Lima Jenis Lagu untuk Menghadapi PMS (Premenstrual Syndrome), Apa Pilihanmu?

lagu untuk menghadapi menstruasi

Perubahan mood kala PMS menjelang datangnya menstruasi tak bisa ditebak. Kamu butuh lagu untuk menghadapi PMS.

Mood menjelang hingga di awal periode menstruasi memang nano-nano ya. Kadang jadi gampang marah, gampang stres, lalu mendadak sedih, galau, serta lebih sensitif dan emosional. Satu hal yang pasti, jangan sepelekan kekuatan musik dan lagu untuk menghadapi PMS (premenstrual syndrome).

Baca Juga: Ladies, Ini Caranya Kurangi Gejala PMS

Belum diketahui pasti, apa penyebab PMS. Namun sebagian besar ahli percaya, ada hubungannya dengan kondisi hormon dan neurotransmitter di otak. Fluktuasi estrogen – progesteron mempengaruhi aktivitas zat kimia otak (neurotransmitter) yang disebut serotonin dan dopamin. Rendahnya serotonin dan dopamin bisa menimbulkan gangguan mood, seperti yang kerap kita alami kala PMS.

5 Jenis Lagu untuk Menghadapi PMS

Buat yang sudah nonton No Strings Attached, pasti ingat adegan ketika Adam (Kutcher) memberikan CD kepada Emma (Natalie Portman) berisi kumpulan lagu untuk menghadapi PMS, yang disebut Emma sebagai “period mix”.

Kamu mungkin sudah punya period mix versimu sendiri. Namun berikut ini adalah 5 jenis lagu yang bisa kamu dengarkan, untuk menemani perubahan mood yang kamu rasakan selama PMS.

  1. Menenangkan dan bikin rileks

    Di kala perasaan lelah, stres, dan penat terasa menghimpit, kamu butuh time out sejenak. Nah, mendengarkan lagu-lagu dengan melodi yang menenangkan, bisa membantumu menjadi lebih rileks. Kamu bisa mendengarkan Kings of Convenience, Endah dan Ressa, Banda Neira, Enya, atau The Japanese House.

  2. Menemani kegalauan

    Aneh memang, tapi kadang kita ingin sejenak menikmati perasaan galau, gundah, gelana, gelisah. Apalagi buat anak senja. Kadang, kita perlu kok menikmati kegalauan sejenak, untuk berkontemplasi mengenai perasaan kita, sebelum akhirnya kembali dengan perasaan yang lebih baik. Lagu Kesepian dan Melankolia (Efek Rumah Kaca), I Love You dan When the Party’s Over (Billie Eilish), Call It Off (Tegan and Sara), dan beberapa lagu Sigur Ros seperti Viðrar vel til Loftárása, akan jadi teman yang asik untuk meresapi kegalauan.

  3. Memperbaiki mood

    Butuh memperbaiki mood? Kamu bisa mendengarkan lagu-lagu dengan beat yang menyenangkan, serta melodi yang ceria atau manis, yang membuatmu ingin berjoget. Misalnya Shake It Off (taylor Swift), Butter dan Permission to Dance (BTS), Dancing in the Streets (Martha & the Vandellas), dan Better When I’m Dancing (Meghan Trainor).

  4. Meluapkan emosi

    Butuh meluapkan emosi? Daripada marah-marah atau membanting barang-barang, lebih baik tenggelamkan diri dalam lagu. Mendengarkan lagu yang relate dengan emosimu, bisa menetralisir perasaanmu. Kamu misalnya, bisa mendengarkan F*ck You (Lily Allen), You Oughta Know Alanis Morissette, dan Wrecking Ball (Miley Cyrus).

  5. Mengembalikan semangat

    Usai meluapkan emosi, sekarang saatnya bangkit dengan semangat baru! Kamu butuh lagu yang bisa membuatmu bebas dan merasa powerful. Misalnya Bebas (Sore), Fight Song (Rachel Platten), Girl on Fire (Alicia Keys), Brave (Sara Bareilles), Me Too dan I’m A Lady (Meghan Trainor), dan Q.U.E.E.N. (Janelle Monáe & Erykah Badu). Let’s face the world, and Show them who’s the boss!

Apapun pilihan lagumu untuk mengatasi mood swing saat menstruasi, jangan lalai menjaga kebersihan organ intim ya. Kamu bisa menggunakan pembersih vagina, bila dirasa perlu. Pilihlah yang memiliki pH balance, dan mengandung prebiotik, untuk memelihara keseimbangan mikroflora sebagai pertahanan alami vagina. Misalnya Andalan Feminine Care, yang bisa kamu dapatkan di toko swalayan terdekat atau olshop kesayanganmu.

Baca Juga: Alasan di Balik Pentingnya Mengkonsumsi Zat Besi saat Menstruasi

Kamu juga bisa berkonsultasi seputar permasalahan menstruasi ke tenaga kesehatan Halo DKT, dengan menghubungi nomor Whatsapp Halo DKT 0811-1-326459 atau melalui link: https://bit.ly/halodktwhatsapp, pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Jangan khawatir karena segala informasi yang kamu sampaikan bersifat rahasia.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya