Mengapa Keluar Flek Setelah Minum Kontrasepsi Darurat? Ini Penjelasannya

flek kontrasepsi darurat

Jangan panik flek setelah minum kontrasepsi darurat adalah reaksi tubuh yang normal.

Banyak orang salah kaprah tentang kontrasepsi darurat atau kondar atau Postpil. Pil kontrasepsi ini sering dipersepsikan sebagai pil aborsi, apalagi beberapa wanita mengalami flek atau pendarahan ringan setelah meminumnya. Padahal flek ini sebenarnya adalah reaksi tubuh yang normal pasca minum kontrasepsi darurat.

Baca Juga: Masih Ada Harapan, Ini Cara Bangkit dari Kekerasan Seksual dengan Kontrasepsi Darurat

Kontrasepsi darurat adalah alat kontrasepsi hormonal berbentuk pil yang berfungsi mencegah kehamilan setelah melakukan hubungan seks. Sama seperti kontrasepsi hormonal lainnya, kontrasepsi darurat bekerja dengan mencegah ovulasi sehingga tidak ada pembuahan sperma dengan sel telur.

Yang membedakan kontrasepsi darurat dengan pil kontrasepsi lainnya adalah pada pelepasan hormonnya. Pada pil kontrasepsi biasa, hormon dilepaskan secara perlahan sedangkan kontrasepsi darurat harus diminum dengan segera karena semakin cepat dikonsumsi pasca berhubungan seks maka manfaat perlindungannya optimal. Artinya jika kontrasepsi darurat dikonsumsi jaraknya terlalu lama dari hubungan seks dan telah terjadi pembuahan, maka efektivitasnya menjadi sangat rendah. Apabila telah terjadi kehamilan maka kontrasepsi darurat tidak bekerja dengan menggugurkan kehamilan serta tidak akan berbahaya bagi pembentukan embrio.

Adapun reaksi tubuh ketika mendapatkan kontrasepsi darurat yang mengandung hormon ini adalah mengeluarkan flek atau darah kecoklatan dari vagina. Ini bisa terjadi 1-3 hari setelah konsumsi kontrasepsi darurat. Ini sebenarnya adalah proses tubuh menyesuaikan diri atas masuknya hormon dari luar. Maka jangan langsung panik jika flek itu terjadi karena masih dalam kategori pendarahan ringan. Justru ketika merasa panik akan membuat kamu stress dan bisa jadi membuat haid tidak lancar.

Tapi waspadalah jika flek terjadi lebih dari tiga hari setelah mengkonsumsi kontrasepsi darurat. Lebih baik segeralah konsultasi ke dokter untuk memastikan apakah flek tersebut merupakan indikasi dari adanya gangguan lain pada sistem reproduksi kamu.

Cara mengkonsumsi kontrasepsi darurat yang benar adalah maksimal 72 jam setelah berhubungan seks. Kontrasepsi darurat terdiri dari 2 pil, jadi minumlah 1 pil segera setelah berhubungan seks dan lanjutkan minum 1 pil lagi 12 jam kemudian. Dengan begini efektivitas kontrasepsi darurat untuk mencegah terjadinya kehamilan bisa sampai 95%. Adapun contoh dari kontrasepsi darurat adalah Andalan Postpil yang setiap pilnya mengandung 0,75mg Levonorgestrel atau hormon progestin.

Hal yang wajib diingat adalah sama seperti namanya, kontrasepsi ini hanya digunakan untuk kondisi darurat misalnya ketika lupa minum pil KB atau menggunakan kondom. Jika kamu dan suami memang masih belum ingin memiliki anak, maka jangan tergantung pada kontrasepsi darurat. Lebih baik konsultasi ke dokter demi menemukan kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi tubuh dan kebutuhan kamu serta suami.

Baca Juga: Tiga Kekeliruan Persepsi yang Sering Dimiliki Laki-laki Terkait Kontrasepsi Darurat

Jika kamu ingin konsultasi lebih detail lagi tentang pilihan kontrasepsi terbaik, yuk konsultasi langsung di HALO DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 atau klik link berikut https://bit.ly/halodktwhatsapp. Tenang segala informasi pribadi akan dijaga dengan baik, jadi jangan ragu untuk berkonsultasi ya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya