Jangan Percaya kalau Ada yang Bilang Menstrual Cup Bikin Vagina Longgar

menstrual-cup-vagina-longgar

Menstrual cup bikin vagina longgar? Ah, kata siapa.

Masih ragu memakai menstrual cup karena takut vagina jadi longgar? Tenang saja, anggapan bahwa menstrual bikin vagina longgar itu cuma isapan jempol kok. Tapi, kita kan memakai menstrual cup seharian, selama periode menstruasi; yakin vagina tidak jadi longgar? Jawabannya: tidak.

Baca Juga: Enam Hal Seputar Menstrual Cup yang Harus Dihindari

Menstrual Cup Bikin Vagina Longgar: Hoaks

Vagina terbentuk dari jaringan otot dan mukosa (jaringan lunak). Dalam keadaan rileks dan kosong, dinding-dinding vagina saling berhimpitan dan menekan hingga rapat. Namun, dinding ini sangatlah elastis. Ketika kita memasukkan sesuatu misalnya menstrual cup, dinding-dinding ini otomatis akan terbuka dan memberi ruang untuk cup. Selanjutnya, otot-otot vagina dan otot dasar panggul menciptakan “daya isap” atau “daya segel” di sekeliling menstrual cup, sehingga cup tetap berada di posisinya.

Nah begitu kita melepas cup, dinding-dinding vagina akan kembali menutup ke bentuk semula. Tapi apakah dengan pemakaian menstrual cup yang sering, otot-otot tadi tidak jadi kendor? Jangan khawatir, lagi-lagi jawabannya tidak.
Elastisitas otot vagina sangat hebat. Bayangkan, otot-otot ini bisa meregang begitu luas sampai bayi bisa keluar melewatinya. Uniknya, peregangan tidak membuat elastisitas otot-otot vagina berkurang atau hilang, tidak seperti karet yang lama-lama melar bila diregangkan terlalu lebar atau sering. Setelah meregang, otot-otot vagina bisa kembali ke bentuk semula. Jadi jangan takut, tidak ada cerita menstrual cup bikin vagina longgar.

Otot Dasar Panggul

Mungkin kamu pernah mendengar kalau perempuan yang sering melahirkan, vaginanya lebih longgar, bahkan berisiko mengalami prolapse (hernia). Ini betul. Namun masalahnya bukanlah pada vagina, melainkan otot-otot dasar panggul. Sesuai namanya, otot-otot dasar panggul berada di sepanjang dasar panggul, dan berfungsi menyangga organ-organ di area panggul (kandung kemih, rahim, dan usus besar). Otot-otot ini juga yang berperan dalam menciptakan sensasi berhubungan intim.

Tekanan intra abdomen seperti melahirkan, mengangkat beban berat, mengejan, batuk, dan bersin bisa melemahkan otot-otot dasar panggul. Namun jangan khawatir karena pemakain menstrual cup tidak menyebabkan otot dasar panggul jadi lemah. Justru sebaliknya, menstrual cup bisa membantu perempuan yang mengalami prolaps ringan. Dalam hal ini, menstrual cup berfungsi seperti pesari (alat penunjang vagina), yang membantu menyokong jaringan panggul dan mendorong organ-organ panggul kembali ke posisi yang stabil.

Perlu diingat, menstrual cup tidak untuk memperkuat otot dasar panggul. Untuk memperkuat otot-otot dasar panggul, diperlukan latihan seperti Kegel, bridge pose, atau memakai bola Kegel.

Jadi sudah jelas ya, tidak benar bahwa menstrual cup bikin vagina longgar. Pelajarilah dulu seluk beluk menstrual cup sebelum kamu memutuskan untuk memakainya, agar kamu lebih yakin dan merasa aman. Untuk pemakaian pertama kali, ada baiknya mengoleskan lubrikan berbasis air di sekeliling menstrual cup, misalnya Fiesta Lubricant Gel, atau Fiesta Intimate Lubricant. Lubrikan berbasis air akan mempermudahmu memasukkan menstrual cup.

Baca Juga: Menstrual Cup vs Pembalut, Pilih Mana?

Untuk berkonsultasi seputar permasalahan menstruasi dan kesehatan organ reproduksi, kamu bisa berkonsultasi ke Halo DKT dengan menghubungi Halo DKT di nomor WhatsApp 0811-1-326459, atau melalui link: https://bit.ly/halodktwhatsapp, pada hari Senin hingga Jumat pukul 09.00 – 16.30 WIB. Jangan khawatir karena segala informasi yang kamu sampaikan bersifat rahasia.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya