Ternyata Ini Perbedaan Antara Vulva dan Vagina

Sering disamakan, vulva dan vagina ternyata merupakan dua istilah yang merujuk pada bagian yang berbeda dari organ reproduksi perempuan. Sayangnya, tak banyak yang mengetahuinya. Padahal, mengetahui perbedaan antara vulva dan vagina sangat penting untuk bisa menjaga kesehatan reproduksi.

Vulva adalah bagian luar dari organ reproduksi perempuan yang tampak. Jika seorang perempuan sedang melihat alat kelaminnya sendiri, maka yang akan terlihat adalah vulva, bukan vagina. Bagian lemak yang agak kenyal di bawah pusar disebut dengan mons pubis, lipatan yang besar disebut dengan labia majora, dan lipatan yang kecil disebut dengan labia minora (Westheimer & Lehu, 2019). Tak seperti di film-film pornografi, labia minora tidak selalu ‘rapi’ terlipat ke dalam ataupun lebih pendek dari labia majora. Terkadang, kedua lipatan labia minora bisa menyembul keluar. Panjang, pendek, pink, beige, maupun cokelat, semuanya merupakan variasi labia yang normal (Nagoski, 2015). Tepat di bawah mons pubis, ada sebuah tonjolan kulit yang ditutupi oleh lapisan luar yang menyerupai tudung. Bagian tersebut dikenal sebagai klitoris. Klitoris merupakan satu-satunya bagian dari organ reproduksi perempuan yang fungsinya semata-mata hanya untuk memberikan kepuasan seksual (Hill, 2019). 

Ternyata Ini Perbedaan Antara Vulva dan Vagina

Lantas bagian mana yang disebut dengan vagina? Vagina merupakan sebuah saluran berotot di bagian dalam organ reproduksi perempuan yang memanjang dari lubang masuknya hingga ke leher rahim alias serviks (Westheimer & Lehu, 2019). Di area selangkangan perempuan terdapat 3 buah lubang: uretra alias saluran kencing, vagina, dan anus. Vagina terletak di antara kedua lubang lainnya. Kamu bisa melihat lubang masuk vagina dalam posisi duduk mengangkang dengan cermin kecil yang dipegang di tangan, namun Kamu tidak akan bisa melihatnya ketika sedang berdiri di depan cermin.

Mengingat bahwa vagina terletak di bagian dalam, Kamu salah jika pernah menggunakan kata-kata seperti ‘vagina kurang mulus’, ‘vagina berbulu’, atau ‘vagina lebih putih’. Vagina tidak mungkin mulus, karena ototnya bergerigi. Vagina tidak mungkin berbulu, sebab rambut-rambut halus hanya bisa tumbuh di bagian luar, yaitu vulva. Kamu tidak mungkin mengetahui jika vaginamu berubah warna, kecuali jika Kamu mengunjungi dokter kandungan yang memeriksa lubang vagina dengan menggunakan spekulum. Oleh karena itu, jika menggunakan kata-kata untuk mendeskripsikan bentuk, tekstur, dan warna organ reproduksi perempuan di bagian luar, gunakanlah kata ‘vulva’.

Memahami perbedaan istilah ‘vulva’ dan ‘vagina’ sangat penting, agar Kamu mengetahui cara yang benar untuk merawat keduanya. Vulva boleh dibersihkan memakai pembersih khusus, misalnya dengan sabun Andalan Feminine Care atau tisu basah dengan derajat keasaman yang seimbang seperti Andalan Fresh Intimate Wipes. Sebaliknya, vagina tidak boleh dibersihkan, sebab vagina memiliki ekosistem bakteri baiknya sendiri yang membantu menjaga kesehatannya. Hal terbaik yang bisa dilakukan untuk menjaga vagina adalah dengan menggunakan kondom secara tepat dan konsisten setiap kali berhubungan seks. Dengan begitu, vagina terlindungi dari infeksi menular seksual (IMS).

Itulah sekilas perbedaan antara vulva dan vagina. Mudah-mudahan Kamu jadi lebih memahaminya. Jika Kamu ingin berkonsultasi, Kamu bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.