Setelah Memakai Kontrasepsi Darurat, Apa Lagi yang Perlu Dilakukan?

Kondom bocor akibat salah pakai. Pil KB lupa diminum. Jadwal suntik KB terlewat. Niatnya tak ingin bermesraan di masa subur, namun apa daya ternyata ‘khilaf’. Apapun cerita yang melatar-belakanginya, kamu dan pasanganmu terlanjur berhubungan seks tanpa pengaman. Padahal, kalian sama-sama belum siap untuk menghadapi kehamilan. Kemudian kalian berhasil mengambil langkah yang tepat, yaitu mencari kontrasepsi darurat sesegera mungkin, entah itu IUD tembaga atau pil kontrasepsi darurat. Lalu, sekarang gimana?

  • Tetap tenang
    Kamu sudah melakukan segala yang bisa kamu lakukan, sehingga usahakan untuk tetap tenang. Asal digunakan sesegera mungkin setelah hubungan seks tanpa pengaman, kontrasepsi darurat akan bekerja dengan efektif. Berdasarkan 18 buah penelitian di 5 negara dengan total 8550 kasus pemasangan IUD tembaga sebagai metode kontrasepsi darurat, hanya 8 kasus yang berujung pada kehamilan. Artinya, efektivitas IUD tembaga dalam mencegah kehamilan lebih dari 99%, dengan tingkat kegagalan hanya 0,093%. Pil kontrasepsi darurat juga memiliki efektivitas yang sangat tinggi, dengan tingkat kegagalan di bawah 3% ketika dikonsumsi selambat-lambatnya <120 jam atau lima hari setelah hubungan seks tanpa pengaman (Festin, Peregoudov, Seuc, et al., 2017). Jadi, tak perlu panik.
    Setelah Memakai Kontrasepsi Darurat, Apa Lagi yang Perlu Dilakukan?

  • Diskusi strategi pencegahan kehamilan yang lebih efektif untuk ke depannya
    Kamu dan pasanganmu seharusnya nggak akan membutuhkan kontrasepsi darurat bila memang metode pencegahan kehamilan yang digunakan saat ini sudah efektif. Oleh karena itu, ada baiknya mengevaluasi letak kesalahan strategi pencegahan kehamilan yang sudah diterapkan. Misalnya, bila kondom lepas atau bocor tiba-tiba, mungkin ada kesalahan penyimpanan. Apakah kamu menyimpan kondom di dekat benda tajam, di dalam mobil yang panas, atau di tempat yang terpapar cahaya matahari? Sudah benarkah teknik pemakaian kondomnya? Hindari memakai kondom terlalu dini sebelum penis mengeras atau terlalu lama mencopot kondom setelah ejakulasi hingga sperma merembes. Kalau jadwal minum pil KB atau suntik KB sering kelewatan, mungkin kamu perlu memasang alarm pengingat di HP atau meminta bantuan pasangan untuk mengingatkan. Khilaf berhubungan seks di tanggal subur? Mungkin sudah saatnya beralih ke metode kontrasepsi modern.
    Setelah Memakai Kontrasepsi Darurat, Apa Lagi yang Perlu Dilakukan?

  • Beli testpack 1-2 minggu setelahnya
    Meski tingkat kesuksesan kontrasepsi darurat sangat tinggi, tetap nggak ada salahnya membeli alat tes kehamilan sekitar 1-2 minggu setelah terjadinya hubungan seks tanpa pengaman, untuk sekadar berjaga-jaga saja bila memang terjadi kehamilan. Apalagi, jika kamu atau pasanganmu baru menggunakan kontrasepsi darurat setelah jangka waktu yang direkomendasikan, sebab bila dipakai >120 jam setelah berhubungan seks, kemungkinan kontrasepsi tersebut gagal akan lebih tinggi.
    Setelah Memakai Kontrasepsi Darurat, Apa Lagi yang Perlu Dilakukan?

    Gunakan Andalan Pregnancy Test Midstream, alat tes kehamilan pribadi dengan sensitivitas yang tinggi dan tingkat akurasi 99,9%. Bila ternyata tidak hamil, kamu dan pasanganmu bisa bernapas dengan lega. Kalau memang hamil, tetap diskusikan dengan kepala dingin langkah apa yang akan diambil selanjutnya dengan pasangan, misalnya mencari bantuan finansial, keluarga yang bisa mengasuh, babysitter, dan sebagainya. Tak perlu putus asa, sebab selalu ada jalan keluar.

    Setelah Memakai Kontrasepsi Darurat, Apa Lagi yang Perlu Dilakukan?

Itulah 3 hal yang perlu dilakukan setelah memakai kontrasepsi darurat. Selain itu, jika ingin berkonsultasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
WhatsApp chat