5 Jenis Makanan/Minuman Ini Sebaiknya Kamu Hindari saat Menstruasi

Hindari ini ketika menstruasi

Ada beberapa jenis makanan dan minuman sebaiknya kamu hindari saat menstruasi, karena bisa memperberat keluhan. Misalnya, yang manis dan asin.

Apakah kamu craving makanan manis atau asin menjelang dan di awal menstruasi? Hmm memang yang manis-manis atau asin tampak menggoda ya saat PMS. Tapi jangan salah, justru itu termasuk makanan yang perlu kamu hindari saat menstruasi, karena bisa memperburuk keluhan saat haid.

Baca Juga: Proses Terjadinya Menstruasi Melewati 4 Tahapan Berikut Lho!

Apa saja makanan/minuman yang sebaiknya kamu hindari saat menstruasi? Berikut ini 5 di antaranya.

  1. Tinggi Garam

    Perubahan kadar progesteron dan estrogen menjelang dan di awal menstruasi, membuat tubuh menahan air dan garam. Jadi jangan heran kalau kamu merasa kembung, dan kaki tampak agak bengkak. Nah, konsumsi garam yang tinggi akan memperburuk kondisi ini, karena garam bersifat menahan cairan dalam tubuh. Untuk itu sebaiknya kurangi makanan yang asin-asin ya. Terutama makanan siap saji atau makanan kemasan seperti keripik kentang, karena makanan seperti sangat tinggi kandungan garamnya. Sebagai ganti chips, kamu bisa makan sop iga misalnya, untuk memuaskan keinginanmu terhadap makanan asin, tapi tetap mendapat nutrisi.

  2. Tinggi Gula

    Cake, donat, es krim, ah lezatnya! Tapi sayangnya, makanan tinggi gula bisa memicu terasa perut kembung dan bergas, yang bisa memperburuk sakit perut dan kram saat menstruasi. Makanan manis juga menyebabkan lonjakan kadar gula darah dalam waktu singkat. Sesaat setelah makan yang manis-manis kamu akan merasakan letupan energi, tapi setelah itu energi kamu seperti ‘habis’. Ini bisa memperburuk mood kamu. Jadi jika kamu mudah merasa depresi, cemas, atau mood tidak stabil kala PMS, sebaiknya hindari makanan/minuman tinggi gula. Masih boleh kok makan atau minum manis, tapi jangan terlalu banyak. Bila craving yang manis-manis, kamu bisa makan buah segar, atau smoothie/jus buah buatan sendiri tanpa tambahan gula.

  3. Berlemak

    Makanan tinggi lemak berdampak besar pada aktivitas hormon kamu. Terutama lemak tidak sehat, seperti lemak trans dan lemak tidak jenuh. Kedua jenis lemak ini bisa turut memunculkan nyeri menstruasi dan peradangan, sehingga sebaiknya kamu hindari saat menstruasi. Ini termasuk makanan yang digoreng, daging yang berlemak, dan makanan kemasan yang diolah dengan minyak yang dihidrogenasi sebagian (partially hydrogenated oil).

  4. Terlalu pedas

    Buat kamu pecinta pedas, mungkin sulit ya menghindari sambal, bumbu balado, dan lain-lain. Namun kamu perlu menyadari, makanan pedas bisa memicu kembung, perut bergas, diare, sakit perut, dan muntah. Mengalami hal-hal ini saat menstruasi, akan membuat kamu makin tidak nyaman atau kesakitan. Apalagi bila kamu cenderung mengalami sakit perut dan kram saat menstruasi. Sebisa mungkin, hindari makanan yang terlalu pedas, atau kurangi makan yang pedas-pedas ya.

  5. Kafein dan Soda

    Tak hanya makanan, minuman tertentu pun sebaiknya dihindari. Apa lagi kalau bukan kafein dan minuman berkarbonasi (soda). Minuman bersoda dan manis bisa memicu perut kembung. Adapun kafein misalnya kopi, bisa menyebabkan retensi cairan dan kembung, serta membuat perut tidak nyaman. Kalau kamu kerap mengalami diare saat menstruasi, sebaiknya hindari dulu kopi menjelang dan selama haid.
    Bagaimana kalau terbiasa minum beberapa cangkir kopi sehari? Dalam kasus seperti ini, kamu bisa hanya kurangi saja jumlahnya, karena absen sepenuhnya dari kopi justru bisa membuat kamu sakit kepala.

Baca Juga: Kapan Kembali Menstruasi Setelah Melahirkan?

Keluhan saat menstruasi sebenarnya normal. Namun bila kamu merasa bahwa keluhan yang kamu rasakan cukup berat, baik secara fisik maupun psikis, tak ada salahnya berkonsultasi dengan ahli. Kamu bisa langsung berkonsutasi ke Halo DKT dengan menghubungi nomer Whatsapp Halo DKT 0811-1-326459 atau melalui link berikut: https://bit.ly/halodktwhatsapp pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Tak perlu ragu untuk bertanya atau berkonsultasi, sebab segala informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya