Disfungsi Ereksi ada Hubungannya Dengan Ejakulasi Dini?

Kaitan ejakulasi dini

Sekilas, ejakulasi dini dan disfungsi ereksi terdengar sama, padahal ini adalah dua masalah yang berbeda. Memang, terkadang ejakulasi dini juga menjadi masalah bagi pria yang memiliki masalah ereksi (disfungsi ereksi atau DE).

Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk berhubungan seks. Karena ereksi akan berakhir setelah ejakulasi, mungkin sulit untuk mengetahui apakah masalahnya ejakulasi dini atau disfungsi ereksi. Jika seorang pria mengalami disfungsi ereksi, sebaiknya diterapi sehingga masalah ejakulasi dini yang menyertainya juga bisa teratasi.

Baca Juga: 10 Solusi Cegah Ejakulasi Dini

Penyebab Ejakulasi Dini ada di Otak?

Meskipun penyebab ejakulasi dini sangat beragam, namun diduga ada peran serotonin. Serotonin adalah zat kimiawi yang dikeluarkan oleh otak. Jumlah serotonin yang tinggi di otak memperlama waktu ejakulasi. Sebaliknya, jika serotonin yang diproduksi rendha, maka semakin singkat seorang pria untuk bisa mempertahankan waktu ejakulasi, atau terjadi ejakulasi dini.

Masalah psikologis atau kesehatan mental, juga dapat terlibat dalam persoalan ejakulasi dini. Pria yang mengalami depresi, tertekan, memiliki gangguan kecemasan, berisiko mengalami ejakulasi dini.

Ejakulasi dini tidak memandang usia, artinya dapat dialami pria di usia berapapun. Penuaan bukanlah penyebab langsung ejakulasi dini, meskipun penuaan memang menyebabkan perubahan dalam kualitas ereksi dan ejakulasi.

Pada pria yang lebih tua, ereksi mungkin tidak sekuat atau sebesar saat masih muda. Selain itu, ereksi mungkin tidak berlangsung lama sebelum ejakulasi terjadi. Perasaan bahwa ejakulasi akan terjadi mungkin lebih singkat. Perubahan ini dapat menyebabkan pria yang lebih tua mengalami ejakulasi lebih awal.

Bicarakan dengan Pasangan

Ketika mengalami ejakulasi dini, hubungan dengan pasangan mungkin menjadi terganggu. Wajar jika kemudian pria menjadi cepat tersinggung, malu atau kesal, dan menjauhi pasangan. Pada akhirnya, hubungan menjadi tidak harmonis.

Membicarakan masalah ini merupakan langkah penting. Coba bicarakan dengan pasangan atau mendatangi terapis seks untuk membantu. Ada banyak cara mengatasi ejakulasi ini, dan bisa dilakukan bersama pasangan.

Misalnya,teknik meremas yang bermanfaat bagi pria dan pasangannya untuk memperpanjang waktu ereksi. Yang terpenting, lakukan dengan rileks dan tanpa tekanan, karena kecemasan hanya akan memperparah masalah ejakulasi dini.

Baca Juga: Gagal Ejakulasi Maupun Ejakulasi Dini, Sama-sama Bikin Frustrasi!

Kamu bisa langsung berkonsutasi ke Halo DKT dengan menghubungi nomer Whatsapp Halo DKT 0811-1-326459 atau melalui link berikut: https://bit.ly/halodktwhatsapp pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Tak perlu ragu untuk bertanya atau berkonsultasi, sebab segala informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya