Inilah Tanda Kehamilan Bermasalah yang Wajib Ibu Kenali

tanda-kehamilan-bermasalah

Segeralah periksakan kehamilan kamu jika mengalami 6 tanda berikut ini.

Selamat untuk kamu yang hasil tes kehamilannya menunjukkan positif hamil. Hasil tes ini tentu harus disambut dengan gembira karena artinya di dalam rahim kamu tengah berkembang calon anak yang sudah dinanti-nanti. Pasti sudah terbayang ya apa saja yang akan kamu lakukan untuk menjaga agar janin yang berkembang tetap sehat sampai persalinan. Selain rasa bahagia, penting juga bagi calon ibu untuk memiliki sikap waspada karena trimester pertama kehamilan sangat rentan dengan berbagai masalah.

Baca Juga: Hindari Kehamilan di Usia Remaja, Pahami Risikonya

Salah satu sikap waspada yang wajib dimiliki calon ibu adalah dengan mengetahui apa saja tanda kehamilan bermasalah. Mengapa harus tahu apa saja tanda kehamilan bermasalah? Karena dengan memiliki informasi ini maka kamu bisa mengenali dan segera memeriksakan diri ke dokter, sehingga peluang untuk menyelamatkan janin pun lebih besar.

  1. Keluar darah dari vagina: Secara medis keluarnya darah dari vagina disebut sebagai pendarahan dan ini adalah tanda paling utama kehamilan bermasalah. Pada kehamilan trimester pertama, tanda ini harus diwaspadai karena embrio yang bertumbuh menjadi janin masih sangat rentan. Segeralah periksakan diri ke dokter jika mengalami pendarahan, baik pendarahan ringan maupun pendarahan dalam jumlah banyak.
  2. Morning sickness yang berlebihan: Terbentuknya plasenta di dalam kantung rahim membuat tubuh mengalami beragam reaksi, terutama mual dan muntah atau sering disebut sebagai morning sickness. Waspadalah jika morning sickness yang kamu alami berlebihan sampai asupan makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh sangat sedikit serta membuat berat badan turun drastis. Jika dibiarkan, maka janin akan kekurangan asupan gizi dan mempengaruhi pertumbuhannya. Plus morning sickness yang berlebihan bisa juga menjadi pertanda gangguan kehamilan hiperemesis gravidarum. Segeralah ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
  3. Nyeri perut yang tak kunjung reda: Rasa nyeri dan kram perut pada awal kehamilan adalah hal yang normal terjadi. Kamu wajib waspada jika level nyeri terus bertambah dan berlangsung lama karena ini berarti kehamilan kamu bermasalah. Nyeri perut yang tak kunjung reda bisa mengindikasikan masalah kehamilan seperti kehamilan ektopik, radang panggul, infeksi saluran kemih atau persalinan prematur. Jangan tunda lagi, segeralah ke dokter jika mengalami hal ini.
  4. Demam tinggi: Demam tinggi adalah tanda tubuh kamu mengalami infeksi. Dan ini tidak hanya membuat kamu merasa tidak nyaman tapi juga berdampak langsung pada kondisi janin di dalam kandungan. Karena itu kamu perlu mendapatkan penanganan yang optimal dari dokter jika mengalami demam tinggi pada saat sedang hamil.
  5. Gerakan janin terasa melemah: Saat kehamilan memasuki usia 5-6 bulan, janin mulai aktif bergerak. Idealnya janin akan bergerak 10 kali dalam 10 menit. Jika kamu merasakan pergerakan janin berkurang atau tidak ada sama sekali, ini adalah tanda kehamilan bermasalah. Segeralah periksakan diri ke dokter untuk memastikan keadaan janin dan bisa dilakukan tindakan untuk menyelamatkannya.
  6. Terasa panas tiap kali buang air kecil: Pada ibu hamil, risiko infeksi kandung kemih atau saluran kencing sangat tinggi. Gejalanya adalah terasa panas yang seperti terbakar setiap kali buang air kecil. Segeralah periksa ke dokter jika kamu mengalami ini, karena kalau tidak diobati sampai tuntas maka bisa memicu terjadinya persalinan prematur.

Baca Juga: Sperma Bisa Menyebabkan Keguguran di Awal Kehamilan?

Kalau kamu ingin tahu lebih detail lagi tentang bagaimana mempersiapkan kehamilan yang sehat, langsung saja konsultasi ke HALO DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 atau klik link berikut https://bit.ly/halodktwhatsapp.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya

pil kb

Tiga Cara Tepat Mengganti Pil KB

Wajar bila seseorang ingin mengganti pil KB karena berbagai alasan, misalnya ingin mengurangi gejala PMS, mengalami efek samping, atau sekadar ingin mendapatkan pengalaman baru dengan

Read More »