Penyebab Menstruasi Terlambat Selain Hamil

menstruasi

Menstruasi terlambat, kerap menjadi sumber kegalauan wanita. Hal ini terutama dirasakan wanita yang takut hamil atau sedang tidak merencanakan kehamilan. Ya, salah satu tanda utama kehamilan adalah menstruasi terlambat. Padahal, selain kehamilan, ada alasan lain di balik terlambatnya menstruasi.

Baca Juga: Lima Problem Menstruasi yang Lazim Terjadi

Menstruasi terlambat normal dialami oleh remaja yang belum lama mendapatkan menstruasi pertama, atau wanita menjelang menstruasi. Di dua periode kehidupan ini, pengaruh hormone yang tidak seimbang menjadi penyebab menstruasi tidak teratur. Saat sudah melewati masa transisi, siklus menstruasi umumnya akan normal dan teratur, atau kemudian berhenti sama sekali pada wanita menopause.

Beberapa Kemungkinan Penyebab Menstruasi Terlambat

Siklus menstruasi yang normal adalah setiap 28 hari. Namun, siklus menstruasi 21-35 hari masih dianggap menstruasi yang sehat. Ketika menstruasi menjadi jarang dan sering terlambat, ada beberapa kemungkinan penyebabnya. Berikut 8 di antaranya:

  1. Stres
    Stres dapat mempengaruhi produksi hormon bahkan mempengaruhi bagian otak yang bertanggung jawab mengatur siklus menstruasi, yakni area hipotalamus. Stres yang sampai memengaruhi siklus menstruasi biasanya stres berat dengan jangka waktu lama.

    Jika menurutmu penyebab menstruasi terlambat adalah stress yang kamu rasakan akhir-akhir ini, cobalah berlatih teknik relaksasi dan lakukan perubahan gaya hidup. Lebih banyak olahraga juga dapat membantu memperbaiki stres dan mengembalikan siklus menstruasi yang normal.

  2. Berat badan turun
    Penurunan berat badan yang drastis, misalnya akibat diet ekstrem, atau gangguan makan, seperti anoreksia nervosa atau bulimia, mungkin dapat menjadi penyebab menstruasi terlambat.

    Menurut teori, berat badan turun 10 persen di bawah kisaran normal sudah dapat mengubah beberapa fungsi tubuh termasuk menghentikan ovulasi. Gangguan makan harus diterapi karena termasuk gangguan mental. Jika kamu ingin diet, sebaiknya dipandu ahli gizi sehingga penurunan berat badan tetap terkendali dan tidak memengaruhi siklus menstruasi.

  3. Obesitas
    Sama seperti turun berat badan, obesitas juga dapat menyebabkan perubahan hormonal dan menjadi salah satu faktor menstruasi kamu menjadi tidak teratur atau sering terlambat.
  4. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)
    Sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah suatu kondisi yang menyebabkan tubuh seorang wanita memproduksi lebih banyak hormon androgen pria. Kista terbentuk di ovarium sebagai akibat dari ketidakseimbangan hormon ini. Hal ini membuat ovulasi tidak teratur atau menghentikannya sama sekali.

    PCOS juga membuat insulin menjadi tidak seimbang dan memicu resistensi insulin, penyebab diabetes. Segera hubungi dokter jika kamu mengalami semua gejala ini.

  5. Penggunaan kontrasepsi
    Setelah menggunakan metode kontrasepsi hormonal, kamu mungkin mengalami perubahan siklus menstruasi. Pil KB misalnya, mengandung hormon estrogen dan progestin, yang mencegah ovarium melepaskan sel telur. Diperlukan waktu hingga enam bulan agar siklus kembali normal setelah menghentikan pil KB. Jenis kontrasepsi lain yang seperti implan dan suntik juga dapat menyebabkan keterlambatan menstruasi.
  6. Penyakit kronis
    Penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit celiac juga dapat mempengaruhi siklus menstruasi. Diabetes berkaitan dengan perubahan hormonal, sedangkan penyakit celiac menyebabkan peradangan yang dapat menyebabkan kerusakan pada usus kecil yang dapat mencegah tubuh menyerap nutrisi penting. Ini dapat menyebabkan menstruasi terlambat.
  7. Perimenopause dini
    Kebanyakan wanita mulai menopause antara usia 45 hingga 55 tahun. Wanita yang mengalami gejala menstruasi sering terlambat di usia 40 tahun atau lebih awal dianggap mengalami peri-menopause dini. Ini berarti persediaan sel telur semakin menipis, dan akibatnya akan terjadi haid yang terlambat dan akhirnya berakhirnya haid.
  8. Masalah tiroid
    Kelenjar tiroid yang terlalu aktif atau kurang aktif juga bisa menjadi penyebab menstruasi terlambat bahkan tidaknya menstruasi sama sekali. Tiroid mengatur metabolisme tubuh sehingga kadar hormon juga dapat terpengaruh. Masalah tiroid biasanya dapat diobati dengan obat-obatan. Setelah perawatan, menstruasi kemungkinan akan kembali normal.

Baca Juga: Payudara Sakit saat Menstruasi, Apa yang Mesti Dilakukan?

Jika Kamu mengalami menstruasi terlambat coba sek kedelapan kemungkinan tadi. Jika kamu pengguna kontrasepsi, bisa berkonsultasi ke Halo DKT dengan menghubungi nomor Whatsapp Halo DKT 0811-1-326459 dan juga link bit.ly/halodktwhatsapp. DKT memiliki Andalan, metode kontrasepsi wanita yang disesuaikan dengan kebutuhanmu, sehingga tidak mempengaruhi siklus menstruasi.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya