Kenali Keputihan yang Normal Saat Hamil

keputihan-normal-saat-hamil

Keputihan adalah hal yang normal saat hamil, tetapi ada juga warna keputihan yang menunjukkan adanya infeksi genital.

Setiap perempuan akan selalu mengalami keputihan mulai satu atau 2 tahun sebelum pubertas dan berakhir setelah menopause.

Baca Juga: Jangan Terjebak Mitos Keputihan Akibat Jamur

Berapa banyak cairan yang keluar berubah dari waktu ke waktu. Biasanya menjadi lebih berat sebelum menstruasi. Saat hamil, normal untuk mengeluarkan lebih banyak dari sebelumnya.

Keputihan yang sehat biasanya encer, bening atau putih susu, dan tidak berbau tidak sedap.

Peningkatan lendir atau keputihan ini membantu mencegah infeksi apa pun yang naik dari vagina ke rahim.

Menjelang akhir kehamilan, jumlah keputihan semakin meningkat. Pada minggu terakhir kehamilan, mungkin mengandung garis-garis lendir merah muda yang lengket seperti jeli.

Ini disebut “pertunjukan”, dan terjadi ketika lendir yang ada di leher rahim selama kehamilan hilang. Itu tandanya tubuh mulai bersiap untuk melahirkan.

Yang perlu diwaspadai

Waspadai jika keputihan yang kamu alami berupa:

  • Berbau amis atau menyengat
  • Cairan berwarna kuning atau kehijauan
  • Terasa gatal dan ada luka kecil di sekitar organ genital
  • Mengalami rasa sakit saat buang air kecil

Gejala-gejala tersebut merupakan tanda infeksi vagina atau infeksi menular seksual. Periksakan ke dokter atau bidan untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Untuk menjaga kesehatan vagina selama kehamilan, lakukan beberapa tips berikut:

  • Hindari menggunakan tampon
  • Hindari melakukan douching atau mencuci vagina dengan cairan pembersih
  • Gunakan produk kebersihan organ intim yang tidak mengandung parfum
  • Gunakan pakaian dalam yang bisa menyerap keringat
  • Setelah buang air besar atau kecil, basuh area genital dari arah depan ke belakang
  • Keringkan area genital dengan baik setelah mandi atau buang air
  • Hindari pakaian dalam yang terlalu ketat atau berbahan nilon
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang dan batasi konsumsi gula karena bisa memicu pertumbuhan jamur
  • Konsumsi makanan atau minuman mengandung probiotik

Baca Juga: Begadang dan Makanan Manis, Dua Kebiasaan yang Menyebabkan Keputihan

Nah, buat kamu yang punya pertanyaan seputar kehamilan dan kesehatan reproduksi, kamu bisa berkonsultasi secara online melalui Halo DKT di nomor 0811-1-326459 atau klik link berikut https://bit.ly/halodktwhatsapp.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya