Salah Perlakukan Celana Dalam Bisa Bikin Keputihan

Celana dalam buat keputihan

Mengenakan jenis pakaian dalam yang salah dapat meningkatkan risiko infeksi di vagina. Infeksi di vagina ditandai dengan keputihan, berupa keluarnya cairan vagina tidak normal yang disertai gatal, nyeri, dan berbau.

Salah satu pemicu keputihan adalah penggunaan celana dalam yang tidak tepat, sehingga membuat area kewanitaan menjadi lembab dan meningkatkan risiko pertumbuhan jamur.

Baca Juga: Keputihan Kerap Kambuh, Ini Sebabnya!

Berikut ini adalah kesalahan dalam memilih dan memperlakukan celana dalam yang dapat menyebabkan keputihan.

  1. Bahan celana dalam bukan katun
  2. Idealnya, celana dalam terbuat dari katun atau paling tidak, bagian tengahnya harus dilapisi kain katun agar tetap segar dan kering. Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2018 di jurnal Obstetrics & Gynecology, menunjukkan bahwa mengenakan pakaian dalam yang tidak berbahan katun dapat mendatangkan infeksi jamur.

    Celana dalam dari kain sintetis—seperti poliester dan brokat—dapat mengganggu kesehatan vagina karena menahan panas dan kelembaban, mengiritasi kulit, dan menciptakan lingkungan yang baik bagi bakteri atau jamur untuk tumbuh dan berkembang biak.

  3. Ukurannya terlalu kecil
  4. Ukuran penting! Pakaian dalam yang dapat membuat organ intim lembab berkeringat, ditambah risiko iritasi dan infeksi. Pada beberapa wanita, pakaian dalam yang sangat ketat dapat memicu vulvodynia atau nyeri kronis pada vagina.

  5. Mencuci tidak bersih
  6. Hanya karena celana dalam tidak tampak dari luar, bukan berarti kamu cukup mencuci sekenanya. Akibatnya masih bertahan dan akan menyebabkan infeksi vagina.

  7. Wangi berlebihan
  8. Kulit vagina sangat sensitive termasuk mudah teriritasi oleh parfum yang digunakan dalam pewangi pakaian atau deterjen. Bahan kimia dalam pelembut kain juga dapat menyebabkan sedikit gatal dan terbakar. Pastikan kamu menggunakan deterjen dan pewangi yang lembut dan jika memungkinkan yang berlabel hipoalergenik.

  9. Malas mengganti celana dalam
  10. Setelah berolahraga atau cairan vagina kamu sedang banyak, jangan malas mengganti celana dalam yang basah. Apalagi jika kamu tidak mengenakan celana dalam yang menyerap kelembaban atau berbahan katun.

    Kombinasi hangat dan basah selain akan mengiritasi kulit di bagian luar vagina juga menjadi tempat berkembang biaknya bakteri dan jamur yang akan menyebabkan keputihan.

Baca Juga: Sejauh Mana Stres Menyebabkan Keputihan?

Ternyata hal sepele bisa berdampak besar ya. Jika Kamu ingin tahu bagaimana mencegah keputihan dengan cara mudah, Kamu bisa berkonsultasi ke Halo DKT dengan menghubungi nomor Whatsapp Halo DKT 0811-1-326459 dan juga link bit.ly/halodktwhatsapp.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya