Pilihan Kontrasepsi untuk Laki-laki: Aman dan Praktis

kontrasepsi

Suami ber-KB itu keren lho! Yuk kenali lebih jauh metode kontrasepsi untuk laki-laki.

Apakah kamu termasuk suami yang ingin berpartisipasi dalam KB? Bagus. Perencanaan kehamilan adalah tanggung jawab bersama dan kolaborasi antara suami istri. Maka tidak seharusnya kontrasepsi melulu dibebankan kepada istri. Lelaki ber-KB itu keren lho! Sayangnya memang, pilihan kontrasepsi untuk laki-laki jauh lebih terbatas dibandingkan kontrasepsi untuk perempuan.

Baca Juga: Pakai Kontrasepsi Tapi Kok Telat Haid? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Kontrasepsi harusnya jadi tanggung jawab bagi suami maupun istri. Sebuah survei di Amerika Serikat pada 998 orang usia 18 – 37 tahun yang aktif secara seksual pun menunjukkan hal serupa. Sebanyak 71,9% laki-laki dan 74,2% perempuan setuju bahwa kedua belah pihak memiliki tanggung jawab yang setara terhadap kontrasepsi.

Namun sayang, faktanya di Indonesia masih jauh dari harapan. Menurut data BKKBN (Badan dan Keluarga Berencana Nasional), hanya 5% laki-laki yang ikut program KB. Mengapa demikian? Salah satu penyebabnya yaitu pola pikir yang masih kuno. Masih banyak yang beranggapan bahwa kontrasepsi adalah “tugasnya” perempuan. Alasan lain yang mendominasi, terbatasnya pilihan kontrasepsi untuk laki-laki.

2 Pilihan Kontrasepsi untuk Laki-laki

Cukup miris memang. SpaceX sudah berhasil mengirim empat warga sipil ke angkasa dalam misi Inspiration 4, tapi pilihan kontrasepsi untuk laki-laki tidak banyak berkembang sejak sekitar seabad lalu. Bandingkan dengan kontrasepsi perempuan yang terus berkembang, dan makin banyak pilihannya. Pil kontrasepsi untuk laki-laki masih dalam tahap penelitian.

Sejauh ini, hanya ada dua metode kontrasepsi laki-laki yang telah tersedia. Yaitu kondom dan vasektomi. Yuk kenali lebih jauh mengenai dua metode kontrasepsi ini, agar kamu lebih paham manfaatnya, sehingga lebih mantap menggunakannya.

  1. Kondom
    Kondom bisa jadi merupakan metode kontrasepsi tertua. Kondom telah digunaakn sejak berabad lalu, terbuat dari usus binatang. Sejak 1920, kondom mulai dibuat dari lateks, dan kini tersedia juga yang berbahan poliuretan. Kondom merupakan kontrasepsi yang bekerja sebagai barrier, yaitu menghalangi cairan mani masuk ke liang vagina, sehingga sperma tidak bisa membuahi sel telur.

    Keistimewaan kondom yaitu efektif mencegah infeksi menular seksual. Termasuk diantaranya gonorrhea, sifilis, HIV, dan lain-lain. keistimewaan lainnya, kondom bisa dibilang sangat aman karena tidak akan mempengaruhi kondisi hormon. Kondom pun praktis, cukup digunakan ketika hendak berhubungan. Memang kekurangannya, stok kondom harus selalu tersedia di rumah. Juga ada risiko kehamilan spontan akibat kerusakan kondom, atau penggunaan yang kurang tepat/tidak konsisten.

    Bila kamu atau pasanganmu alergi lateks, pilihlah kondom berbahan poliuretan. DKT memiliki berbagai berbagai merk kondom yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan, selera, dan kondisi/pasangan. Ada Sutra, Fiesta, Andalan, dan Supreme.

  2. Vasektomi
    Masih banyak yang salah kaprah soal vasektomi. Banyak yang mengira bahwa vasektomi = kebiri, sehingga akan menurunkan performa dan libido laki-laki. Ini salah satu alasan mengapa angka vasektomi di Indonesia sangat rendah, hanya 0,2%.

    Pada dasarnya, vasektomi adalah tindakan untuk menutup saluran sperma (vas deferens), yang berfungsi menyalurkan sperma dari testis ke penis. Dengan demikian, sperma tidak bisa masuk cairan semen (mani), sehingga laki-laki tetap ejakulasi seperti biasa, hanya saja tidak ada sperma dalam mani.

    Vasektomi bisa dilakukan dengan operasi kecil, hanya menggunakan bius lokal. Vasektomi bisa jadi pilihan bila kamu dan pasangan merasa sudah cukup punya anak, atau memutuskan untuk child-free. Tentunya metode ini sangat praktis; cukup sekali tindakan, dan kalian tidak perlu lagi khawatir dengan kehamilan yang tidak direncanakan.

Baca Juga: Bisakah Hamil Saat Memakai Kontrasepsi?

Masih punya pertanyaan seputar kontrasepsi untuk laki-laki? Kamu bisa berkonsultasi ke Halo DKT dengan menghubungi Halo DKT di nomor WhatsApp 0811-1-326459, atau melalui link: https://bit.ly/halodktwhatsapp, pada hari Senin hingga Jumat pukul 09.00 – 16.30 WIB. Jangan khawatir karena segala informasi yang kamu sampaikan bersifat rahasia.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya