Biar Enggak Salah, Kenali Jenis-jenis Kondom Yuk!

Jenis-jenis kondom

Standar terbaik untuk seks yang aman adalah: selalu gunakan kondom. Di antara berbagai jenis kondom, mana yang paling sesuai untuk kamu? Apakah kondom bergaris lebih memberikan sensasi menyenangkan, bagaimana dengan kondom beraroma dan berasa buah?

Selain sebagai pelindung dan alat kontrasepsi, di mana kondom memiliki efektivitas 98 persen dalam mencegah kehamilan bila digunakan dengan benar, kondom bisa memberikan kesenangan tambahan saat beraktivitas seksual.

Baca Juga: Ini Lima Kondom Terbaik untuk Kamu yang Berjiwa Muda

Yuk, kenali jenis-jenis kondom sebelum memutuskan mana yang paling untuk kamu dan pasangan!

Jenis-jenis Kondom Berdasarkan Bahan Pembuatnya

  1. Lateks

    Kalau kamu mendapati tulisan lateks di kemasan kondom, artinya kondom tersebut terbuat dari karet alami. Kelebihan kondom lateks adalah sangat mudah ditemukan dan dapat diregangkan untuk mengakomodasi berbagai ukuran. Selain itu, kondom lateks memiliki efektivitas tertinggi untuk mencegah HIV-AIDS dan Infeksi Menular Seksual dibandingkan dengan material kondom lainnya.

  2. Lambskin

    Ada juga kondom yang terbuat dari bagian selaput tipis berpori di usus domba. Ini dapat menjadi alternatif yang baik bagi siapa saja yang alergi terhadap lateks atau plastik.
    Sayangnya kondom ini kurang efektif mencegah kehamilan (tidak seefektif lateks), dan tidak melindungi dari Infeksi Menular Seksual.

  3. Poliuretan

    Kondom ini terbuat dari jenis plastik khusus yang membantu mencegah kehamilan dan infeksi IMS. Poliuretan lebih tipis dari lateks dan tersedia dalam berbagai ukuran.

    Bahan ini bisa mentransfer panas lebih baik daripada lateks, jadi rasanya tidak seperti memakai kondom. Kondom ini juga bebas dari bau lateks, lebih tipis, dan tersedia dalam berbagai ukuran.

    Kelemahannya, kurang elastis daripada kondom lateks dan tidak terlalu pas, jadi sebaiknya dipasangkan dengan pelumas berbahan dasar air seperti Fiesta Intimate Lubricant.

  4. Poliisoprena

    Poliisoprena adalah lateks sintetis yang sama kuatnya dengan lateks alami namun tidak mengandung protein pemicu alergi.

    Kelebihan kondom ini adalah lebih elastis dan lebih tahan terhadap kerusakan daripada opsi bebas lateks lainnya dan lebih pas bentuk. Sedangkan kekurangannya adalah sedikit lebih tebal dari poliuretan atau lateks, sehingga beberapa orang mungkin merasa kurang nyaman.

  5. Baca Juga: Kenapa Bisa Hamil Meskipun Sudah Pakai Kondom?

    Kamu bisa langsung berkonsutasi ke Halo DKT dengan menghubungi nomer Whatsapp Halo DKT 0811-1-326459 atau melalui link berikut: https://bit.ly/halodktwhatsapp pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Tak perlu ragu untuk bertanya atau berkonsultasi, sebab segala informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya