Waspada Infeksi Menular Seksual di Era Aplikasi Kencan Online

Infeksi menular seksual online

Wajib gunakan kondom jika kencan online berujung pada hubungan seksual.

Segala kebutuhan manusia begitu dimudahkan di era digital seperti sekarang, mulai dari mencari makanan, pakaian, sampai mencari teman kencan. Khusus untuk pencarian teman kencan, aplikasi yang tersedia pun sangat beragam bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik kamu. Tapi kemudahan mencari teman kencan ini ternyata menimbulkan kekuatiran baru yaitu semakin tingginya angka infeksi menular seksual di seluruh dunia.

Baca Juga: WHO: Infeksi Menular Seksual Pengaruhi Kesehatan Seksual dan Reproduksi

WHO bahkan sampai memberikan peringatan genting alias ‘tanda bahaya’ karena setiap harinya ada lebih dari satu juta kasus baru infeksi menular seksual. Peringatan itu dituangkan WHO dalam laporannya pada 2016 lalu. Secara rinci disebutkan ada lebih dari 376 kasus baru klamidia, ganore, sifilis, dan trikomoniasis terjadi di seluruh dunia pada tahun tersebut. WHO mensinyalir adanya penurunan penggunaan kondom karena berpikir infeksi menular seksual, termasuk HIV, bisa ditangani karena terapi obat yang digunakan bisa efektif menjaga kualitas hidup para pengidapnya.

Persepsi itu kemudian membuat orang menjadi tidak mawas diri sehingga merasa tidak perlu memproteksi diri dengan memakai kondom saat berhubungan seksual. Apalagi belakangan aplikasi kencan online semakin menjamur membuat hubungan seksual semakin mudah untuk dilakukan. WHO sampai menyebut situasi infeksi menular seksual yang terjadi sekarang adalah sebuah epidemi yang tersembunyi, karena rata-rata 1 dari 25 orang di dunia setidaknya mengidap satu infeksi menular seksual. Inilah yang kemudian mendorong WHO untuk menekan tanda bahaya infeksi menular seksual.

Padahal sebenarnya sudah ada metode yang terbukti paling efektif untuk mencegah terjadinya infeksi menular seksual yaitu dengan menggunakan kondom saat berhubungan seksual. Penelitian membuktikan kondom lateks tidak dapat ditembus patogen penyebab infeksi menular seksual. Hanya saja syaratnya adalah kondom harus digunakan setiap kali berhubungan seksual dengan cara yang benar.

Adapun cara menggunakan kondom yang benar adalah:

  • Pastikan kondom yang akan kamu gunakan belum kedaluwarsa. Jadi amati tanggal kedaluwarsa yang ada di kemasan sebelum membuka kondomnya.
  • Buka kemasan kondom dengan perlahan dan sebaiknya jangan menggunakan gunting atau gigi. Agar lebih aman, doronglah kondom ke sisi berlawanan sehingga risiko robek ketika dibuka tidak terjadi.
  • Keluarkan kondom secara perlahan, lalu jepit ujung kondom yang ada di bagian tengah lingkaran dengan jari. Ini bertujuan agar udara tidak masuk ke dalam kondom yang bisa membuatnya mudah pecah.
  • Sambil memegang ujung kondom, taruhlah kondom di kepala penis yang dalam keadaan ereksi sempurna.
  • Buka gulungan kondom dengan perlahan sampai ke pangkal penis. Apabila gulungan kondom tidak bisa diturunkan, berarti cara pemakaiannya salah atau terbalik. Lebih baik ganti dengan kondom yang baru.
  • Selesai berhubungan seksual dan setelah ejakulasi, segeralah cabut penis dari dalam vagina sebelum ereksinya berhenti. Mengapa? Untuk memperkecil risiko terjadinya kebocoran kondom di dalam vagina.
  • Lalu tariklah kondom dari penis secara perlahan agar sperma tidak keluar. Bungkus kondom yang sudah dipakai dengan tisu dan buanglah ke tempat sampah.
  • Selain selalu menggunakan kondom setiap kali berhubungan seksual, untuk yang aktif secara seksual dan berganti-ganti pasangan seksual, penting juga melakukan pemeriksaan infeksi menular seksual secara berkala. Tujuannya adalah agar pengobatan infeksi menular seksual bisa segera dilakukan begitu terdiagnosa.

    Baca Juga: Kenali Gejala Infeksi Menular Seksual Pada Perempuan

    Jika kamu ingin mencari tahu pilihan kondom lateks apa saja yang bisa memberikan proteksi maksimal sambil menambah sensasi saat berhubungan seksual, amu bisa langsung berkonsutasi ke Halo DKT dengan menghubungi nomer Whatsapp Halo DKT 0811-1-326459 atau melalui link berikut: https://bit.ly/halodktwhatsapp pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Tak perlu ragu untuk bertanya atau berkonsultasi, sebab segala informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

    Share on facebook
    Share on twitter
    Share on linkedin
    Share on whatsapp

    artikel lainnya