mengetahui status IMS Anda dan pasangan Anda, semakin cepat Anda bisa memperoleh penanganan medis.
    Pasangan Senang 'Jajan' Diam-diam? Lindungi Kesehatan Reproduksi Anda dengan Cara Ini
  3. Meninggalkan pasangan Anda bila terbukti selingkuh dan tak mau berubah
    Bila pasangan terus berbohong meskipun Anda telah menemukan bukti yang jelas bahwa ia berselingkuh, atau jika ia tak mau berubah meskipun sudah ketahuan, ada baiknya Anda mempertimbangkan ulang apakah Anda benar-benar mau melanjutkan hubungan dengannya. Bukan hanya soal risiko penyebaran IMS yang menjadi masalah, melainkan juga fakta bahwa ia tidak menghargai Anda sebagai pasangan. Anda bisa mencoba menjalani konseling pernikahan terlebih dahulu dengan pasangan Anda. Akan tetapi, pada akhirnya Anda tetap harus bersikap realistis dan menilai usaha yang telah dilakukan pasangan secara objektif, demi kebaikan Anda sendiri.
    Pasangan Senang 'Jajan' Diam-diam? Lindungi Kesehatan Reproduksi Anda dengan Cara Ini

Baca juga : Trik Menjaga Kesehatan Reproduksi Pasangan Ketika Anda Punya Infeksi Menular Seksual

Begitulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan reproduksi bila Anda mencurigai pasangan sering ‘jajan’ diam-diam. Jika ingin berkonsultasi lebih lanjut mengenai topik ini, Anda bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Mengenal Tanaman Manjakani dan Khasiatnya Bagi Vagina

Quercus infectoria, atau dalam Bahasa Indonesia dikenal sebagai manjakani, merupakan tanaman serbaguna yang telah banyak digunakan di berbagai negara. Di Turki, manjakani diolah menjadi bahan pewarna alami untuk kain sutera (Şahinbaşkan, Karadag & Torgan, 2018). Di India, tanaman ini dipakai untuk mengatasi sakit gigi dan peradangan pada gusi (Jain, Chahar, et al., 2019). Di Malaysia dan Indonesia, manjakani sangat populer karena khasiatnya bagi kesehatan reproduksi (Baharuddin, Abdullah, et al., 2015; Wijayanti, Shahib, dan Sastramihardja, 2020).

Manjakani memiliki banyak fungsi, mulai dari efek anti inflamasi, anti bakteri, anti jamur, hingga anti virus (Himalaya, 2017). Uji kimia di laboratorium menunjukkan bahwa manjakani mengandung fenol, flavonoid, steroid, triterpen, tanin, saponin, alkaloid, serta mineral-mineral penting lainnya. Dari segi kesehatan reproduksi, berikut beberapa kegunaan manjakani yang telah terbukti melalui penelitian-penelitian ilmiah.

  • Mengencangkan dan membasahkan vagina, sehingga meningkatkan kepuasan seksual dan orgasme (Lorzadeh, Sepavand, et al., 2016)
  • Mengatasi keputihan yang mengganggu (Wijayanti, Shahib, dan Sastramihardja, 2020)
  • Mengobati infeksi vagina akibat jamur candida (Wahab, Ahmad, et al., 2018)
  • Menghambat pertumbuhan bakteri vaginosis (Himalaya, 2017)
  • Menghambat pertumbuhan bakteri penyebab trikomoniasis (Ardestani, Aliahmadi, et al., 2018)
  • Mengurangi rasa sakit sehabis melahirkan dengan efek anestesi lokal (Himalaya, 2017)

Baca juga : Cegah Infeksi Saluran Kemih dengan Kontrasepsi, Apakah Bisa?

Selain itu, masih banyak lagi khasiat dari manjakani bagi kesehatan reproduksi yang tak bisa disebutkan satu per satu. Penasaran? Anda bisa membuktikannya sendiri. Tak perlu repot-repot membeli tanamannya dan mengolahnya sendiri, sebab Kondom Sutra Plus telah hadir dengan ramuan manjakani yang teruji klinis kebaikannya bagi vagina, serta bisa membuat vagina lebih kencang, basah, dan elastis. Dengan ketebalan yang tipis, hubungan seks dengan kondom Sutra Plus terasa seperti tidak menggunakan apa-apa. Kepuasan seksual Anda terjamin dengan perlindungan maksimal dari infeksi menular seksual (IMS) dan risiko kehamilan yang tidak direncanakan. Kondom Sutra Plus dengan ramuan manjakani tersedia dalam kemasan berisi 3, 12, hingga 24 kondom, sehingga bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda dan pasangan. Setiap kondomnya pun telah melalui uji standar mutu internasional. Tak perlu lagi khawatir soal kesehatan reproduksi Anda ketika memadu asmara dengan sosok terkasih.

Itulah sekilas pembahasan mengenai tanaman manjakani yang luar biasa serta khasiatnya bagi vagina dan kesehatan reproduksi perempuan. Mudah-mudahan informasi tersebut bermanfaat bagi Anda. Jika ingin berkonsultasi lebih lanjut mengenai topik ini, Anda bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

9 Jenis Suplemen Makanan yang Bisa Mendukung Kesehatan Reproduksi

Menjaga kesehatan reproduksi sebenarnya mudah. Ada banyak cara yang bisa kamu praktekkan. Selain dengan menggunakan kondom secara tepat dan konsisten serta menghindari perilaku seksual berisiko, kamu pun bisa mengonsumsi suplemen. Berikut 9 jenis suplemen makanan yang bisa membantu mendukung kesehatan reproduksimu.

  1. Omega-3
    Omega-3 dapat mengurangi gejala premenstrual syndrome (PMS), premenstrual dysphoric syndrome (PMDD), sensitivitas insulin, dan nyeri menstruasi alias dysmenorrhea (Hill, 2019). Selain itu, bagi kamu yang ingin merencanakan kehamilan, Omega-3 juga dibutuhkan untuk mendukung perkembangan bayi.
    9 Jenis Suplemen Makanan yang Bisa Mendukung Kesehatan Reproduksi
  2. Zinc (Zn)
    Zinc bisa membantu kamu menjaga keteraturan siklus menstruasi dan keseimbangan hormon androgen. Zinc sangat disarankan bagi pengguna pil KB, perempuan yang sedang merencanakan kehamilan, dan yang mengalami polycystic ovarian syndrome (PCOS) (Kirkpatrick & Johnstone, 2018).
    9 Jenis Suplemen Makanan yang Bisa Mendukung Kesehatan Reproduksi
  3. Zat besi (Fe)
    Sekitar 25% penduduk di muka bumi mengalami anemia alias kekurangan sel darah merah (WHO). Perempuan menjadi lebih rentan akibat menstruasi. Nah, untuk memproduksi sel darah merah, dibutuhkan zat besi. Cukupilah kebutuhan zat besi kamu dengan suplemen atau pil KB berkandungan zat besi, misalnya dengan Pil KB Andalan FE.
    9 Jenis Suplemen Makanan yang Bisa Mendukung Kesehatan Reproduksi
  4. Vitamin B
    Ada banyak macam vitamin B yang dapat mendukung kesehatan reproduksi. Vitamin B1, B2, dan B6 dibutuhkan untuk mengurangi nyeri menstruasi dan gejala PMS, vitamin B9 (folat) baik untuk perencanaan kehamilan, sementara Vitamin B12 diperlukan untuk mendukung ovulasi. Untuk bisa mendapatkan manfaat dari berbagai jenis vitamin B sekaligus, kamu bisa mengonsumsi vitamin B complex yang merupakan kombinasi dari semuanya (Hill, 2019).
    9 Jenis Suplemen Makanan yang Bisa Mendukung Kesehatan Reproduksi
  5. Vitamin C
    Selain kaya akan antioksidan dan mendukung imunitas, vitamin C juga berguna bagi kamu yang kadar hormon progesteronnya rendah (Kirkpatrick & Johnstone, 2018). Beberapa gejala progesteron rendah misalnya menstruasi yang tidak teratur, sakit kepala, nyeri payudara, perut kembung, dan sulit tidur.
    9 Jenis Suplemen Makanan yang Bisa Mendukung Kesehatan Reproduksi
  6. Vitamin D
    Suplemen vitamin D seringkali disarankan bagi laki-laki dan perempuan yang memiliki masalah kesuburan. Contohnya, pada kasus PCOS, uterine fibroid, dan kondisi sperma yang kurang optimal (Dabrowski, Grzechocinska, dan Wielgos, 2015).
    9 Jenis Suplemen Makanan yang Bisa Mendukung Kesehatan Reproduksi
  7. Vitamin E
    Bila libido menurun, vagina kering, serta seks terasa kurang nyaman, ada kemungkinan kamu mengalami kekurangan hormon estrogen. Untuk meningkatkan kadar estrogen, salah satu suplemen yang sering disarankan adalah suplemen vitamin E (Hill, 2019).
    9 Jenis Suplemen Makanan yang Bisa Mendukung Kesehatan Reproduksi
  8. Magnesium (MG)
    Magnesium merilekskan otot dan sistem saraf, sehingga amat berguna bagi kamu yang sulit tidur akibat kadar hormon progesteron yang rendah (Kirkpatrick & Johnstone, 2018). Selain itu, mengonsumsi magnesium juga bisa mengurangi nyeri menstruasi.
    9 Jenis Suplemen Makanan yang Bisa Mendukung Kesehatan Reproduksi
  9. Daun katuk
    Bagi kamu yang sudah memiliki buah hati dan saat ini sedang menyusui, suplemen daun katuk merupakan salah satu solusi yang bisa membantu mengamankan kebutuhan ASI si Kecil. Salah satu contohnya adalah Lactaboost. Kaya akan alkaloid dan sterol, daun katuk bisa membantumu meningkatkan produksi ASI (Rahmanisa & Aulianova, 2016)
    9 Jenis Suplemen Makanan yang Bisa Mendukung Kesehatan Reproduksi

Baca juga : Meski Nikmat Sesaat, Sering Selingkuh Ternyata Bisa Mengancam Kesehatan Reproduksi

Itulah 9 jenis suplemen makanan yang bisa mendukung kesehatan reproduksimu. Jika ingin berkonsultasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Ingin Suntik KB Namun Takut Disuntik? Ini 6 Strategi untuk Mengalahkan Ketakutan Anda

Suntik KB merupakan salah satu cara paling praktis untuk berkontrasepsi. Tergantung dari jenis yang Anda pilih, Anda hanya perlu mengikuti jadwal suntik 1 atau 3 bulan sekali. Efektivitas suntik KB dalam mencegah kehamilan juga tergolong tinggi, yaitu di atas 95% (Hill, 2019). Meskipun begitu, satu dari setiap sepuluh orang sangat takut terhadap jarum (McMurtry, Noel, et al., 2015). Bila Anda termasuk dari orang-orang tersebut, Anda membutuhkan strategi khusus untuk mengalahkan ketakutan Anda. Berikut beberapa strategi yang bisa Anda terapkan.

  1. Mencari informasi lebih dalam mengenai suntik KB
    Terkadang, orang takut terhadap sesuatu karena kurang informasi. Oleh karena itu, tidak ada salahnya mencari tahu dulu mengenai prosedur yang akan Anda jalani. Siapa yang menyuntik? Tentunya Anda menginginkan tenaga medis profesional yang sudah terlatih, seperti Bidan Andalan. Apa jenis suntikan KB-nya? Apakah Anda yakin dengan keamanannya? Bila ragu, pastikan terlebih dahulu bahwa Anda menggunakan Suntikan KB Andalan yang telah teruji dan terjamin kualitasnya.
    Ingin Suntik KB Namun Takut Disuntik? Ini 6 Strategi untuk Mengalahkan Ketakutan Anda
  2. Merencanakan kunjungan dengan matang
    Tindakan sesederhana menyusun rencana bisa mengurangi rasa cemas dan takut. Oleh karena itu, buatlah perjanjian dengan bidan atau dokter terlebih dahulu. Bila bingung, Anda bisa bertanya ke HaloDKT untuk mendapatkan informasi berupa daftar Bidan Andalan terdekat dari rumah Anda.
    Ingin Suntik KB Namun Takut Disuntik? Ini 6 Strategi untuk Mengalahkan Ketakutan Anda
  3. Berfokus pada aspek positif dari suntik
    Alih-alih membayangkan hal-hal buruk, fokuslah pada hal-hal yang baik. Contohnya, seminggu sehabis disuntik Anda sudah bisa bebas beraktivitas dan berhubungan seks dengan pasangan Anda tanpa perlu khawatir soal kehamilan yang tidak direncanakan. Sebelum seminggu, gunakanlah kondom terlebih dahulu.
    Ingin Suntik KB Namun Takut Disuntik? Ini 6 Strategi untuk Mengalahkan Ketakutan Anda
  4. Minta ditemani pasangan, teman, atau keluarga
    Adanya kehadiran orang lain bisa mengurangi ketegangan dan kecemasan Anda, oleh karena itu mintalah bantuan orang terdekat Anda untuk menemani Anda suntik KB.
    Ingin Suntik KB Namun Takut Disuntik? Ini 6 Strategi untuk Mengalahkan Ketakutan Anda
