4 Keunggulan Kondom Berbahan Lateks

keunggulan kondom

Kondom berbahan lateks memiliki pori-pori yang sangat kecil sehingga transmisi segala mikroba atau patogen bisa diminimalisir.

Fungsi kondom sebagai kontrasepsi dan mencegah terjadinya infeksi menular seksual sudah dibuktikan berbagai penelitian. Ini mengapa penggunaan kondom di seluruh dunia terus meningkat. Di Amerika Serikat misalnya, peningkatan penggunaan kondom mencapai 93% dari 52% antara tahun 1982 dan 2010. Dan kondom yang paling mudah di dapatkan di pasaran adalah yang berbahan lateks.

Baca Juga: Bagaimana Mengetahui Apakah Saya Alergi Kondom Lateks

Kalau dilihat dari bahan bakunya, kondom terdiri dari kondom lateks dan non lateks. Kondom lateks adalah kondom yang bahan bakunya adalah getah pohon karet. Sedangkan untuk kondom non lateks terdiri atas kondom poliuretan, poliisoprena dan lambskin. Untuk kondom poliuretan, bahan bakunya adalah plastik khusus sehingga ebih tipis. Hanya saja kondo mini menghantarkan panas sehingga ketika dipakai sedikit tidak nyaman serta tidak seelastis kondom lateks. Adapun kondom poliisoprena bahan bakunya adalah lateks sintetis serta tidak mengandung protein yang memicu alergi. Kekurangannya material kondom poliisoprena lebih tebal sehingga pada beberapa orang terasa tidak nyaman ketika digunakan.

Jika dilihat dari penjelasan yang singkat di atas, pantas saja kalau kondom berbahan lateks lebih disukai, karena secara optimal mencegah kehamilan yang tidak diinginkan serta penularan seksual. Apakah ini membuat kamu semakin ingin menggunakan kondom berbahan lateks pada setiap aktivitas seksual? Berikut DKIT Indonesia kumpulkan fakta-fakta keunggulan kondom berbahan lateks.

  1. Cara pemakaian kondom berbahan lateks lebih mudah.
    Salah satu alasan mengapa kondom lateks lebih banyak di pasaran adalah karena cara pemakaiannya yang mudah. Tak hanya itu, material lateks juga membuat kondom mudah dibentuk sehingga kondom pun jadi lebih variative dari sisi bentuk, ukuran, warna bahkan rasa. Plus elastisitas kondom lateks adalah yang terbaik diantara jenis kondom yang lain. Meski begitu, tetaplah memilih kondom lateks yang ukurannya pas dengan penis agar bisa berfungsi optimal.
  2. Pori-pori kondom berbahan lateks lebih kecil.
    Berbagai penelitian membuktikan kalau kondom lateks bisa mencegah transmisi mikroorganisme patogen ke dalam tubuh. Ini mengapa kondom lateks juga memberikan fungsi proteksi dari infeksi menular seksual. Jika kamu ingin menambahkan lubrikan saat memakai kondom lateks, pilihlah yang berbahan dasar air. Lubrikan berbahan dasar air lebih aman untuk kondom berbahan lateks karena tidak akan merusak kondom meski terjadi gesekan.
  3. Kondom berbahan lateks lebih tipis.
    Jika dibandingkan dengan kondom berbahan lamb skin yang merupakan selaput tipsi berpori di usus domba, kondom berbahan lateks jauh lebih tipis. Meski lebih tipis tapi efektivitas kondom lateks dalam mencegah transmisi patogen adalah yang terbaik dibandingkan kondom berbahan lamb skin.
  4. Kondom berbahan lateks lebih ekonomis.
    Karena bahan bakunya yang mudah di dapat yaitu dari karet alami, maka kondom berbahan lateks jauh lebih ekonomis dibandingkan kondom non lateks. Jadi tidak heran jika lebih banyak produsen kondom yang memilih untuk memproduksi kondom jenis ini karena permintaan pasar yang tinggi.

Selain memastikan kondom yang kamu pilih berbahan lateks, pastikan juga kondom yang akan digunakan sudah memenuhi standar internasional alias berkualitas. Maka kondom berbahan lateks yang kamu pilih sebaiknya diproduksi oleh produsen yang berkomitmen untuk mendukung program keluarga berencana seperti DKT Indonesia. Semua kondom produksi DKT Indonesia seperti Andalan Kondom, Kondom Sutra, Kondom Fiesta, dan Supreme Premium Kondom berbahan lateks dan dibuat sesuai standar uji internasional. Jadi kualitasnya sangatlah terjamin.

Baca Juga: Biar Enggak Salah, Kenali Jenis-jenis Kondom Yuk!

Kalau kamu ingin bertanya lebih detail tentang bagaimana memilih kondom yang berkualitas, langsung saja konsultasi ke HALO DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 atau klik link berikut https://bit.ly/halodktwhatsapp. Jangan kuatir, semua informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya

gejala hiv

Deteksi Gejala HIV Dari Mulut

Tanda awal HIV paling sering muncul di mulut, apa saja gejalanya? Hal pertama yang diserang oleh Human Immunodeficiency virus (HIV) adalah sistem kekebalan. Inilah yang

Read More »