Enam Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan Seputar Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi

Jadi inilah yang terjadi ketika kamu mengalami disfungsi ereksi.‎

Mungkin disfungsi ereksi sering kamu dengar, tapi apakah kamu benar-benar memahaminya? Disfungsi ‎seksual yang dialami pria ini belakangan juga banyak dialami oleh mereka yang masih muda. Padahal ‎dulu disfungsi ereksi lebih sering dialami oleh pria berusia 40 tahun ke atas. Sebenarnya penting bagi pria ‎untuk memahami tentang disfungsi ereksi, sehingga bisa mengerti bagaimana mendeteksi dan ‎mengobatinya. Karena sebenarnya disfungsi ereksi bukan hanya mengganggu kualitas hubungan seksual ‎tapi juga bisa menjadi indikasi dari adanya penyakit serius dalam tubuh.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Memicu Disfungsi Ereksi

Karena itu untuk membuat kamu lebih mengenali segala sesuatu tentang disfungsi ereksi, DKT Indonesia ‎kumpulkan 6 pertanyaan yang paling sering diajukan pria tentang gangguan disfungsi ini.

  1. Berapakah usia rata-rata pria mengalami disfungsi ereksi?‎

    Saat ini disfungsi ereksi semakin jamak terjadi. Di Amerika Serikat, diperkirakan 40% pria berusia 40 ‎tahun mulai merasakan adanya gejala disfungsi ereksi. Awalnya disfungsi ereksi diidentikkan sebagai ‎penyakit degeneratif. Faktanya penis bisa mengalami penurunan performa sejak pria memasuki usia ‎‎30an, tapi kemudian diabaikan hingga kondisinya semakin para saat berusia 40 tahun. Seiring ‎bertambahnya usia risiko terjadinya disfungsi ereksi bertambah 10% per dekade usia. Peningkatan ‎risiko ini diiringi dengan peningkatan keseriusan masalah yang terjadi akibat disfungsi ereksi.

  2. Apakah penyebab utama disfungsi ereksi?‎

    Pada dasarnya disfungsi ereksi terjadi karena ada masalah aliran darah ke penis yang membuatnya ‎tidak dapat mengeras atau ereksi ketika berhubungan seksual. Memang bertambahnya usia menjadi ‎salah satu faktor yang membuat pembuluh darah menjadi keras dan menyempit. Hal lain yang ‎membuat penis menurun kemampuannya untuk ereksi adalah penyakit yang diidap seperti diabetes, ‎masalah pembuluh darah, hingga jantung. Lagi-lagi kaitannya adalah karena pembuluh darah ‎melemah akibat metabolisme tubuh yang menurun.‎

    Tapi faktor psikologis juga menjadi penyebab terjadinya disfungsi ereksi, terutama pada pria yang ‎usia muda. Stres dan rasa cemas membuat otak memerintahkan tubuh untuk memproduksi ‎adrenalin secara berlebihan. Pada saat seperti ini, aliran darah pada organ-organ vital seperti ‎jantung, paru, otak menjadi berlebihan dan membuat tubuh tidak bisa bereaksi dengan baik. ‎Manifestasinya adalah kamu jadi mudah lelah, tidak bisa tidur, serta kehilangan gairah seksual.

  3. Bagaimanakah mengobati disfungsi ereksi?

    Adalah sildenafil sitrat yang menjadi ‘penyelamat’ bagi pria karena disfungsi ereksi menjadi bisa ‎diobati. Obat ini bekerja dengan menghambat enzim fosfodiesterase-5 (PDE5) yang merupakan ‎perusak enzim siklik guanosin monofosfat (cGMP). Padahal enzim cGMP inilah yang menyebabkan ‎pembuluh darah di sekitar penis melebar. Tapi karena enzim PDE5 sudah dihambat oleh sildenafil ‎sitrat maka pembuluh darah di penis melebar dan aliran darah punya menjadi maksimal. Alhasil ‎penis bisa ereksi optimal hingga orgasme. Adapun TOPGRA adalah contoh obat yang mengandung ‎sildenafil sitrat. Yang perlu kamu tahu adalah, ini tergolong obat keras karena itu wajib membelinya ‎dengan resep dokter.‎

  4. Apakah minuman alkohol bisa memicu terjadinya disfungsi ereksi?‎

    Alkohol di dalam tubuh membuat produksi nitric oxide (NO) berkurang. NO sangat penting untuk ‎melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah bisa optimal. Pada pembuluh darah penis, NO tak ‎hanya membuatnya melebar tapi juga membuat otot halus tetap rileks. Ini adalah syarat yang ‎diperlukan untuk penis ereksi serta mempertahankan ereksinya. Memang alkohol juga bisa ‎membuat libido menjadi naik, tapi karena ia juga menekan NO maka kamu akan kesulitan meraih ‎orgasme ketika berhubungan seksual.

  5. Adakah makanan yang bisa membantu penyembuhan disfungsi ereksi lebih cepat?‎

    Ada! Makanan seperti sayur, khususnya yang berdaun hijau adalah sumber terbaik untuk membuat ‎kamu terbebas dari disfungsi ereksi. Sayuran hijau adalah makanan sehat yang bisa meningkatkan ‎produksi NO di dalam darah. Kehadiran NO dalam darah inilah yang akan membuat penis kamu bisa ‎kembali perkasa!‎

  6. Bisakah disfungsi ereksi dicegah?‎

    Tentu saja bisa. Kata kuncinya adalah menjaga aliran darah ke penis tetap optimal. Dan ini bisa ‎dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti dengan nutrisi seimbang. Berikut daftar ‎makanan dan minuman yang bisa menyelamatkan kamu dari disfungsi ereksi. ‎Jangan lupa untuk rajin berolahraga. Karena olahraga bisa menaikkan hormon testosteron yang ‎membuat libido kamu tidak loyo. Adapun olahraga yang secara spesifik bisa menguatkan otot-otot ‎di sekitar penis adalah kegel. Jadi selain olahraga rutin, jangan lupa untuk melakukan kegel demi ‎mencapai puncak orgasme saat berhubungan seksual.

Baca Juga: Takut Tak Bisa Memuaskan Pasangan Bisa Bikin Disfungsi Ereksi

Jika kamu ingin mencari tahu lebih detail lagi tentang kesehatan seksual pria, yuk konsultasi langsung di ‎HALO DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 atau klik link ‎berikut https://bit.ly/halodktwhatsapp. Tenang segala informasi pribadi akan dijaga dengan baik, jadi ‎jangan ragu untuk berkonsultasi ya.‎

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya