Kondom yang Enak dengan Ramuan Manjakani, Bikin Vagina Tambah Kencang dan Basah

Kondom yang enak

Berbeda dengan persepsi awam, vagina yang kering bisa dialami oleh perempuan di usia berapa pun. Tak hanya perempuan yang sudah menopause saja yang merasakannya, di usia subur pun hal ini tetap bisa terjadi. Beberapa penyebab mengapa vagina bisa kering antara lain kadar hormon estrogen yang menurun, gairah seksual yang rendah, kurangnya ‘pemanasan’ alias foreplay, konsumsi obat-obatan, serta adanya kondisi medis tertentu (Dweck & Westen, 2017). Ada banyak solusi yang bisa digunakan untuk mengatasi vagina yang kering. Salah satunya adalah dengan menggunakan kondom yang enak dengan ramuan manjakani.

Baca Juga: Pakai Kondom Tak Kurangi Kepuasan Seksual

Quercus infectoria alias manjakani merupakan tanaman yang khasiatnya sudah dikenal di berbagai negara. Manjakani memiliki banyak fungsi, mulai dari efek anti inflamasi, anti bakteri, anti jamur, hingga anti virus (Himalaya, 2017). Dalam bidang kesehatan seksual dan reproduksi, manjakani juga sangat sering dimanfaatkan. Berikut beberapa khasiat tanaman manjakani bagi kesehatan seksual dan reproduksi.

  • Meningkatkan kualitas hubungan intim

    Dalam sebuah penelitian yang dilaksanakan di Iran terhadap 120 orang perempuan (Lorzadeh, Sepavand, et al., 2016), ditemukan bahwa perempuan yang menggunakan gel berisi ramuan manjakani memperoleh kepuasan seksual dan orgasme yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak menggunakannya. Mereka juga merasakan sensasi vagina yang mengencang dan lebih basah ketika berhubungan intim, lebih jarang mengalami ‘kentut vagina’, serta lebih jarang mengalami penurunan hasrat seksual.

  • Melindungi vagina dari infeksi jamur dan bakteri

    Ada banyak hal yang bisa mengancam kesehatan vagina. Dua di antaranya yang cukup umum adalah infeksi bakteri dan jamur. Faktanya, ekstrak dari tanaman manjakani bisa mengobati infeksi vagina akibat jamur candida (Wahab, Ahmad, et al., 2018), menghambat pertumbuhan bakteri penyebab trikomoniasis (Ardestani, Aliahmadi, et al., 2018), dan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab vaginosis (Himalaya, 2017). Tak hanya itu, ekstrak manjakani pun dapat mengatasi keputihan yang mengganggu (Wijayanti, Shahib, dan Sastramihardja, 2020).

  • Mengurangi rasa sakit sehabis melahirkan

    Hingga berbulan-bulan setelah melahirkan, vagina kadang masih terasa nyeri. Nyeri postpartum ini dapat diatasi dengan menggunakan ekstrak manjakani (Himalaya, 2017). Pasalnya, ekstrak manjakani memiliki efek anestesi lokal serta bisa mempercepat pemulihan dari luka. Meskipun begitu, aktivitas seksual pasca melahirkan tetap harus dikonsultasikan pada dokter terlebih dahulu, ya! Soalnya, kondisi postpartum setiap perempuan berbeda-beda.

Ketiga manfaat dari ramuan manjakani tadi bisa dinikmati melalui Kondom Sutra Plus. Kondom yang enak ini dikembangkan sedemikian rupa dengan kandungan ramuan manjakani yang menawarkan berbagai khasiat baik bagi vagina. Berketebalan tak lebih dari 0,03 milimeter, momen intim dengan kondom Sutra Plus terasa alami, bagaikan bersentuhan langsung dengan kulit. Meskipun begitu, perlindungannya dari risiko kehamilan yang tidak direncanakan tetap terjamin, sebab kondom ini telah teruji klinis dan memenuhi standar mutu internasional. Vagina semakin kencang dan basah, kepuasan seksual pun meningkat, tanpa mengurangi perlindungan dari risiko infeksi menular seksual (IMS).

Baca Juga: Biar Nyaman, Pilih Ukuran Kondom yang Sesuai

Penasaran ingin mencobanya bersama dengan pasangan tercinta? Kondom Sutra Plus bisa kamu beli secara bebas tanpa memerlukan resep dokter, baik di apotek, minimarket, maupun secara online di link ini. Punya pertanyaan lebih lanjut terkait kesehatan vagina atau kondom yang enak? Kamu bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau via Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 09.00 – 16.30 WIB. Tak perlu ragu untuk berkonsultasi, sebab segala informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya