Bercinta Tanpa Kontrasepsi Saat Menstruasi, Apakah Bisa Hamil?

Banyak orang yang meyakini bahwa bila mereka bercinta di kala datang bulan, maka pasti akan aman dari risiko kehamilan. Faktanya, meskipun risiko hamil berkurang secara signifikan jika hubungan seks dilakukan saat menstruasi, cara tersebut bukanlah jaminan untuk menghindari kehamilan (Westheimer & Lehu, 2019). Berikut sekilas penjelasannya.

  • Sperma bisa bertahan hidup di dalam tubuh selama beberapa hari
    Meski di berbagai buku teks, lamanya siklus menstruasi standar adalah tepat 28 hari, kenyataannya hanya 12,4% orang yang siklus menstruasinya terjadi setiap 28 hari sekali (Hill, 2019). Banyak yang siklusnya lebih panjang, banyak juga yang lebih pendek. Bila siklus menstruasi seseorang sangat pendek dan ia berhubungan seks di hari-hari terakhir menstruasinya, terdapat kemungkinan bisa terjadi kehamilan. Soalnya, jarak waktu antara masa tidak subur dan masa subur sangat tipis, sementara sperma bisa bertahan hidup di dalam tubuh hingga 5 hari setelah berhubungan seks.
    Bercinta Tanpa Kontrasepsi Saat Menstruasi, Apakah Bisa Hamil?
  • Tidak semua darah yang keluar dari vagina adalah menstruasi.
    Salah menginterpretasikan bercak darah yang keluar sebagai menstruasi bisa menyebabkan kehamilan (Westheimer & Lehu, 2019). Padahal, tidak semua darah yang keluar dari vagina adalah menstruasi. Terkadang, vagina juga bisa mengeluarkan darah justru di tanggal ovulasi, yaitu hari paling subur di mana sel telur dilepaskan dari indungnya. Selain itu, bisa saja darah yang keluar adalah akibat faktor lain, seperti spotting karena stres atau infeksi tertentu.
    Bercinta Tanpa Kontrasepsi Saat Menstruasi, Apakah Bisa Hamil?
  • Menggunakan kontrasepsi tetap lebih aman dan lebih disarankan
    Walaupun risiko kehamilan bila berhubungan seks di masa menstruasi sangat rendah, akan tetap lebih baik bila Anda dan pasangan menggunakan kontrasepsi. Dengan perkembangan teknologi, efektivitas alat-alat kontrasepsi modern dalam mencegah kehamilan sudah sangat tinggi. Artinya, kontrasepsi merupakan cara paling aman untuk menunda bila Anda dan orang yang Anda kasihi memang sama sekali tidak siap untuk menimang anak. Beberapa jenis kontrasepsi yang bisa Anda gunakan misalnya IUD, implan, suntikan KB, pil KB, dan kondom. Akan tetapi, bila memang Anda sudah terlanjur berhubungan seks di masa menstruasi dan amat khawatir akan risiko kehamilan, Anda bisa menggunakan pil kontrasepsi darurat. Kontrasepsi darurat seperti Andalan Postpil  dapat mencegah kehamilan jika diminum maksimal 120 jam setelah hubungan seks. Semakin cepat diminum, semakin tinggi efektivitasnya.
    Bercinta Tanpa Kontrasepsi Saat Menstruasi, Apakah Bisa Hamil?

Baca juga : Bolehkah Berenang Bila Menggunakan IUD? Ini Penjelasannya

Itulah sekilas penjelasan mengenai risiko kehamilan bila berhubungan seks di masa menstruasi. Selain itu, jika Anda masih memiliki pertanyaan atau ingin berkonsultasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.