Aktif Secara Seksual? Jangan Lengah dengan Infeksi Menular Seksual

Lengah infeksi menular seksual

Jika kamu aktif secara seksual, maka kamu juga beresiko tertular penyakit infeksi menular seksual.

Infeksi menular seksual (IMS) merupakan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual, misalnya gonore (gonorrhea), chlamydia, sifilis, herpes genital, hingga ulkus mole.

Baca Juga: Infeksi Menular Seksual Trikomoniasis Jarang Bergejala, tapi Berisiko bagi Kehamilan

Penyakit ini lebih beresiko jika kamu melakukan hubungan seks dengan berganti pasangan, baik lewat vagina, oral, atau pun anal.

Salah satu hal yang harus dipahami, tidak semua infeksi menular seksual menunjukkan gejala, sehingga tanpa disadari bisa saja kita tertular dari partner seks.

Namun, sebagian besar kasus IMS bergejala dan bisa diobati jika cepat ditangani. Karenanya, sangat penting untuk mengenali apa saja gejala IMS. Jangan remehkan beberapa gejala berikut:

  1. Rasa terbakar saat buang air kecil
    Jika kamu merasakan rasa nyeri, panas, atau terbakar saat buang air kecil, kemungkinan kamu mengalami IMS. Rasa nyeri itu berasal dari peradangan pada saluran kemih yang disebabkan karena bakteri menempel di membrane lendir uretra.
  2. Keluar cairan yang tidak biasa
    Mungkin kamu sudah tahu mana cairan vagina yang normal dan tidak normal. Misalnya jika “keputihan” itu terlihat kekuningan dan berbau tidak sedap. Pemicunya adalah inflamasi akibat bakteri yang masuk ke saluran reproduksi dan menyebabkan iritasi dan keputihan tidak normal.
  3. Perdarahan yang tidak normal
    Perdarahan di luar siklus menstruasi adalah sebuah sinyal berbahaya, karena salah satu penyebabnya adalah infeksi menular seksual.
  4. Rasa gatal berlebihan pada vagina
    Rasa gatal dan juga terbakar pada vagina merupakan salah satu tanda infeksi jamur, tetapi IMS seperti gonore dan chlamydia juga memiliki gejala ini. Jaringan vagina akan menjadi sangat sensitif jika kita tertular IMS.
  5. Nyeri saat berhubungan seks
    Rasa nyeri saat berhubungan seks jangan diabaikan. IMS seperti chlamydia dan gonore juga bisa membuat kita merasa tidak nyaman dan sakit saat bercinta. Selain itu, herpes juga bisa memicu rasa nyeri karena lesi yang terbentuk di vagina atau serviks iritasi dan meradang saat berhubungan seksual.
  6. Ada benjolan di organ genital
    Benjolan kecil bisa menjadi gejala dari beberapa IMS, termasuk herpes genital, HPV, sifilis, dan molluscum contagiosum. Jika kamu mendapati adanya benjolan kecil, luka, atau pun kutil, segera periksakan ke dokter, bahkan jika sudah menghilang setelah beberapa hari. Penyakit IMS seperti herpes bisa datang dan pergi, tetapi sebenarnya virusnya masih ada.

Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi menular seksual. Antara lain menjaga kebersihan organ reproduksi, menghindari seks pranikah dan berganti-ganti pasangan, menggunakan kondom ketika melakukan hubungan seks beresiko, dan segera berobat jika ada gejala.

Hindari mengobati diri sendiri dan carilah informasi dari sumber yang tepat mengenai infeksi menular seksual.

Baca Juga: Yuk, Pahami Cara Penularan Infeksi Menular Seksual Gonore

Kamu bisa langsung berkonsutasi ke Halo DKT dengan menghubungi nomer Whatsapp Halo DKT 0811-1-326459 atau melalui link berikut: https://bit.ly/halodktwhatsapp pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Tak perlu ragu untuk bertanya atau berkonsultasi, sebab segala informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya