Keputihan Berwarna Coklat dan Kemungkinan Penyebabnya

penyebab-keputihan-berwarna

Keputihan berwarna coklat biasanya normal jika terjadi menjelang atau sesudah menstruasi. Mengapa? Darah membutuhkan waktu untuk keluar rahim dan terjadi oksidasi. Inilah yang menyebabkannya cairan vagina tampak berwarna coklat muda atau gelap.

Baca Juga: Kenali Tanda Keputihan Tidak Normal dari Warna Cairan Vagina

Penyebab Keputihan Berwarna Coklat

Selain karena menstruasi, berikut ini beberapa kemungkinan penyebab keputihan berwarna coklat:

  1. Ketidakseimbangan hormon dalam siklus menstruasi
    Keputihan berwarna coklat mungkin menandakan ketidakseimbangan hormon. Estrogen membantu menstabilkan lapisan endometrium di dalam rahim. Jika kadar estrogen rendah, lapisan tersebut dapat lepas di luar siklus menstruasi. Akibatnya, ada bercak coklat atau pendarahan abnormal dari cairan vagina.
  2. Kontrasepsi hormonal
    Kontrasepsi hormonal, seperti pil KB, dapat menyebabkan bercak pada bulan-bulan pertama penggunaan. Bercak kecoklatan akan lebih sering terjadi jika kontrasepsi yang kamu gunakan mengandung kurang dari 35 mikrogram estrogen.

    Jika bercak coklat ini berlanjut selama lebih dari tiga bulan, pertimbangkan untuk berbicara dengan dokter untuk mengganti metode kontrasepsi.

  3. Ovulasi
    Sekitar 3 persen perempuan mengalami bercak ovulasi di tengah-tengah tengah siklus menstruasi mereka. Ini adalah waktu saat sel telur dilepaskan dari ovarium. Warna bercak dapat merah ke merah muda hingga coklat dan mungkin juga bercampur dengan cairan bening.
  4. Kista ovarium
    Kista ovarium adalah kantong atau kantung berisi cairan yang terbentuk pada satu atau kedua ovarium. Kondisi ini mungkin tidak menimbulkan gejala apa pun dan akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa bulan. Terkadang, kista tidak sembuh dan bisa tumbuh lebih besar. Jika ini terjadi, maka dapat menyebabkan gejala apa saja mulai dari bercak coklat hingga rasa nyeri di panggul.
  5. Infeksi rongga panggul dan penyakit menular seksual (IMS)
    Infeksi menular seksual (IMS) dapat menyebabkan keputihan berwarna coklat atau pendarahan dari vagina. Beberapa infeksi, seperti gonore atau klamidia, juga menimbulkan gejala nyeri saat buang air kecil, dan rasa tertekan di panggul.
  6. Vaginosis bacterial
    Ini adalah keputihan yang disebabkan infeksi bakteri di vagina. Infeksi ini tidak selalu ditularkan melalui kontak seksual. Bisa disebabkan oleh pertumbuhan bakteri yang berlebihan yang dapat menyebabkan perubahan tekstur, warna, atau bau keputihan.
  7. Endometriosis
    Endometriosis adalah suatu kondisi di mana jaringan yang mirip dengan lapisan rahim tumbuh di tempat-tempat di luar rahim. Kondisi ini dapat menyebabkan banyak gejala, biasanya nyeri menstruasi hingga bercak coklat. Kamu harus curiga jika keputihan berwarna coklat juga disertai kembung, mual, atau rasa sakit saat berhubungan seks.
  8. Implantasi sel telur
    Implantasi terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi menempel pada lapisan rahim. Ini terjadi 10 hingga 14 hari setelah pembuahan dan dapat menyebabkan pendarahan ringan dari vagina, biasanya berwarna merah atau coklat.
  9. Kehamilan ektopik
    Terkadang sel telur yang telah dibuahi menempel di dalam saluran tuba atau di ovarium, perut, atau leher rahim. Ini disebut kehamilan ektopik, atau hamil di luar rahim. Salah satu tandanya adalah keputihan berwarna coklat, namun disertai nyeri hebat di perut atau panggul. Segera temui dokter.
  10. Keguguran
    Sekitar 10 hingga 20 persen kehamilan berakhir dengan keguguran, biasanya sebelum janin mencapai usia kehamilan 10 minggu. Gejalanya bisa datang tiba-tiba dan termasuk keluarnya cairan berwarna cokelat dalam jumlah banyak atau pendarahan dari vagina. Keguguran biasanya akan disertai kram atau nyeri di perut bagian bawah. Kamu harus segera ke dokter.
  11. Perimenopause
    Menjelang menopause disebut masa perimenopause. Kebanyakan orang mulai perimenopause sekitar usia 40-an. Perimenopause ditandai dengan fluktuasi kadar estrogen. Ini dapat menyebabkan pendarahan atau bercak keputihan yang tidak teratur, yang mungkin berwarna coklat, merah muda, atau merah.

Baca Juga: Kenali Infeksi Bakteri Penyebab Keputihan

Kapan harus ke dokter?

Dalam banyak kasus, keputihan berwarna coklat adalah darah lama yang membutuhkan waktu ekstra untuk meninggalkan rahim. Kondisi ini terjadi di awal atau akhir periode menstruasi. Jika kamu keputihan berwarna coklat disertai gejala lain, atau kamu tengah hamil, jangan tunda pergi ke dokter. Atau Kamu bisa berkonsultasi ke Halo DKT dengan menghubungi nomor Whatsapp Halo DKT 0811-1-326459 dan juga link bit.ly/halodktwhatsapp.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya