Dorongan Makan Kompulsif Saat Menstruasi, Ini Penyebabnya

komplusif saat menstruasi

Tidak hanya masa kehamilan trimester awal, ‘ngidam’ makanan tertentu juga bisa terjadi jelang menstruasi tiba. Ya, di masa pramenstruasi ini, dorongan makan kompulsif atau makan terus menerus memang begitu tinggi. Apa yang terjadi? Simak penjelasannya berikut ini.

Baca Juga: Cara Menghitung Masa Subur untuk Perempuan dengan Siklus Menstruasi yang Tidak Teratur

Hasrat atau dorongan makan yang kuat untuk mengkonsumsi coklat, junkfood, bakso yang pedas, atau makanan apapun yang diidamkan dalam jumlah tertentu jelang menstruasi memang terdengar biasa.

Beberapa gejala makan kompulsif di antaranya :

  • Keinginan untuk terus makan padahal sudah kenyang atau tidak dalam kondisi lapar.
  • Makan dalam jumlah yang besar.
  • Merasa bersalah setelah makan berlebihan.
  • Makan secara sembunyi-sembunyi atau makan terus menerus sepanjang hari.

Sebuah studi menyebutkan dorongan makan secara berlebihan sebelum menstruasi terjadi karena adanya faktor fisiologis.

Penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Eating Disorders, menyebutkan gejolak hormon dalam ovarium memainkan peran penting. Lever progesterone yang tinggi selama fase pramenstruasi membuat dorongan makan meningkat dan tubuh seperti tak pernah merasa puas.

Di sisi lain, tampaknya estrogen berperan memicu turunnya nafsu makan. Level estrogen meningkat di fase ovulasi.

Cara menghindari makan kompulsif :

  • Sadari bahwa fase pramenstruasi biasanya dorongan untuk makan kompulsif cukup besar. Makanlah dengan cara senyaman dan semenikmati mungkin.
  • Buat daftar makanan apa saja yang sudah dan akan dikonsumsi. Hitung kalori setiap makanan yang dikonsumsi untuk memastikan berapa jumlah kalori yang masuk. Dengan mengetahui jumlah kalori yang masuk bisa menghentikan keinginan untuk makan berlebihan.
  • Konsumsi makanan sehat setiap harinya terutama menjelang masa pramenstruasi.
  • Kurangi konsumsi gula dan garam.
  • Tingkatkan konsumsi serat seperti buah dan sayur, serat membuat kamu kenyang lebih lama.
  • Buatlah camilan sehat sendiri di rumah dengan berbagai variasi tekstur dan rasa.
  • Saat keinginan makan berlebihan meningkat, segera minum air putih yang dicampur sari buah segar atau mint.
  • Stress dan mood swing saat pramenstruasi memicu keinginan makan berlebihan, karena itu kelola stress dengan baik, alihkan energi untuk berolahraga, tidur, relaksasi atau menekuni hobi. Jangan lampiaskan pada makanan tidak sehat yang pada akhirnya merusak metabolisme tubuh baik saat pramenstruasi maupun setelahnya.

Baca Juga: Strategi Terbebas Nyeri Menstruasi

Itulah langkah-langkah yang bisa kamu lakukan agar keinginan makan kompulsif jelang menstruasi bisa diredam. Selamat mencoba, nikmati manfaatnya. Jika kamu mengalami problem menstruasi yang cukup serius, kamu bisa berkonsultasi secara online melalui Halo DKT di nomor 0811-1-326459 atau klik link berikut https://bit.ly/halodktwhatsapp.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya