4 Solusi Sederhana Agar Pakaian Olahraga Anda Tidak Mengganggu Kesehatan Reproduksi

Solusi Sederhana Pakaian Olahraga

Orang-orang yang rajin berolahraga tentunya bertujuan mendapatkan tubuh yang sehat, segar, dan senantiasa bugar. Akan tetapi, upaya untuk menyehatkan badan bisa menjadi boomerang jika hal sepele seperti kebersihan dan kenyamanan pakaian gym luput dari perhatian Anda. Berikut … solusi sederhana agar pakaian olahraga Anda tidak mengganggu kesehatan reproduksi.

Baca Juga: Hati-hati, Ini Dampak Buruk Berat Badan Rendah Terhadap Kesuburan

  • Gunakan pakaian yang nyaman dan ukurannya pas
    Pakaian olahraga yang ukurannya tidak pas bisa menyebabkan ruam-ruam merah, lecet, serta perih di bagian lipatan paha, area selangkangan, dan puting payudara (Dweck & Westen, 2017). Kalau hanya ketat dan pas di tubuh tidak masalah, namun hindari pakaian olahraga yang terlalu sempit. Sebaliknya, pakaian olahraga juga sebaiknya tidak terlalu longgar. Jika Anda berlari atau melakukan yoga dengan pakaian yang terlalu longgar, pakaian bisa terinjak dan Anda bisa cedera. Pilih bahan yang nyaman dan punya sirkulasi udara yang baik, misalnya bahan katun.

  • Untuk olahraga yang agak berisiko, pilih pakaian yang memang didesain khusus dengan segala perlengkapan pelindungnya
    Bersepeda mungkin kesannya tidak berbahaya, namun jangan sepele, sebab vulva atau penis bisa iritasi dan terluka akibat bersepeda dengan pakaian yang kurang mendukung. Ini bisa menyebabkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan yang luar biasa, baik bagi laki-laki maupun perempuan. Anda bisa mencegahnya dengan menggunakan celana khusus bersepeda yang sudah dilengkapi dengan busa (Park & Do, 2015). Hal yang sama juga berlaku pada cabang olahraga lain yang juga agak berisiko, misalnya equestrian atau polo.

  • Oleskan petroleum jelly di lipatan antara selangkangan dan paha
    Sebelum menggunakan pakaian olahraga, oleskan petroleum jelly untuk mencegah lecet di area-area sensitif. Mendapatkannya nggak sulit, kok. Produk dengan kandungan petroleum jelly sudah sangat banyak dijual di Indonesia. Tidak disarankan menggunakan bedak tabur pada alat kelamin (McDermott, 2017, Healthline), sebab bedak tabur seringkali mengandung parfum serta kandungan-kandungan lain yang mungkin bisa mengganggu keseimbangan ekosistem organ reproduksi.

  • Ganti pakaian olahraga secepatnya begitu selesai berolahraga, khususnya jika Anda banyak berkeringat atau baru berenang
    Pakaian gym, celana yoga, celana sepeda, celana lari, baju renang, serta pakaian olahraga lainnya yang lembab atau basah bisa menyebabkan infeksi jamur pada organ reproduksi dan bacterial vaginosis (Dweck & Westen, 2017). Hindari infeksi jamur dan bakteri dengan langsung mengganti pakaian olahraga Anda sehabis pakai. Jangan menumpuk pakaian kotor terlalu lama sebelum mencucinya. Dengan begitu, kesehatan reproduksi Anda akan lebih terjaga.

Baca Juga: 4 Alasan Pentingnya Memahami Kesehatan Seksual Reproduksi di Era Modern

Itulah 4 solusi sederhana yang bisa diterapkan agar pakaian olahraga Anda tidak mengganggu kesehatan reproduksi. Jika Anda masih ragu atau memiliki pertanyaan, Anda bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB.  Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya