Ketika Menstrual Cup Berbau dan Bernoda, Apa yang Harus Dilakukan?

Menstrual cup bau bernoda

Penting untuk selalu mensterilisasi menstrual cup di setiap akhir siklus menstruasi agar bisa dipakai dalam jangka panjang.

Jika bicara tentang menstrual cup atau cawan menstruasi maka yang terlintas di kepala adalah ‘investasi’ jangka panjang. Kok investasi? Karena bisa dipakai berulang kali maka artinya kamu tidak perlu menyetok banyak menstrual cup, 1-2 saja sudah cukup kok. Apalagi menstrual cup dibuat dari silikon yang artinya masa pakainya bisa sangat panjang, yaitu sekitar 5-8 tahun. Meski terasa mahal ketika beli pertama kali tapi dengan masa pakai yang panjang maka menstrual cup jauh lebih ekonomis dibanding pembalut atau tampon.

Baca Juga: Menjawab Pertanyaan Apakah Perawan boleh Memakai Menstrual Cup‎

Tapi masa pakai yang panjang bukan berarti menstrual cup kamu tidak bisa mengalami perubahan warna atau bahkan menimbulkan aroma tidak sedap. Hal ini bisa terjadi karena menstrual cup tidak dibersihkan dengan baik, serta kamu tidak rajin untuk mensterilisasikan setiap kali siklus menstruasi berakhir. Membersihkan dan mensterilisasi adalah kunci untuk mengoptimalkan masa pakai menstrual cup yang panjang.

Jika menstrual cup berbau atau bernoda artinya tidak bisa dipakai sama sekali? Jangan langsung patah semangat, berikut pertolongan pertama yang bisa kamu lakukan agar menstrual cup tetap aman untuk dipakai kembali. Berikut analogi situasi yang bisa jadi memengaruhi kualitas menstrual cup kamu dan cara mengatasinya.

Ketika menstrual cup berbau.

Sebenarnya setiap vagina punya aroma khasnya dan ini berbeda dari satu orang dengan yang lainnya. Bisa jadi aroma ini menempel pada menstrual cup, tapi akan otomatis hilang ketika kamu membersihkannya di bawah air mengalir. Yang harus kamu waspadai adalah ketika menstrual cup mengeluarkan aroma asam seperti cuka. Ini pertanda kalau kamu memakainya terlalu lama.

Memang menstrual cup bisa dipakai hingga 12 jam, tapi akan lebih baik jika durasi pemakaiannya 4-8 jam. Agar aroma darah menstruasi tidak menempel terlalu lama di menstrual cup. Lalu jangan juga mencucinya dengan air panas, karena ini bisa membuat aromanya menempel di menstrual cup. Lebih baik bilang dengan air dingin terlebih dahulu, baru bilang dengan air hangat. Di malam hari, gunakanlah sikat gigi ketika membersihkan menstrual cup. Tujuannya untuk memastikan tidak ada sisa darah menstruasi yang menempel. Pilihlah sikat gigi yang berbulu lembut dan gosoklah seluruh permukaan menstrual cup secara perlahan. Penting juga dilakukan adalah mensterilisasi menstrual cup di akhir siklus menstruasi kamu agar benar-benar bersih serta bebas aroma saat hendak dipakai kembali.

Ketika menstrual cup bernoda atau berubah warna.

Seiring masa pemakaian, menstrual cup akan mengalami perubahan warna tapi tidak signifikan. Ini bisa diantisipasi dengan selalu mensterilisasi menstrual cup di akhir siklus menstruasi. Lalu bagaimana jika kamu baru saja menyadari ada noda menempel di menstrual cup?

Jangan panik, karena materialnya silikon, ini membuat menstrual cup lebih mudah dibersihkan. Jika memang diperlukan, sama seperti mengatasi menstrual cup yang berbau, kamu bisa membersihkannya dengan bantuan sikat gigi. Tapi jika perubahan warna menstrual cup sangat terlihat jelas, maka ini artinya kamu harus menggantinya dengan yang baru.

Ketika ada bercak putih di menstrual cup.

Jika kamu mensterilisasi menstrual cup dengan cara merendamnya di air mendidih, coba amati apakah ada seperti bercak putih di salah satu bagiannya? Jika iya, itu normal. Itu mengapa ketika merendamnya, cobalah untuk membalik-balikkan menstrual cup agar air panasnya mengenai seluruh permukaan dengan merata. Apakah bercak putih itu tidak bisa dihilangkan? Bisa. Caranya dengan membilasnya di air mengalir.

Ketika menstrual cup terjatuh di toilet umum.

Bila ini yang terjadi, ingatlah untuk jangan langsung memakainya. Ada beberapa situasi yang harus menjadi perhatian. Jika menstrual cup terjatuh ke dalam air bersih yang ada di toilet rumah, maka kamu hanya perlu merendamnya di air panas atau mensterilisasi sebelum dipakai lagi.

Tapi jika menstrual cup jatuhnya masuk ke kloset tempat buang air kecil atau air besar, terutama di toilet umum, maka lebih baik kamu tidak menggunakannya lagi. Meski sudah disterilisasi, tetap ada risiko bakteri menempel di permukaan menstrual cup.

Pada prinsipnya sangatlah penting untuk selalu menjaga kebersihan menstrual cup setiap kali akan dipakai dan mensterilisasinya sebelum disimpan. Karena jika menstrual cup kamu tidak dalam kondisi yang benar-benar bersih maka risiko terjadinya infeksi saat pemakaian menjadi lebih tinggi. Lalu agar ph area kewanitaan tetap terjaga dengan baik selama menstruasi, rutinlah membersihkannya dengan Andalan Feminine Care, minimal sehari sekali.

Baca Juga: Jangan Percaya kalau Ada yang Bilang Menstrual Cup Bikin Vagina Longgar

Kamu bisa langsung berkonsutasi ke Halo DKT dengan menghubungi nomer Whatsapp Halo DKT 0811-1-326459 atau melalui link berikut: https://bit.ly/halodktwhatsapp pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Tak perlu ragu untuk bertanya atau berkonsultasi, sebab segala informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya

pil kb

Tiga Cara Tepat Mengganti Pil KB

Wajar bila seseorang ingin mengganti pil KB karena berbagai alasan, misalnya ingin mengurangi gejala PMS, mengalami efek samping, atau sekadar ingin mendapatkan pengalaman baru dengan

Read More »