6 Alasan Mengapa Pasca Melahirkan Harusnya Ber-KB

Alasan pasca melahirkan kb

Meski menyusui sebaiknya segeralah ber-KB.

Kebanyakan ibu baru lupa betapa pentingnya ber-KB setelah melahirkan karena berpikir selepas masa nifas organ reproduksi tidak langsung bisa ovulasi. Faktanya secara rata-rata ovulasi pertama terjadi 45 hari pasca persalinan. Karena itu sebaiknya jangan menunda ke dokter kandungan untuk berkonsultasi metode KB yang aman untuk ibu menyusui.

Baca Juga: Ibu Menyusui bisa Menggunakan Pil KB Laktasi, lho! Apa Bedanya dengan Pil KB Biasa?

Jika kamu kuatir metode KB yang kamu pilih bisa mengacaukan produksi ASI, maka sebaiknya kamu menghapus persepsi ini. Bahkan sekarang tersedia metode KB yang memang didesain khusus untuk mendukung ibu yang baru melahirkan agar tetap bisa memberikan ASI yang berkualitas. Adalah pil KB Andalan Laktasi yang hanya mengandung hormon Linestrenol atau progestin yang tidak akan mengganggu produksi ASI.

Agar kamu semakin paham mengapa ber-KB pasca melahirkan sangat dianjurkan, simaklah 6 alasannya berikut ini:

  1. Selesai masa nifas, ibu bisa segera hamil
    Ingatlah kalau ovulasi terjadi dua minggu sebelum menstruasi. Ini artinya selepas nifas dan kamu langsung bercinta dengan suami tanpa keduanya ber-KB maka peluang terjadinya kehamilan sangat tinggi. Bisa jadi siklus menstruasi berikutnya tidak terjadi karena sperma berhasil membuahi sel telur dan kehamilan pun terjadi. Situasi inilah yang sering kali disebut sebagai “kebobolan” selepas melahirkan.
  2. Meski kamu menyusui bukan berarti kehamilan tidak bisa terjadi
    Memang menyusui adalah salah satu bentuk mencegah kehamilan secara tradisional. Hanya saja ada persyaratannya agar menyusui bisa berpotensi besar untuk mencegah kehamilan. Persyaratannya adalah kamu harus menyusui anak secara langsung atau direct breast feeding dan bayi berusia kurang dari enam bulan. Jika syarat-syarat ini tidak terpenuhi maka meski menyusui peluang terjadinya kehamilan tetap tinggi
  3. Ovulasi pertama para ibu yang tidak menyusui secara rata-rata adalah 45 hari setelah melahirkan.
    Jika karena kondisi tertentu kamu tidak menyusui atau tidak menyusui secara langsung (direct breastfeeding) maka ovulasi pertamanya terjadi 25-72 hari setelah melahirkan. Tapi secara rata-rata adalah 45 hari setelah melahirkan. Dari pada kamu “kebobolan” lebih baik segera ber-KB pasca melahirkan.
  4. Berikanlah kesempatan bagi tubuh untuk pulih secara sempurna pasca melahirkan
    Ketika kamu merencanakan kehamilan, maka sebenarnya kamu juga sedang memberikan kesempatan bagi tubuh untuk pulih secara sempurna. Jarak kehamilan yang terlalu dekat tidak hanya berisiko kepada ibu dan bayi yang dikandung. Risikonya pada ibu adalah bisa mengalami pendarahan dan keguguran. Sedangkan pada bayi bisa memicu terjadinya kelahiran prematur atau berat badan rendah.
  5. Ber-KB pasca melahirkan juga mendukung kesehatan mental ibu
    Setelah melahirkan kamu dan suami pasti punya segudang rencana dan harapan untuk Sang Buah Hati. Tapi bukan berarti kamu melupakan mimpi pribadimu sendiri. Sehingga kebutuhan aktualisasi diri pun bisa terpenuhi dengan baik dan ini tentu mendukung kesehatan mental kamu.
  6. Fokus pada kebutuhan anak yang baru dilahirkan
    Dengan ber-KB maka kamu dan suami bisa optimal dalam memenuhi kebutuhan anak yang baru dilahirkan. Pasca melahirkan, kebutuhan anak sangatlah banyak mulai dari kunjungan rutin ke dokter untuk imunisasi, membangun ikatan antara orang tua dengan anak, memberikan stimulasi demi mengejar golden age yang semuanya bertujuan memberikan proses tumbuh kembang yang optimal kepada anak.

Jadi jangan tunda-tunda lagi ya, segeralah ber-KB pasca melahirkan. Ingat membangun keluarga yang berkualitas tidak hanya tentang merencanakan kehamilan tapi juga menjaga jarak kelahiran antar anak sehingga baik orang tua maupun anak-anak semuanya merasakan proses bertumbuh bersama.

Baca Juga: Macam-macam KB IUD Non-Hormonal, Mana yang Cocok Untukmu?‎

Kamu bisa langsung berkonsutasi ke Halo DKT dengan menghubungi nomer Whatsapp Halo DKT 0811-1-326459 atau melalui link berikut: https://bit.ly/halodktwhatsapp pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Tak perlu ragu untuk bertanya atau berkonsultasi, sebab segala informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya