Serba Serbi Pil Kontrasepsi

serba-serbi-pil-kontrasepsi

Pil KB merupakan salah satu alat kontrasepsi yang paling banyak dipilih masyarakat Indonesia. Mengapa demikian? Apa saja sih alasan yang melatarbelakangi pilihan tersebut? Yuk, kenali lebih jauh apa dan bagaimana pil kontrasepsi. Simak penjelasannya berikut ini.

Sejatinya konsep dasar semua alat kontrasepsi sama, yaitu menjarangkan kehamilan. Yang membedakan hanya pada cara kerjanya saja yang disesuaikan dengan karakter jenis alat kontrasepsi itu sendiri.

Baca Juga: Pilihan Kontrasepsi Hormonal Untuk Atasi Masalah Haid

Misalnya, kondom cara kerjanya mencegah sperma membuahi sel telur. Jenis KB IUD atau yang akrab disebut spiral mencegah sperma melewati rongga rahim. Sementara KB hormonal mencegah terjadinya ovulasi yaitu bertemunya sel telur dengan sperma.

Selain itu fungsi dasar pil kontrasepsi sesuai namanya adalah untuk mencegah terjadinya suatu kehamilan, dengan cara mencegah ovulasi (pelepasan sel telur dalam setiap siklus menstruasi) juga menebalkan lendir mulut rahim agar sperma sulit masuk dan ada pula yang mencegah atau mengganggu proses di dinding rahim.

Kandungan hormonal pil KB

Beragam pilihan jenis KB membuat konsumen lebih leluasa dalam memilih jenis kontrasepsi yang diinginkan dan tentu saja tepat dengan kondisi pasien itu sendiri. Salah satunya KB hormonal dalam bentuk pil. Nah, ada beragam alasan mengapa pill kontrasepsi menjadi pilihan favorit para ibu di tanah air. Salah satunya kandungan hormonal yang ada di dalamnya memiliki fungsi lain di luar urusan kehamilan.

Ada dua jenis kandungan pil KB yang tersedia di pasaran. Yaitu pil KB yang kandungannya hanya satu hormon progesteron saja dan ada pula pil KB yang berisi kombinasi antara hormon progesteron dan estrogen. Tentu saja cara kerja keduanya tetaplah sama, yaitu mencegah terjadinya ovulasi.

Prinsip lain yang ada pada pil KB merupakan sesuatu yang individual. Artinya ada yang cocok dengan jenis tertentu dan ada pula yang tidak. Hal ini sangat bergantung pada respons tubuh dari masing-masing individu itu sendiri.

Misalnya si A, cocok menggunakan pil KB, yang ditandai dengan siklus haidnya teratur dan berat badan tetap. Sementara si B sebaliknya, haidnya tidak teratur, berat badannya bertambah. Hal ini menunjukkan tiap sel individu reaksinya berbeda terhadap satu jenis obat yang sama. Sehingga tidak bisa diklaim jenis tertentu menjadi yang paling bagus. Karena itu konsultasi ke dokter sebelum menentukan jenis pil KB apa yang akan digunakan sangatlah penting, agar kamu tak salah pilih jenis kontrasepsi.

Dan ingat, pil KB kombinasi karena mengandung estrogen tidak dianjurkan bagi ibu menyusui karena bisa mempengaruhi produksi ASI. Namun jangan khawatir, bagi ibu menyusui bisa memilih jenis pil KB yang relatif aman, seperti pil KB Andalan Laktasi yang aman untuk ibu menyusui karena kandungannya tidak memengaruhi produksi dan kualitas ASI. Selain itu, pil KB Andalan Laktasi cocok untuk wanita yang alergi terhadap hormon estrogen.

Manfaat lain dari semua produk pil KB Andalan adalah mengurangi nyeri haid yang sangat mengganggu setiap bulannya dan membuat siklus menstruasi kamu jadi lebih teratur. Dan tentu saja jika diminum secara benar dan teratur, pil KB Andalan sangat efektif mencegah kehamilan bahkan hingga 99%.

Baca Juga: 5 Kontrasepsi Non Hormonal yang Paling Populer, Mana yang Terbaik?

Nah, buat kamu yang masih bingung menentukan jenis alat kontrasepsi yang dibutuhkan, pil KB Andalan dengan tiga jenis varian yang tersedia bisa menjadi pilihan. Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter guna menentukan pilihan ber-KB yang paling tepat ya. Untuk berkonsultasi, saat ini bisa kok dilakukan secara onlie dengan cara menghubungi Halo DKT di nomor 0811-1-326459 atau klik link berikut https://bit.ly/halodktwhatsapp.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya