Macam-macam KB IUD Non-Hormonal, Mana yang Cocok Untukmu?‎

Macam-macam KB IUD

Di pasaran, tersedia macam-macam IUD non-hormonal. Jangan bingung, kamu bisa ‎memilih sesuai kebutuhan dan kondisimu.‎

Tahukah kamu, ada macam-macam KB IUD non-hormonal lho. Ini membuat pilihan ‎kontrasepsi makin luas lagi, untuk memenuhi kebutuhan dan kondisi kamu. Tak heran bila ‎KB IUD alias spiral, banyak diminati. Memang, apa bedanya sih satu jenis IUD dengan yang ‎lainnya? Daripada penasaran, yuk baca penjelasannya di bawah ini.‎

Baca Juga: KB Yang Cocok Untuk Pengantin Baru

Macam-macam KB IUD sesuai Kebutuhanmu

Seperti kamu tahu, IUD adalah alat KB dengan bentuk T berukuran mungil, yang ‎terbuat dari plastik, dan dilengkapi dengan tali pengaman. IUD ditempatkan di dalam ‎rahim, bekerja dengan cara menghambat kemampuan sperma membuahi sel telur. Nah, ‎tersedia macam-macam KB IUD dengan beragam bahan komponen aktif, ukuran, serta ‎bentuk, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tiap perempuan.

Berikut ini macam-macam KB IUD non-hormonal yang bisa kamu jumpai.‎

  1. Copper T‎

    Ini adalah jenis IUD yang paling umum, dan efektif mencegah kehamilan hingga 10 ‎tahun. Pada IUD ini, terdapat lilitan kawat tembaga halus di kedua lengannya. Kawat ini ‎melepaskan ion-ion tembaga ke rongga rahim, membuat cairan pada tuba falopi dan rahim ‎menjadi lebih tidak ramah terhadap sperma. IUD jenis Copper T misalnya IUD Andalan TCu 380A‎ Ada juga yang dilengkapi dengan safe load, yang mempermudah bidan atau dokter melipat lengan IUD ke dalam ‎inserter.

  2. Komponen perak

    Ya, selain tembaga, ada juga jenis IUD yang menggunakan perak sebagai komponen ‎aktifnya. Misalnya IUD Andalan Silverline Cu 200 Ag‎ yang efektif melindungi selama 3 tahun, dan IUD Andalan Silverline Cu 380 Ag‎ yang bisa digunakan selama 5 tahun. Pada IUD jenis ini tidak ‎terdapat kawat tembaga yang melilit T, melainkan terdapat inti perak di dalam IUD.

  3. Untuk yang memiliki rahim pendek‎

    IUD jenis ini terbungkus kawat tembaga, seperti Copper T. Bedanya, panjang plastik ‎vertikal hanya 2,8 cm sehingga cocok bagi perempuan dengan rahim pendek. Lengan IUD ‎pun berbentuk melengkung ke bawah, tidak lurus seperti Copper T. IUD jenis ini misalnya ‎IUD Andalan Sleek Cu 375‎ yang bisa dipakai hingga 5 tahun.

  4. IUD pasca melahirkan

    Ini cocok buat kamu yang baru saja melahirkan. Komponen zat aktifnya yaitu kawat ‎tembaga, seperti Copper T. Namun, IUD jenis ini dilengkapi dengan batang insersi 35 cm, ‎yang dirancang khusus untuk mempermudah pemasangan pasca persalinan. Benang ‎pengamannya pun lebih panjang, sehingga lebih mudah ketika dilakukan pemeriksaan. ‎Cotohnya yakni IUD Andalan TCu 380A (Postpartus), dengan masa perlindungan 8 tahun.‎

Baca Juga: Ini 6 Keunggulan Metode KB Implan Alias ‘Susuk’

Sudah yakin dengan IUD pilihanmu? Bila masih punya pertanyaan, kamu bisa ‎berkonsultasi ke Halo DKT, dengan menghubungi Halo DKT di nomor WhatsApp 0811-1-‎‎326459, atau melalui link: https://bit.ly/halodktwhatsapp, pada hari Senin hingga Jumat ‎pukul 09.00 – 16.30 WIB. Jangan khawatir karena segala informasi yang kamu sampaikan ‎bersifat rahasia.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya