Awas Sperma Merembes! Ini Tips Melepas Kondom dengan Aman

Tak hanya soal memasang kondom, tindakan melepas kondom pun bisa berisiko menyebabkan kehamilan yang tidak direncanakan (KTD) apabila dilakukan dengan cara yang kurang tepat. Tidak memegang pangkal kondom ketika melepasnya merupakan salah satu kesalahan penggunaan kondom yang pernah dilakukan oleh 49,4% pengguna kondom dari kalangan muda (Barrett, Laris, et al., 2020). Pengalaman sepertinya berperan, sebab faktanya kesalahan-kesalahan penggunaan kondom seperti ini lebih sering terjadi pada mereka yang berusia di <35 tahun dibandingkan dengan orang-orang yang lebih tua (Burmen, Omollo & Olilo, 2019). Akan tetapi tak perlu khawatir jika Anda belum cukup berpengalaman atau masih membuat kesalahan yang sama meskipun telah mencoba berkali-kali, sebab kali ini Halo DKT akan membahas mengenai strategi melepas kondom yang aman.

Bagian paling menantang dari penggunaan kondom memang merupakan saat melepaskannya sehabis pakai. Soalnya, sperma bisa merembes keluar dan masuk ke dalam vagina apabila Anda tidak berhati-hati. Berikut cara melepas kondom yang benar (Westheimer & Lehu, 2019):

  • Pegang bagian pangkal kondom ketika akan melepas kondom. Apabila Anda kesulitan memegang pangkal kondom sambil melepasnya, lakukan berdua. Misalnya, pasangan Anda bisa memegang pangkal kondom sementara Anda berusaha menariknya.
  • Lepaskan kondom dari penis sebelum penis mengecil kembali akibat hilangnya ereksi.

Dari kedua langkah di atas, bisa dilihat bahwa waktu melepas kondom sangat berperan, sebab sperma bisa bocor keluar apabila kondom dilepas setelah penis mengecil kembali. Meskipun begitu, Anda juga tidak boleh melepas kondom terlalu dini. Sekilas hal ini mungkin terdengar sepele dan terkesan seperti sudah diketahui banyak orang, namun faktanya melepas kondom terlalu dini merupakan salah satu kesalahan yang masih dilakukan oleh 7,9% pengguna kondom (Burmen, Omollo & Olilo, 2019). Percuma Anda dan pasangan menggunakan kondom di awal berhubungan seks jika kondom tersebut dilepas sebelum waktunya. Selain bisa menyebabkan kehamilan karena sperma dan karena cairan pra-ejakulasi yang bisa saja mengandung sperma, melepas kondom terlalu dini juga bisa meningkatkan risiko terkena infeksi menular seksual (IMS) seperti klamidia, sifilis, gonorrhea, dan HIV/AIDS bagi Anda dan pasangan Anda. Jadi, lepaskanlah kondom pada saat yang tepat, yakni sesudah ejakulasi namun sebelum ereksi menghilang.

Baca juga: Ini dia Kondom Enak yang Bisa Mempermudah Orgasme Perempuan

Begitulah cara melepas kondom dengan aman agar sperma tidak merembes keluar dan menyebabkan kehamilan yang tidak direncanakan. Mudah-mudahan, dengan mengetahui informasi tadi, Anda jadi lebih bijak dalam menggunakan kondom. Jika Anda masih memiliki pertanyaan atau ingin berkonsultasi lebih lanjut mengenai topik ini, Anda bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB.  Segala informasi yang Anda sampaikan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Chat kami melalui whatsapp whatsapp