Dua Alat yang Kamu Butuhkan Sebelum Memulai Program Hamil

Setelah beberapa tahun menikah dan berkontrasepsi, akhirnya kamu dan pasanganmu memutuskan bahwa kalian sudah betul-betul siap untuk berkeluarga. Kira-kira apa saja yang dibutuhkan, ya? Coba deh, cek dua alat ini…

  • Andalan Ovulation Test

    Dua Alat yang Kamu Butuhkan Sebelum Memulai Program Hamil

    Meskipun ada pasangan yang bisa langsung berhasil di percobaan pertama, kenyataannya untuk bisa hamil tidak semudah itu. Kamu butuh pengetahuan yang mantap mengenai momen paling pas untuk berhubungan intim. Agar bisa terjadi kehamilan, sperma perlu membuahi sel telur. Pembuahan tersebut harus terjadi di waktu yang tepat, yaitu ketika lendir di rahim sedang banyak-banyaknya, teksturnya luar biasa cair, dan bening. Dengan rahim yang kondisinya subur begini, sperma akan lebih mampu masuk lebih jauh dan bertahan (Westheimer & Lehu, 2019). Nah, masa paling subur tadi biasanya terjadi di sekitar momen ovulasi, yaitu saat sel telur dilepas oleh indungnya. Kalau hubungan seks dilakukan di momen kurang subur, yakni ketika lendir rahim sedang kental, tebal, dan lengket, sperma akan tertahan di perjalanan dan bisa gagal mencapai sel telur.

    Bagaimana cara untuk mengetahui kapan tubuh perempuan sedang berada di masa subur? Salah satu trik yang cukup mudah adalah dengan menggunakan alat uji ovulasi. Misalnya, dengan Andalan Ovulation Test.

    Andalan Ovulation Test bekerja dengan mendeteksi kadar hormon LH (Luteinizing Hormone) di dalam urin (air kencing) perempuan. Tingkat keakuratannya mencapai 99,9%. LH merupakan salah satu hormon di dalam tubuh perempuan yang biasanya akan meningkat drastis kadarnya menjelang ovulasi (Dweck & Westen, 2017). Nah, dengan Andalan Ovulation Test, kamu bisa mengetahui apakah 24-48 jam ke depan merupakan waktu yang terbaik untuk berhubungan seks atau tidak. Praktis, kan?

  • Andalan Pregnancy Test Kit

    Dua Alat yang Kamu Butuhkan Sebelum Memulai Program Hamil

    Setelah menemukan momen paling jitu untuk berhubungan intim, langkah penting berikutnya adalah mencari tahu apakah strategi tersebut sudah berhasil. Menurut Dr. Virginia Beckett, pakar kesehatan reproduksi ternama di Inggris, ada banyak tanda-tanda dari kehamilan. Beberapa di antaranya misalnya seperti telat datang bulan, mudah lelah, merasa mual, payudara membesar dan sensitif, serta keram perut.

    Kalau tanda-tanda ini sudah muncul, maka kamu membutuhkan alat tes kehamilan, Misalnya, Andalan Pregnancy Kit. Andalan Pregnancy Kit bekerja dengan mengukur kadar hormon human chorionic gonadotrophin (HCG) di urin perempuan. Biasanya, sekitar seminggu setelah sel telur berhasil dibuahi oleh sperma, hasil pembuahan yang disebut dengan blastosit akan mengeluarkan HCG. Kadar HCG paling tinggi di pagi hari, jadi ini merupakan waktu yang baik untuk menggunakan alat tes kehamilan. Meskipun begitu, nggak perlu khawatir juga kalau kamu hanya sempat melakukannya di lain waktu, sebab alat tes kehamilan dengan sensitivitas yang tinggi tetap akan bisa berfungsi dengan baik (Regan, 2019). Dengan tingkat keakuratan 99,9%, kualitas Andalan Pregnancy Kit tak perlu dipertanyakan lagi. Kamu tinggal mencelupkan alatnya ke dalam wadah berisi urin dan mengikuti petunjuk sederhana untuk membaca hasilnya sebelum 5 menit.

Baca juga: Cara Menghitung Masa Subur Tanpa Repot dengan Andalan Ovulation Test

Itulah dua alat yang kamu butuhkan sebelum memulai program hamil. Selain itu, kalau kamu masih memiliki pertanyaan, kamu juga bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.