Yuk, Pahami Cara Penularan Infeksi Menular Seksual Gonore

infeksi-menular-seksual-gonore

Infeksi menular seksual gonore ditularkan melalui kontak seksual langsung. Baik melalui penetrasi penis ke vagina, oral seks, dan anal seks.

Buat kalian pecinta Ikatan Cinta, pasti masih ingat ketika Elsa tertular gonore dari Ricky. Gonore adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Tahukah kamu, penyakit ini termasuk salah satu masalah kesehatan utama di dunia, karena menimbulkan angka kesakitan dan kematian yang tinggi. Duh, seram ya. Penting nih mengetahui bagaimana penularan infeksi menular seksual gonore. Apalagi, gonore tidak selalu menimbulkan gejala. Bisa saja seseorang gonore tanpa menyadarinya.

Baca Juga: Infeksi Menular Seksual Bikin Sulit Hamil

Biasanya, gonore hanya menimbulkan gejala pada laki-laki, berupa nanah yang keluar dari penis. Penyebabnya, gonore menyerang selaput lendir saluran kemih (uretra). Nah pada laki-laki, uretra cukup panjang, merentang dari kandung kemih hingga ujung penis. Nanah yang dihasilkan infeksi pun banyak, hingga keluar dari penis. Saat buang air kecil terasa sakit karena uretra mampet akibat nanah. Selain itu, ujung penis tampak merah dan bengkak.

Pada perempuan, seringnya tidak bergejala. Uretra pada perempuan pendek, sehingga nanah yang dihasilkan sangat sedikit atau hampir tidak ada. Ini yang membuat infeksi menular seksual gonore pada perempuan sering tidak terdeteksi. Diam-diam penyakit meluas hingga menjalar ke bagian lain dari organ genital. Yang dikhawatirkan bila infeksi mengenai saluran telur dan organ-organ panggul, hingga mengganggu kesuburan.

Cara Penularan Infeksi Menular Seksual Gonore

Infeksi menular seksual gonore sangat mudah menular. Yaitu melalui kontak seksual langsung, baik secara genital-genital, oro-genital, maupun ano-genital. Dengan kata lain, gonore menular tidak hanya melalui hubungan seksual yang melibatkan penetrasi penis ke vagina, tapi juga seks oral, dan seks anal. Masa inkubasi hingga akhirnya timbul gejala berkisar antara 2-5 hari.

Mengapa penyakit ini bisa mengenai organ genital, mulut, dan anus? Jawabannya sederhana: karena bakteri Neisseria gonorrhoeae menyerang selaput lendir (mukosa). Kebetulan, ketiga organ tadi memiliki lapisan mukosa.

Di sisi lain, kamu tak perlu takut tertular infeksi menular seksual gonore bila kulit tangan, kaki, dan bagian tubuh lain terkena nanah penderita gonore, karena bakteri penyebab gonore tidak bisa menempel pada kulit yang dilapisi keratin (zat tanduk).

Gonore juga tidak akan menular melalui handuk, sprei, dan lain-lain. Kuman ini tidak tahan lama di udara bebas, udara kering, dan suhu >39oC. Jadi jangan khawatir seandainya nanah penderita gonore mengenai benda-benda milikmu. Kumannya akan segera mati sendiri. Bila kamu masih khawatir, cuci saja sprei/handuk tersebut dengan air panas.

Bila kamu atau pasanganmu kena infeksi menular gonore, bicarakanlah secara terbuka. Pasti menyakitkan, tapi ini penting dilakukan karena kalian berdua harus segera berobat ke dokter. Perlu berobat sama-sama ya, agar penyakitnya sama-sama tuntas, dan tidak ada infeksi berulang.

Jangan melakukan pengobatan sendiri ya. Memang kamu bisa membeli sendiri obat gonore di toko obat (bukan apotek) tanpa resep. Namun kamu perlu tahu, obat gonore adalah antibiotik. Pemakaian antibiotik yang tidak sesuai dosis dan aturan akan menimbulkan resistansi. Artinya, kuman tidak lagi mempan terhadap antibiotik tersebut. Pastinya kamu tidak mau kan gonore jadi berlarut-larut hanya karena minum obat tanpa aturan. Padahal bila diobati dengan benar, gonore bisa sembuh total dan tuntas, dan tidak muncul lagi.

Selama pengobatan, pakailah kondom untuk mencegah terjadinya infeksi ulang. pakailah kondom bahkan saat melakukan seks oral. Sekarang sudah banyak sekali pilihan kondom yang bisa kamu sesuaikan dengan seleramu. Ada Sutra, Fiesta, hingga kondom premium Supreme dari Andalan.

Baca Juga: Cegah Infeksi Menular Seksual dengan Kondom

Malu berkonsultasi ke dokter soal infeksi menular gonore? Kamu bisa berkonsultasi ke Halo DKT dengan menghubungi Halo DKT di nomor WhatsApp 0811-1-326459, atau melalui link: https://bit.ly/halodktwhatsapp, pada hari Senin hingga Jumat pukul 09.00 – 16.30 WIB. Jangan khawatir karena segala informasi yang kamu sampaikan bersifat rahasia.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya