Hati-hati, Ini Dampak Buruk Berat Badan Rendah Terhadap Kesuburan

Anda mungkin sudah sering mendengar bahwa obesitas bisa mengurangi kesuburan. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa berat badan rendah juga bisa menyebabkan masalah serupa? Berikut pembahasannya.

Menginginkan badan yang langsing itu tidak salah, namun sebaiknya Anda tidak melakukan diet yang ekstrim. Adanya lemak dalam tubuh merupakan sesuatu yang wajar. Manusia membutuhkan asupan lemak yang sehat untuk proses pembentukan hormon (Hill, 2019). Contoh sumber makanan yang mengandung asupan lemak sehat antara lain telur, ikan, minyak zaitun, alpukat, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Ketika seseorang melakukan diet secara berlebihan dan tidak mengonsumsi asupan lemak sehat sama sekali, ini justru bisa mengganggu produksi hormon. Padahal, hormon memegang peranan penting dalam menjaga kesuburan.

Faktanya, orang-orang dengan berat badan yang terlalu rendah seringkali tidak mengalami ovulasi. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari indungnya (Dweck & Westen, 2017). Yang menentukan terjadinya ovulasi adalah hormon-hormon dalam tubuh. Hormon pelepas Gonadatropin (GnRH), hormon perangsang folikel (FSH), dan luteinising hormone (LH) ketiganya bekerja sama demi terjadinya ovulasi. Apa hubungannya dengan kesuburan? Agar bisa terjadi kehamilan, proses ovulasi harus terjadi, sel telur harus dilepas, bertemu dengan sperma, dan dibuahi. Seluruh proses ini bisa terhambat apabila seseorang kekurangan asupan lemak sehat serta memiliki berat badan yang terlalu rendah. Selain kesulitan untuk ovulasi, orang-orang dengan berat badan rendah juga lebih banyak mengalami gangguan kesehatan reproduksi dibandingkan dengan orang-orang dengan berat badan normal (Aladashvili-Chikvaidze, Kristesashvili, dan Gegechkori, 2015).

Lalu, bagaimana cara mencegahnya? Berikut beberapa strategi yang bisa Anda terapkan untuk mencapai berat badan yang lebih ideal.

  1. Makan makanan bergizi seimbang
  2. Tidur dan beristirahat dengan cukup
  3. Olahraga secukupnya saja, jangan berlebihan
  4. Menghindari sumber penyebab stres
  5. Berkonsultasi dengan dokter
  6. Konseling dengan psikolog atau psikiater jika Anda memiliki gangguan makan
  7. Minta dukungan pasangan, keluarga, atau teman untuk memotivasi Anda menerapkan pola hidup sehat
  8. Menghindari akun-akun di jejaring sosial yang mempromosikan bentuk tubuh terlalu kurus dan akun-akun yang mempromosikan diet ekstrim

Baca juga : 7 Kesalahan yang Bisa Dilakukan Ketika Menghitung Masa Subur

Itulah dampak berat badan rendah terhadap kesuburan serta beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencapai berat badan yang lebih ideal. Mudah-mudahan dengan informasi tersebut, Anda bisa lebih menjaga kesuburan dan kesehatan reproduksi Anda dengan lebih baik lagi. Jika ingin berkonsultasi lebih lanjut mengenai topik ini, Anda bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB.  Segala informasi yang Anda sampaikan akan dijamin kerahasiaannya, sehingga Anda bisa mencurahkan isi hati Anda dengan bebas.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Chat kami melalui whatsapp whatsapp