Singkat dan Praktis, Begini Proses Suntik KB 3 Bulanan yang Ramah Ibu Menyusui

kontrasepsi ibu menyusui

Salah satu metode kontrasepsi yang cukup populer di kalangan perempuan adalah suntikan KB. Cara kerjanya adalah dengan memanipulasi kadar hormon dalam tubuh untuk mencegah kehamilan. Tepatnya, dengan mencegah terjadinya ovulasi serta mempertebal lendir leher rahim agar sperma sulit masuk untuk membuahi sel telur (Hill, 2019). Suntikan KB juga sangat diminati karena punya varian yang bisa menjadi pilihan kontrasepsi untuk ibu menyusui.

Ada beberapa jenis suntikan KB yang tersedia di Indonesia, misalnya:

  • Suntikan KB Andalan 1 bulan berisi kombinasi progesteron dan estrogen, yaitu 50 mg Medroxyprogesterine Acetate dan 10 mg Estradiol Cypionate
  • Suntikan KB Harmonis 1 bulan, isinya juga merupakan kombinasi progesteron dan estrogen dengan 50 mg Medroxyprogesterine Acetate dan 10 mg Estradiol Cypionate
  • Suntikan KB Andalan 3 bulan yang hanya berisi progesteron saja, yakni 150 mg Medroxyprogesterone, tersedia dalam vial bervolume 1 ml dan 3 ml

Dari ketiga jenis tersebut, jenis suntikan KB yang merupakan kontrasepsi untuk ibu menyusui adalah yang ketiga, yaitu suntikan KB Andalan 3 bulan yang hanya berisi progesteron saja. Artinya, kontrasepsi tersebut tidak akan memengaruhi produksi dan kualitas ASI. Jadi, Anda tetap bisa nyaman memberikan asupan gizi untuk si buah hati tanpa perlu khawatir.

Baca juga : Aman Digunakan, Ini Pilihan Kontrasepsi Ramah ASI untuk Ibu Menyusui

Prosedur suntik KB pada umumnya juga singkat dan praktis. Anda boleh meminta dokter atau bidan melaksanakan suntik KB kapanpun dalam siklus Anda, selama Anda yakin bahwa Anda sedang tidak hamil. Apabila Anda disuntik dalam 5 hari pertama siklus menstruasi, maka Anda akan langsung terlindungi dari kehamilan. Kalau Anda disuntik pada hari lain dalam siklus bulanan Anda, maka Anda akan membutuhkan alat kontrasepsi lain seperti kondom selama kurang lebih 7 hari jika ingin berhubungan seks (nhs.uk). Kemudian, perlindungan suntik KB mulai berlaku. Dengan suntik KB progesteron, manfaat perlindungan kontrasepsi untuk ibu menyusui bisa bertahan selama 3 bulan. Langkah-langkah suntik KB adalah sebagai berikut (SOP Tindakan Suntik KB 1 Bulan / 3 Bulan, UIN Alauddin Makassar, 2017):

  • Datang dan mendaftarkan diri ke puskesmas, klinik, atau rumah sakit
  • Berkonsultasi dengan dokter atau bidan Andalan mengenai riwayat kesehatan Anda serta metode kontrasepsi yang sesuai. Di sini akan diberikan penjelasan mengenai cara kerja kontrasepsi yang akan Anda gunakan, waktu perlindungannya, efek samping yang mungkin timbul, serta hal-hal terkait lainnya.
  • Apabila sudah diputuskan untuk melaksanakan suntik KB, dokter akan menjelaskan prosedurnya pada Anda dan keluarga atau pendamping Anda.
  • Tenaga medis terlatih akan membersihkan bagian tubuh yang hendak disuntik, yakni lengan atas atau pantat. Pembersihan dilakukan dengan kapas alkohol.
  • Tenaga medis akan memberi tahu Anda bahwa jarum yang digunakan baru dan steril.
  • Cairan disuntikkan.
  • Proses suntik KB selesai. Anda akan diberikan kartu akseptor dan diminta datang kembali sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Untuk ibu menyusui, jadwal suntik berikutnya biasanya 3 bulan kemudian.
  • Anda bisa segera melakukan pembayaran di kasir.

Baca juga : Mencegah Kehamilan dengan Kontrasepsi: 6 Metode KB Modern dan Masa Perlindungannya

Mudah-mudahan dengan deskripsi singkat di atas Anda lebih memiliki gambaran mengenai langkah-langkah menggunakan suntik KB, kontrasepsi untuk ibu menyusui. Jika Anda masih bingung, memiliki pertanyaan, atau ingin berkonsultasi, Anda bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00–17.00 WIB. Tidak perlu ragu, sebab segala informasi yang Anda sampaikan akan dijaga kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
WhatsApp chat