Hari Kesetaraan Masturbasi: Mengapa Wanita Lebih Jarang Melakukan Masturbasi?

wanita-jarang-masturbasi

Ternyata, kesenjangan gender tidak hanya pada upah atau hak menjadi pemimpin. Apakah kamu tahu, ada lho kesenjangan masturbasi. Mana yang lebih sering masturbasi, pria atau wanita?

Data global menunjukkan, pria lah yang lebih sering melakukan masturbasi. Mereka rata-rata melakukan masturbasi 140 kali setahun, atau 2,6 kali seminggu. Sedangkan perempuan hanya melakukan masturbasi rata-rata 53 kali setahun, atau sekitar seminggu sekali.

Baca Juga: Lakukan Masturbasi, Normalkah?

Data masing-masing negara berbeda. Perbedaan frekuensi masturbasi pria dan wanita yang mencapai 62% bahkan lebih tinggi di Inggris, yaitu 66%. Stigma negatif masturbasi tampaknya menjadi penyebab perempuan lebih baik menahan keinginan masturbasi.

Selain itu, seorang perempuan memiliki tanggung jawab lebih banyak dalam pengasuhan anak dan urusan rumah tangga, meskipun bekerja, sehingga tidak ada waktu untuk melakukan masturbasi.

Statistik tersebut merupakan bagian dari survei global terhadap 14.500 responden dari 17 negara, yang dilakukan oleh organisasi pemberdayaan seksual Womanizer.

Hasilnya menunjukkan wanita di Amerika Serikat paling sering melakukan masturbasi, sedangkan kesenjangan orgasme terbesar di Jepang. Inggris memiliki salah satu kesenjangan terbesar, duduk di tempat ke-13 dari 17 negara.

Orang Inggris ditanya tentang kebiasaan mastrubasi mereka sepanjang tahun. Pada tahun 2021, pria Inggris rata-rata akan melakukan masturbasi 174 kali setahun, dibandingkan dengan wanita yang melakukan masturbasi 59 kali, menurut hasil penelitian.

Ini berarti kesenjangan masturbasi saat ini di Inggris mencapai 66%, namun angka ini membaik karena turun dari 76% pada tahun 2020. Artinya mulai banyak perempuan di Inggris melakukan masturbasi. Oh ya, tanggal 29 Agustus diperingati sebagai Hari Kesetaraan Masturbasi lho!

Mengapa perempuan lebih jarang melakukan masturbasi?

Kesenjangan dalam hal masturbasi memang menjadi lebih kecil, namun perempuan tetap lebih jarang melakukan masturbasi dibandingkan pria.

Stigma adalah faktor yang harus disalahkan. Hampir empat dari 10 (39%) individu yang disurvei di Inggris mengatakan mereka percaya masturbasi lebih diterima di kalangan pria. Lebih dari setengah (53%) percaya bahwa masturbasi laki-laki dianggap normal dalam i budaya pop. Dan hampir sepertiga (32%) mengatakan bahwa masturbasi perempuan selalu disertai rasa malu dan perasaan negatif.

Lebih dari seperempat (28%) wanita Inggris mengatakan mereka tidak melakukan masturbasi sama sekali, dibandingkan dengan hanya 9% pria. Sebagai perbandingan, secara global, sepertiga wanita tidak pernah melakukan masturbasi dibandingkan dengan 14% pria.

Pendidikan seks sekarang diwajibkan dalam kurikulum nasional Inggris dari usia 11 tahun ke atas, empat dari 10 responden mengatakan topik utama yang dibahas meliputi anatomi dan organ reproduksi perempuan, jenis kelamin antara laki-laki dan perempuan, pubertas, kehamilan, kelahiran dan kontrasepsi. Sebaliknya, 87% mengungkapkan bahwa mereka tidak dididik tentang masturbasi baik pada pria maupun wanita.

Jadi, pendidikan yang kurang dan tidak lengkap ikut memainkan peran dalam penerimaan masturbasi.

Mengapa perlu ada kesetaraan masturbasi? Masturbasi memiliki banyak manfaat. Selain menghilangkan stres dan meningkatkan kebahagiaan, masturbasi dapat meningkatkan kehidupan seks lebih baik.

Mastubasi pada perempuan membuat mereka mengenal keinginan dan kenikmatan seksual mereka sendiri. Bagaimana seharusnya pasangan mengetahui apa yang wanita inginkan jika ia sendiri sendiri tidak yakin dan tidak pernah mengeksplorasi titik rangsangnya sendiri?

Baca Juga: Lima Fakta Masturbasi pada Wanita‎

Hari kesetaraan masturbasi membawa pesan agar perempuan tidak lagi terjebak pada stigma dan menghindari untuk menyenangkan diri sendiri. Kamu salah satu perempuan yang tidak pernah masturbasi? Bagaimana agar kehidupan seksual kamu lebih menyenangkan, jangan ragu berkonsultasi ke Halo DKT dengan menghubungi nomor Whatsapp Halo DKT 0811-1-326459 dan juga link bit.ly/halodktwhatsapp.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya

menstrual cup

Cara Cakap Gunakan Menstrual Cup

Bagi pemula, menggunakan menstrual cup memang jadi tantangan tersendiri. Kebiasaan baru menggunakannya dengan mengubah kebiasaan lama menggunakan pembalut atau tampon yang sudah bertahun-tahun dilakukan, memang

Read More »