  5. Latihan menegangkan dan merilekskan otot
    Jika Anda sering lemas dan mudah pingsan saat dihadapkan dengan ketakutan Anda, cobalah menegangkan otot-otot tubuh Anda, menahannya selama 10-15 detik, dan rileks kembali. Setelah 20-30 detik, lakukan lagi prosedur yang sama hingga wajah terasa hangat. Ulangi kembali hingga 5 kali. Teknik ini berguna untuk mengembalikan tekanan darah ke tingkat normal sehingga Anda tidak akan pingsan (NHS.uk).
    Ingin Suntik KB Namun Takut Disuntik? Ini 6 Strategi untuk Mengalahkan Ketakutan Anda
  6. Menerapkan teknik desensitisasi sistematis
    Dalam psikologi, ada sebuah teknik yang disebut dengan desensitisasi sistematis (Martin & Pear, 2015). Teknik ini digunakan untuk mengatasi fobia. Caranya, buatlah sebuah daftar berisi ketakutan-ketakutan Anda, kemudian urutkan berdasarkan yang paling tidak menakutkan hingga yang paling menakutkan Anda. Misalnya: (1) mendengar kata ‘suntik’, (2) melihat gambar jarum suntik, (3) menonton video penyuntikan, (4) melihat jarum suntik nyata, (5) melihat orang lain disuntik, (6) disuntik. Lalu, mulailah mencoba menghadapi ketakutan Anda dari tingkat terendah hingga tertinggi sambil menegangkan dan merilekskan otot-otot tubuh Anda dalam menghadapi tiap tantangan. Berikan hadiah bagi diri sendiri setiap Anda berhasil melewati satu tahapan.
    Ingin Suntik KB Namun Takut Disuntik? Ini 6 Strategi untuk Mengalahkan Ketakutan Anda

Baca juga : Ini Cara Kerja KB Susuk atau Implan, Kontrasepsi untuk Ibu Menyusui yang Ampuh dan Aman

Itulah 6 strategi yang bisa Anda gunakan untuk mengalahkan ketakutan terhadap jarum suntik. Jika ingin berkonsultasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Tampil Cantik, Glowing, dan Terlindungi dengan Elzsa

Di tengah kesibukan perempuan usia produktif, dibutuhkan perencanaan keluarga yang matang. Oleh karena itu, kontrasepsi pun menjadi kebutuhan utama. Bagi Anda yang sedang mempertimbangkan metode terbaik untuk mengikuti program Keluarga Berencana (KB), Pil KB Elzsa hadir sebagai solusi terbaru dari DKT Indonesia.

Pil KB premium ini mencegah kehamilan dengan menghambat pelepasan sel telur dari indungnya dan mengentalkan lendir leher rahim agar tidak mudah dilalui oleh sperma. Dengan kombinasi cyproterone acetate (hormon progesteron) dan ethinylestradiol (hormon estrogen), serta memiliki efektivitas hingga 99% apabila digunakan secara teratur dan disiplin, sehingga dapat memberikan perlindungan maksimal bagi Anda. Alhasil, Anda tak perlu lagi memilih antara kepuasan asmara dan kemajuan karir, keduanya bisa Anda miliki secara bersamaan.

Pil KB Elzsa tampil dengan desain yang elegan dan ukuran yang mungil, sehingga praktis untuk dibawa-bawa, ke mana pun Anda pergi. Pemakaiannya juga sangat mudah. Satu pack Pil KB Elzsa terdiri dari 21 butir pil salut selaput. Anda tinggal mengonsumsi satu butir Pil KB Elzsa setiap hari pada jam yang sama, dimulai dari hari pertama menstruasi. Agar tak ada pil yang terlupa, Anda bisa memasang reminder / pengingat di smartphone. Dengan mengonsumsi Pil KB Elzsa secara rutin dan teratur, perlindungan Anda pun semakin maksimal.

Tak hanya untuk mencegah kehamilan, Pil KB Elzsa pun menawarkan sejumlah manfaat lain, misalnya:

  • Membantu menjaga kestabilan hormon dalam tubuh
  • Mempercantik kulit dengan kandungan hormon-hormonnya, sehingga kulit terlihat lebih sehat, bebas jerawat, glowing, dan awet muda
  • Mempertahankan siklus menstruasi yang teratur
  • Mengurangi dysmenorrhea (nyeri menstruasi)
  • Mengurangi volume darah menstruasi sehingga menurunkan risiko kekurangan zat besi

Baca juga : Pil KB Bisa Mencegah Kista di Indung Telur?, Ini Alasannya!

Segalanya dapat Anda peroleh tanpa harus mencemaskan efek samping. Soalnya, kandungan hormon dalam pil KB kombinasi Elzsa telah teruji secara klinis dan sudah disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Pil KB Elzsa pun tidak menyebabkan kenaikan berat badan dan juga tidak mengganggu fertilitas. Bila Anda telah puas berkontrasepsi dan siap untuk merencanakan kehamilan bersama pasangan Anda, Anda pun tak perlu khawatir. Begitu Anda berhenti mengonsumsi pil, kesuburan Anda akan langsung kembali lagi. Dengan demikian, kendali atas kesuburan sepenuhnya berada dalam genggaman Anda.

Itulah bagaimana Anda bisa tampil cantik, glowing, dan terlindungi dengan pil KB Elzsa. Jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin berkonsultasi lebih lanjut terkait Pil KB Elzsa, Anda bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Anda bisa berkonsultasi dengan bebas, sebab segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Tips Berdiskusi dengan Pasangan Soal Kebutuhan Memakai Pelumas

Memakai pelumas bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan menambah sensasi bercinta. Akan tetapi, untuk mulai menggunakannya, Anda perlu mendiskusikannya dulu dengan pasangan. Tanpa pendekatan yang tepat, pasangan bisa tersinggung dan merasa bahwa Anda kurang puas dengan kualitas hubungan seks bersamanya. Padahal, Anda mungkin hanya ingin mencoba sesuatu yang baru. Emily Nagoski, pakar seksualitas perempuan dan penulis buku populer Come As You Are, memaparkan 3 strategi utama untuk berdiskusi dengan pasangan soal kebutuhan memakai pelumas. Berikut sekilas penjabarannya.

  1. Bahas dengan pembawaan yang ringan
    Playfulness, curiosity and humor. Artinya: kejenakaan, kaingin-tahuan, dan humor. Tiga kriteria ini, menurut Nagoski, merupakan elemen yang dibutuhkan ketika Anda akan mulai berdiskusi dengan pasangan soal keinginan Anda mencoba pelumas. Misalnya, sambil menggoda pasangan, Anda bisa bertanya, “Eh, Sayang, kamu pernah penasaran nggak sih sama pelumas yang dipake buat hubungan seks? Aku lihat iklannya sekilas, katanya ada yang aromanya manis kayak buah-buahan gitu. Aku jadi kepo deh. Kayaknya asik main-main sama kamu pake itu.” Yakin deh, pasangan Anda nggak akan stres dalam menanggapi ide Anda bila pendekatan Anda dilakukan dengan cara yang rileks dan menyenangkan.
    Tips Berdiskusi dengan Pasangan Soal Kebutuhan Memakai Pelumas
  2. Angkat terlebih dahulu hal-hal yang sudah dilakukan pasangan Anda dengan benar
    Make your partner feel like a superhero. Jadikan pasangan Anda merasa seperti pahlawan super, demikian bunyi saran kedua dari Nagoski. Agar pasangan nggak tersinggung, sampaikan di awal percakapan betapa bahagianya Anda dengan performa seksualnya selama ini. Barulah kemudian Anda mengajukan bahwa ia bisa membuat Anda lebih bahagia lagi dengan mencoba hal-hal baru. Contohnya, Anda bisa mengatakan, “Tau nggak sih, Sayang? Aku tuh merasa beruntung banget nikah sama kamu. Udah nggak bisa dihitung lagi berapa kali kamu ngasih aku orgasme, hahahaha… Kira-kira kalau kita nyobain sesuatu yang baru, bakal nambah lagi nggak, ya?” Dengan pendekatan seperti ini, ia akan lebih terbuka menerima masukan Anda tanpa merasa sakit hati.
    Tips Berdiskusi dengan Pasangan Soal Kebutuhan Memakai Pelumas
  3. Ajak pasangan memilih pelumas bersama Anda
    Saran terakhir dari Nagoski: choose your lube wisely. Artinya, pilihlah pelumas Anda dengan bijak. Carilah yang membuat Anda dan pasangan Anda sama-sama merasa nyaman. Sesuaikan juga dengan kontrasepsi Anda. Hindari pelumas berbahan dasar minyak bila memakai kondom, sebab pelumas berbahan dasar minyak bisa merusak kondom lateks. Sebaliknya, jika Anda menggunakan sex toys, hindari pelumas berbahan dasar silikon, sebab sebagian besar sex toys terbuat dari silikon dan bisa rusak dengan pelumas tersebut. Sulit menemukan pelumas yang cocok dengan kondom dan sex toys Anda? Kami memiliki 4 rekomendasi. Untuk pelumas yang tidak beraroma, Anda bisa menggunakan Fiesta Intimate Natural Lubricant dan Sutra Lubricant Gel berbahan dasar air, atau Fiesta Intimate Lubricant berbahan dasar Aloe Vera dengan Vitamin E. Sebaliknya, bila ingin yang beraroma, Anda bisa mencoba Fiesta Intimate Strawberry Lubricant yang dijamin akan meningkatkan keintiman Anda dan pasangan dengan kemanisan aroma stroberinya yang luar biasa.
    Tips Berdiskusi dengan Pasangan Soal Kebutuhan Memakai Pelumas

Baca juga : Ini Teknik Fingering yang Aman dan Menambah Kepuasan Bercinta

Itulah 3 tips untuk berdiskusi dengan pasangan Anda soal kebutuhan memakai pelumas. Jika ingin berkonsultasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB.  Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Berbeda dengan di Masa Lalu, Ini 4 Kemudahan Program Keluarga Berencana di Era Modern

Dengan kemajuan sains dan teknologi, kontrasepsi telah banyak berkembang. Dibandingkan dengan pengguna kontrasepsi di masa lalu, pengguna kontrasepsi di era modern jauh lebih diuntungkan. Berikut 4 kemudahan program Keluarga Berencana di era modern yang tidak bisa dinikmati oleh generasi-generasi sebelum kita.

  1. Lebih mudah diakses
    Dulu, akses kontrasepsi sangat terbatas. Pada tahun 1960-an, bahkan negara maju seperti Inggris pun masih membatasi akses pil KB hanya bagi pasangan yang sudah menikah saja (Witton, 2019), apalagi di negara-negara berkembang. Padahal, pil KB dibutuhkan oleh banyak perempuan tidak hanya untuk mencegah kehamilan, namun juga untuk mengatasi keluhan-keluhan seperti premenstrual syndrome (PMS), premenstrual dysphoric syndrome (PMDD), endometriosis, dan ketidak-stabilan hormon. Sekarang, pil KB mudah didapatkan dengan resep dokter, baik bagi yang sudah menikah maupun belum. Suntik KB, pemasangan implan, dan pemasangan IUD pun diperbolehkan bagi siapapun, asalkan sesuai dengan kondisi kesehatan. Masyarakat bisa mengakses kondom secara bebas. Informasi mengenai kontrasepsi pun tidak lagi tabu dan dapat diperoleh dengan gampang dari internet.
    Berbeda dengan di Masa Lalu, Ini 4 Kemudahan Program Keluarga Berencana di Era Modern
  2. Lebih efektif
    Dulu, orang menggunakan diafragma dan spons untuk mencegah kehamilan. Efektivitasnya sangat rendah. Tingkat kegagalan spons bisa mencapai 30% (Dweck & Westen, 2017). Sekarang, orang-orang sudah beralih ke kondom yang efektivitasnya relatif lebih tinggi. Bila mengikuti instruksi secara tepat dan konsisten, efektivitas kondom bisa mencapai 98% (NHS UK). Kondom pun bisa melindungi penggunanya dari infeksi menular seksual (IMS), suatu keunggulan yang belum ada di masa lalu. Selain kondom, ada pula KB suntik, IUD, dan KB implan yang memiliki efektivitas lebih tinggi lagi, karena penggunaannya dibantu oleh tenaga medis terlatih.
    Berbeda dengan di Masa Lalu, Ini 4 Kemudahan Program Keluarga Berencana di Era Modern
  3. Lebih aman, nyaman, dan minim efek samping
    Ketika baru diciptakan, kadar hormon dalam pil KB tinggi sekali, 10 mg progesteron dan 0,15 mg estrogen, jauh melebihi yang dibutuhkan tubuh untuk mencegah kehamilan (Witton, 2019). Tidak mengherankan jika saat itu efek samping dari pil KB banyak sekali. Sekarang, dosisnya jauh lebih kecil. Pil KB Andalan, misalnya, hanya mengandung 0,15 mg Levonorgestrel (progesteron) dan 0,03 mg Etinilestradiol (estrogen). Alhasil, pil KB masa kini lebih aman bagi tubuh dan minim efek samping. Metode-metode KB modern lainnya pun lebih aman dan nyaman digunakan. Bila dulu kondom sangat tebal dan terbuat dari usus hewan, sekarang kondom sangat tipis dan terbuat dari lateks yang halus dan nyaman. Dengan Kondom Fiesta Ultra Thin, misalnya, hubungan seks lebih aman, nyaman, dan terasa seperti tidak memakai apapun.
    Berbeda dengan di Masa Lalu, Ini 4 Kemudahan Program Keluarga Berencana di Era Modern
  4. Lebih bervariasi
    Di era modern ini, Anda bisa memilih mulai dari kondom, pil KB, suntik KB, implan, hingga IUD. Bila tidak cocok dengan salah satu metode, Anda bisa dengan mudah beralih ke metode yang lain. Tiap metode pun memiliki fitur unik yang berbeda-beda. Misalnya, kondom ada yang bertekstur, beraroma, dan memiliki pelumas khusus hingga membuat seks lebih tahan lama. Pil KB pun demikian, ada yang hanya berisi pil KB saja, ada pula yang ditambah dengan suplemen zat besi untuk mencegah anemia saat menstruasi, seperti Pil KB Andalan FE. Kenikmatan-kenikmatan ini tidak dirasakan oleh generasi pendahulu Anda di masa lalu, sebab jenis kontrasepsi dulu lebih terbatas daripada sekarang.
    Berbeda dengan di Masa Lalu, Ini 4 Kemudahan Program Keluarga Berencana di Era Modern

Baca juga : 4 Metode Keluarga Berencana yang Paling Praktis untuk Mendukung Karir Anda

Begitulah kemudahan program Keluarga Berencana (KB) di era modern. Jika ingin berkonsultasi, Anda bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB.  Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Manfaat Punya Orangtua yang Ikut Keluarga Berencana bagi Si Anak Sulung

Dalam proses pembuatan keputusan untuk menambah anak, terkadang orangtua lupa mempertimbangkan kepentingan anak pertama mereka. Padahal, anak pertama seringkali dirugikan ketika orangtuanya tidak merencanakan keluarga dengan matang. Dengan mengikuti program Keluarga Berencana (KB) dan mengatur jarak kelahiran, hal ini bisa dihindari. World Health Organization (WHO) menyarankan jarak kelahiran ideal antara anak pertama dan anak kedua minimal 24 bulan (2 tahun). Penelitian terkini lainnya menganjurkan jarak kelahiran 3-5 tahun (Tsegaye, Shuremu, et al., 2017). Sementara itu, menurut RISKESDAS Kemenkes RI 2018, jarak kelahiran ideal adalah 4 hingga 5 tahun, karena selain rahim ibu sudah siap untuk mengandung kembali, bonding antara ibu dan anak sudah cukup kuat, sehingga anak siap untuk menjadi kakak. Artinya, semakin optimal jarak kelahiran, semakin baik.

Berikut 4 manfaat punya orang tua yang ikut program Keluarga Berencana (KB) bagi si anak sulung:

  1. Kebutuhan nutrisi dan ASI di tahap awal masa pertumbuhan lebih tercukupi
    Dibandingkan dengan anak-anak yang memiliki adik di usia yang lebih dini, anak yang orangtuanya mengikuti program Keluarga Berencana (KB) memperoleh asupan nutrisi yang lebih baik dan mendapatkan ASI untuk durasi yang lebih panjang. WHO dan UNICEF sama-sama merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama usia anak, diikuti dengan kombinasi ASI dan makanan bernutrisi mulai dari usia 6 bulan hingga usia 2 tahun atau lebih. Nah, bila dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun orang tua telah memiliki anak lagi, durasi pemberian ASI si sulung akan menjadi lebih singkat.
    Manfaat Punya Orangtua yang Ikut Keluarga Berencana bagi Si Anak Sulung
  2. Lebih dekat dengan orangtuanya
    Dengan menunda punya anak kedua hingga setidaknya 2 tahun, si sulung punya kesempatan untuk lebih dekat dengan Anda. Hal ini sangat penting, sebab hubungan anak dengan orang tua akan menjadi dasar bagi hubungan sosial anak dengan orang lain di masa depannya. Anak yang dekat dengan orang tuanya juga akan menjadi lebih percaya diri.
    Manfaat Punya Orangtua yang Ikut Keluarga Berencana bagi Si Anak Sulung
  3. Lebih terbantu tugas-tugas perkembangannya
    Dengan jarak kelahiran optimal, orang tua lebih mampu membantu anak pertamanya untuk belajar dan mempersiapkan diri secara maksimal untuk tugas-tugas perkembangannya. Sebaliknya, jika anak terlalu cepat memiliki adik, orang tua cenderung kurang fokus mendidik si sulung. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Hayes et al. di Amerika Serikat menemukan bahwa anak-anak sulung yang jarak kelahiran dengan adiknya di bawah 2 tahun cenderung lebih sering gagal dalam tes kognitif dan lebih tidak siap untuk masuk sekolah.
    Manfaat Punya Orangtua yang Ikut Keluarga Berencana bagi Si Anak Sulung
  4. Secara mental lebih siap untuk memiliki adik
    Kehadiran bayi bisa jadi situasi yang mengagetkan dan sulit diterima anak kecil. Saat seorang anak mulai memiliki adik, ia harus berbagi makanan, mainan, dan perhatian dari orangtuanya. Sangat normal bagi anak kecil untuk menunjukkan rasa cemburu, mencari perhatian, serta berusaha mencubiti atau memukul adiknya ketika orang tua tidak melihat (Regan, 2019). Nah, program Keluarga Berencana (KB) bisa membantu Anda mengatur jarak kelahiran hingga si Kecil memang sudah lebih siap untuk punya adik. Ketika anak sudah agak lebih besar, Anda bisa mengobrol dengannya dan meyakinkannya bahwa Anda masih akan selalu menyayanginya meskipun ia akan memiliki seorang adik.
    Manfaat Punya Orangtua yang Ikut Keluarga Berencana bagi Si Anak Sulung

Baca juga : 5 Manfaat Ikut Program Keluarga Berencana Saat Melanjutkan Pendidikan Tinggi

Itulah 4 manfaat punya orang tua yang ikut Keluarga Berencana (KB) bagi si anak sulung. Jika ingin berkonsultasi, Anda bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB.  Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.