Yuk Disimak, Ini 5 Manfaat Olahraga untuk Mengatasi keluhan Menstruasi

Manfaat olahraga keluhan menstruasi

Kamu sering mengalami keluhan menstruasi, misalnya mood swing dan kram perut? Ternyata, olahraga bisa membantu mengatasinya.

Apakah kamu termasuk yang sering atau selalu mengalami keluhan menstruasi? Nggak enak banget ya. Badan pegal-pegal, payudara sakit, serta nyeri atau kram di sekitar panggul dan perut bagian bawah. Belum lagi mood swing yang bikin kita lebih sensitif, atau emosi meledak-ledak.

Baca Juga: Strategi Terbebas Nyeri Menstruasi

Keluhan menstruasi bisa berupa PMS (premenstrual syndrome), atau dismenore. PMS mencakup gejala yang lebih luas, termasuk fisik dan psikis. Misalnya jerawat, nyeri pada payudara, dan mood swing. Biasanya muncul 7-10 hari sebelum menstruasi, meski ada juga yang muncul di hari pertama menstruasi. PMS berhubungan dengan fluktuasi hormon menjelang haid, yaitu hormon estrogen, progesteron, dan serotonin.

Adapun dismenore spesifik pada gejala fisik, yang berhubungan dengan proses keluarnya darah haid. Dismenore disebut juga nyeri haid, dan biasanya muncul 1-2 hari sebelum menstruasi, atau di awal menstruasi. Keluhan dismenore yakni kram atau nyeri perut bawah, bisa menyebar hingga ke panggul dan paha bagian dalam. Umumnya, dismenore muncul akibat pengaruh prostaglandin, hormon yang berperan memicu kontraksi rahim.

Manfaat Olahraga untuk Mengatasi keluhan Menstruasi

Sebenarnya nih, keluhan menstruasi seperti di atas bisa dikurangi lho dengan berolahraga. Hmm apa saja ya manfaat olahraga untuk mengatasi keluhan menstruasi? Yuk kita simak.

  1. Mengurangi dismenore

    Menurut penelitian, olahraga bisa mengurangi kadar dan durasi nyeri akibat dismenore. Diduga, ini karena olahraga memicu pelepasan endorfin dalam tubuh, yang membuat kita lebih rileks serta melancarkan aliran darah, sehingga keluhan dismenore berkurang. Olahraga ternyata juga mampu mengurangi perdarahan berat saat haid lho.

  2. Memperbaiki mood

    Efek ini masih berkaitan dengan endorfin. Ditemukan bahwa olahraga secara teratur mampu meningkatkan relaksasi pada tubuh maupun pikiran, menurunkan stres dan kecemasan, serta memperbaiki mood menjelang maupun selama menstruasi.

  3. Mengurangi nyeri payudara

    Menjelang menstruasi, kadar hormon prolaktin dalam tubuh meningkat. Inilah yang membuat payudara bengkak dan terasa nyeri. Olahraga yang bersifat aerobik mampu menurunkan kadar prolaktin agar tidak terlalu tinggi, sehingga bengkak dan nyeri pada payudara pun berkurang.

  4. Mengurangi bengkak

    Mungkin kamu menyadari, beberapa bagian tubuh agak bengkak menjelang/saat menstruasi. Ini disebabkan peningkatan kadar aldosteron, yang membuat cairan dan garam tertahan dalam tubuh. Alhasil, tubuh pun bengkak. Nah, berolahraga bisa menurunkan aldosteron, sehingga bengkak berkurang.

  5. Mengurangi sakit punggung

    Latihan aerobik menimbulkan kontraksi berulang, membuat aliran darah ke pembuluh darah balik (vena) jadi lebih lancar. Ini akan meningkatkan kadar prostaglandin dan senyawa-senyawa lainya, yang mampu mencegah dan mengurangi sakit punggung, serta rasa tidak nyaman pada panggul dan perut.

Baca Juga: Cara Alami atasi Nyeri Saat Menstruasi

Tentu, manfaat olahraga untuk mengatasi keluhan menstruasi akan terasa bila dilakukan secara rutin dan teratur, bukan hanya sesekali. Secara umum, kita disarankan berolahraga selama 150 menit dalam seminggu, dengan intensitas sedang. Bila dirata-rata, maka 30 menit selama 5 hari. Nah,kalau kamu memerlukan konsultasi seksual dengan ahli, kamu bisa menghubungi Halo DKT di nomor 0811-1-326459 atau klik link berikut https://bit.ly/halodktwhatsapp.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya

kondom

Ketika Kondom Kedaluwarsa Lebih Cepat

Kondom kedaluwarsa jika tetap dipakai justru berbahaya untuk kesehatan. Kondom bisa berfungsi dengan optimal jika digunakan sebelum melewati tanggal kadaluarsanya. Tapi kebanyakan orang berpikir, definisi

Read More »
menstrual cup

Cara Cakap Gunakan Menstrual Cup

Bagi pemula, menggunakan menstrual cup memang jadi tantangan tersendiri. Kebiasaan baru menggunakannya dengan mengubah kebiasaan lama menggunakan pembalut atau tampon yang sudah bertahun-tahun dilakukan, memang

Read More »