Keputihan Tanda Hamil, Seperti Apa Ciri-cirinya?

Keputihan Tanda Hamil

Keputihan seringkali dianggap sebagai sesuatu yang buruk dan kotor, padahal kenyataannya tidak selalu demikian. Adanya keputihan juga bisa menandakan hal lain. Misalnya, keputihan bisa muncul saat seorang perempuan sedang hamil. Keputihan tanda hamil ini merupakan sesuatu yang normal dan berbeda dengan keputihan gejala penyakit (Бакшеєв, Кузьміна, & Машир, 2019).

Pada trimester pertama, kulit di sekitar vulva akan menjadi semakin gelap dan keputihan yang keluar dari vagina menjadi semakin banyak (Regan, 2019). Fungsi keputihan ini adalah sebagai bentuk benteng pertahanan untuk mencegah masuknya bakteri di leher rahim (Hill, 2019). Biasanya, keputihan tanda hamil bertekstur lengket dan warnanya cenderung bening atau putih. Cairan ini bisa menjadi noda di celana dalam, namun seharusnya tidak akan menyebabkan ketidak-nyamanan apapun.

Baca Juga: Penyebab Keputihan Coklat Setelah Haid

Meskipun begitu, keputihan juga bisa menandakan adanya gangguan penyakit, seperti bacterial vaginosis, trichomoniasis dan beberapa jenis infeksi menular seksual (IMS) lainnya. Hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut apabila keputihan berubah warna menjadi kuning, berbau tidak sedap, serta menyebabkan rasa gatal atau sakit (Regan, 2019). Jangan ragu atau malu untuk berkonsultasi, sebab infeksi yang tidak tertangani bisa berdampak buruk pada calon bayi.

Berikut beberapa tips mudah untuk mencegah terjadinya infeksi di sekitar organ reproduksi saat sedang hamil:

  • Memilih pakaian dalam yang ukurannya tidak terlalu sempit dan memiliki sirkulasi udara yang baik, misalnya pakaian dalam berbahan katun. Banyak, kok, pakaian dalam katun khusus ibu hamil yang desainnya bagus nyaman. Gantilah pakaian dalam secara teratur.
    Cek IMS Berkala, Salah Satu Cara untuk Menjaga Faktor Kesuburan Laki-laki

  • Membasuh vulva dengan handuk hingga betul-betul kering sehabis mandi, buang air kecil, atau berolahraga. Perhatikan juga kebersihan handuk. Jemur handuk sehabis pakai di tempat yang terkena sinar matahari agar tidak lembab. Apabila perlu, memakai sabun kewanitaan yang lembut dan mengandung prebiotik seperti Andalan Feminine Care. Namun ingat, hanya area vulva saja yang dapat dibersihkan.
    Cek IMS Berkala, Salah Satu Cara untuk Menjaga Faktor Kesuburan Laki-laki

  • Cebok dari arah depan ke belakang, bukan sebaliknya. Soalnya, cebok dari arah belakang ke depan bisa membawa bakteri dari anus ke dalam vagina. Hindari juga mengulangi gerakan cebok dengan menggunakan tisu yang sama lebih dari sekali, sebab percuma sudah cebok dengan arah yang benar bila tisu tersebut sudah terkontaminasi oleh bakteri.
    Cek IMS Berkala, Salah Satu Cara untuk Menjaga Faktor Kesuburan Laki-laki

  • Menghindari perilaku seksual berisiko. Selalu jaga kebersihan dan gunakan kondom apabila berhubungan seks. Bila menggunakan sex toys, pastikan bahwa sex toys juga selalu dalam keadaan bersih dan steril sebelum dipakai. Kalau perlu, lapisi juga sex toys tersebut dengan kondom.
    Cek IMS Berkala, Salah Satu Cara untuk Menjaga Faktor Kesuburan Laki-laki

Baca Juga: Keputihan Sedang Muncul, Bolehkah Berhubungan Seks?

Dengan cara-cara tadi, mudah-mudahan organ reproduksi akan tetap terlindungi dan keputihan yang keluar juga tetap normal dan sehat. Selain itu, jika ingin berkonsultasi lebih lanjut mengenai keputihan tanda hamil, kamu bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya