Menstruasi Tidak Teratur, Bisakah Diatasi dengan Minum Soda?

menstruasi tidak teratur

Di Indonesia, ada kepercayaan bahwa mengkonsumsi soda bisa membantu memperlancar menstruasi. Jika si ‘tamu bulanan’ belum datang-datang juga, kabarnya minum soda dapat mempercepat kehadirannya. Minum soda juga diyakini bisa membuat durasi menstruasi semakin singkat. Pertanyaannya, betulkah soda bisa menjadi solusi saat menstruasi tidak teratur? Berikut pembahasannya dari segi sains.

Baca Juga: Tiga Penyebab Menstruasi Tidak Teratur Setelah Melahirkan

Menurut penelitian, konsumsi soda memang memiliki dampak terhadap menstruasi. Akan tetapi, dampaknya bukan mempercepat tanggal haid seperti yang banyak diyakini oleh orang-orang. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Mueller, Jacobs, et al. (2015), konsumsi soda dengan pemanis buatan bisa mempercepat menarche, yaitu kemunculan menstruasi untuk yang pertama kalinya dalam hidup anak atau remaja perempuan. Hasil penelitian yang serupa juga ditemukan pada anak perempuan yang mengonsumsi soda berkandungan gula alami (Carwile, Willet, et al., 2015). Faktor yang berperan sebetulnya adalah kandungan gula yang mempengaruhi metabolisme tubuh, bukan soda itu sendiri. Jadi, yang terpengaruh karena minum soda itu usia pertama menstruasi, sementara itu tanggal menstruasi bulanan tidak terpengaruh.

Bagaimana dengan durasi menstruasi? Alih-alih mempersingkat, sebuah penelitian yang dilakukan di Nigeria justru menemukan bahwa 51,53% perempuan yang mengonsumsi soda cenderung memiliki durasi menstruasi yang lebih panjang dan volume menstruasi yang lebih berat (Adienbo, Hart & Ajah, 2015). Akan tetapi, siklus menstruasi mereka tidak terpengaruh. Oleh karena itu, sayangnya minuman bersoda tetap tidak bisa digunakan untuk membuat menstruasi muncul bila dari awal siklus menstruasi tidak teratur. Sorry, ladies!

Nah, bertolak belakang dengan anggapan orang banyak, minum soda justru berkaitan dengan dampak negatif terhadap kesehatan reproduksi perempuan. Salah satunya, perempuan yang minum soda ketika menstruasi cenderung memiliki mood yang kurang baik bila dibandingkan dengan perempuan yang tidak minum soda sama sekali (Bu, Lai, Deng, et al., 2019). Selain itu, berdasarkan hasil yang diperoleh dari sebuah penelitian jangka panjang, konsumsi minuman bersoda secara umum juga menurunkan kemungkinan untuk mencapai kehamilan dengan lebih cepat (Hatch, Wise, Mikkelsen, et al., 2012). Duh, jadi berpikir dua kali, ya, sebelum minum soda?

Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan bila siklus menstruasi tidak teratur? Solusi yang paling tepat adalah berkonsultasi dengan dokter. Ada banyak kemungkinan penyebab mengapa menstruasi tidak teratur, mulai dari perubahan hormonal, pola makan (Akhila, Shaik, & Kumar, 2020), pola olahraga (Machmudah et al., 2017), pola tidur dan stres (Lim, Kim, Lee, et al., 2018). Dengan berkonsultasi pada dokter, kamu bisa mencari tahu kira-kira apa yang menyebabkan masalah ketidakteraturan siklus menstruasi serta bagaimana cara yang terbaik untuk mengatasinya. Bila ternyata ada gangguan kesehatan reproduksi tertentu seperti Polycystic ovarian syndrome (PCOS), radang panggul, atau sejenisnya yang membuat menstruasi jadi tidak teratur, dokter bisa segera memberikan penanganan. Bila kamu merasa takut untuk memeriksakan diri ke dokter, mintalah bantuan pasangan, keluarga, atau teman untuk ikut menemani kamu ke rumah sakit.

Baca Juga: Menstruasi Tidak Teratur Pasti Menandakan Kemandulan, Betulkah?

Begitulah penjelasan singkat mengenai dampak minum soda terhadap menstruasi. Selain itu, jika kamu masih punya pertanyaan lebih lanjut mengenai masalah menstruasi tidak teratur, kamu bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 09.00 – 16.30 WIB. Tak perlu ragu untuk berkonsultasi, sebab segala informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya