Adakah Waktu Terbaik untuk Ikut Program Keluarga Berencana?

Waktu terbaik ikut KB

Ketika mendengar istilah Keluarga Berencana (KB), kebanyakan orang langsung membayangkan seorang ayah, ibu, dan dua orang anak. Padahal, momen ideal untuk ikut program Keluarga Berencana (KB) sebenarnya jauh lebih fleksibel dan nggak harus menunggu datangnya kehadiran dua orang anak terlebih dahulu. Berikut sejumlah mitos populer mengenai waktu terbaik untuk ikut program Keluarga Berencana (KB) dan fakta di baliknya.

Baca Juga: Kesalahan yang Paling Sering Dilakukan Saat Ber-KB

  • “KB hanya untuk usia 18 tahun ke atas.”
    Faktanya, remaja pun terkadang membutuhkan pelayanan KB. Soalnya, KB juga dipakai untuk membantu gejala-gejala yang seringkali muncul di masa pubertas. Beberapa contohnya adalah penggunaan pil KB untuk mengatasi menstruasi yang berlebihan, migrain saat menstruasi, dan mood yang kurang stabil (Brant, Ye, et al., 2017). Jadi, jangan serta-merta marah bila adik, keponakan, atau putri Anda yang masih remaja ingin berkonsultasi mengenai KB pada Anda karena ada temannya yang menggunakannya.
    Adakah Waktu Terbaik untuk Ikut Program Keluarga Berencana?
  • “KB sebaiknya digunakan hanya bila sudah menikah.”
    Kalaupun Anda belum menikah atau tidak berniat untuk menikah, KB tetap sebaiknya digunakan apabila Anda sudah aktif secara seksual namun tidak siap untuk memiliki anak. Hubungan seks dengan kontrasepsi adalah hubungan seks yang bertanggung jawab dan tidak merugikan siapa-siapa. Sebaliknya, tanpa kontrasepsi akan ada banyak beban yang harus dipikul bila kehamilan yang tidak direncanakan sampai terjadi. WHO pun menyarankan penggunaan kontrasepsi untuk menurunkan angka aborsi tidak aman yang banyak terjadi di Asia (WHO, 2019).
    Adakah Waktu Terbaik untuk Ikut Program Keluarga Berencana?
  • “Jika baru berumah tangga dan belum punya anak, jangan ikut KB dulu, soalnya nanti lebih susah punya anak.”
    Tak perlu khawatir, sebab ini hanya hoax belaka. Penelitian telah membuktikan bahwa mengikuti program Keluarga Berencana (KB) tidak akan mengurangi kesuburan Anda (Girum & Wasie, 2018). Kesuburan akan langsung kembali tak lama setelah program KB dihentikan. Jadi, Anda tetap bisa memiliki momongan.
    Adakah Waktu Terbaik untuk Ikut Program Keluarga Berencana?
  • “Kalau usia sudah 40-an, nggak perlu pakai KB, karena nggak bakal hamil.”
    Meskipun risiko kehamilan lebih rendah, kemungkinan hamil tetap ada selama seorang perempuan belum memasuki masa menopause. Oleh karena itu, usia 40-an pun tetap merupakan waktu yang baik untuk mengikuti program Keluarga Berencana (KB). Justru, kehamilan di usia 40 tahun ke atas lebih berbahaya, karena berisiko menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, dan abnormalitas kromosom (Frederiksen, Ernst, et al., 2018).
    Adakah Waktu Terbaik untuk Ikut Program Keluarga Berencana?

Baca Juga: Tekanan Darah Tinggi? Ini 5 Metode Keluarga Berencana yang Baik bagi Anda

Dari beberapa poin tadi, bisa disimpulkan bahwa program KB dapat memberikan manfaat bagi pengguna dari berbagai kelompok usia, mulai dari masa pubertas hingga menopause. Jadi, tak perlu menunggu ‘waktu terbaik’, karena sebenarnya sama saja. Jika ingin berkonsultasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya