5 Pertanyaan tentang Masturbasi yang Sering Diajukan

pertanyaan-tentang-masturbasi

Kamu punya pertanyaan seputar masturbasi yang lama tersimpan dalam hati? Tenang, kamu tidak sendiri. Di luar sana, banyak orang yang merasakan hal sama. Memilih diam padahal kepo banget.

Masturbasi menjadi topik yang tabu untuk dibicarakan. Jarang dibahas di obrolan santai dengan teman dekat sekalipun, tidak ada diajarkan di bangku sekolah, sementara beragam mitos melingkupinya. Jadilah, diam-diam banyak yang menyimpan tanya dalam benak. Baru terungkap ketika seseorang berhadapan dengan dokter saat konsultasi pribadi.

Baca Juga: Enam Cara Menghentikan Masturbasi yang Berlebihan

Apa saja pertanyaan yang paling sering diutarakan seputar masturbasi? Berikut lima pertanyaan paling umum seputar masturbasi yang perlu kamu ketahui.

  1. Apakah masturbasi sesuatu yang biasa?
    Ya, masturbasi itu lazim dan biasa saja, tidak ada yang aneh. Masturbasi merupakan salah satu aktivitas seksual yang normal dan sehat. Banyak manfaatnya baik untuk kesehatan fisik maupun mental, selama masturbasi yang dilakukan secara terukur dan wajar tidak berlebihan. Jadi jangan merasa ‘bersalah’, ‘kotor’ atau ‘malu’ karenanya.
  2. Apakah masturbasi berdampak buruk bagi kesehatan?
    Hampir tidak ada efek samping dari masturbasi. Mungkin dari kacamata agama dan moralitas menentangnya, bisa saja demikian. Namun yang pasti dari segi kesehatan, manfaat masturbasi sama halnya seperti manfaat hubungan seksual dengan pasangan. Yaitu mengatasi stress, melepaskan ketegangan, mengatasi sakit kepala, membuat tidur lebih nyenyak sehingga kualitas tidur terjaga, bahkan meningkatkan imunitas.
  3. Apakah masturbasi aman?
    Ya, masturbasi merupakan salah satu pilihan teraman karena kamu akan terhindar dari risiko penyakit infeksi menular seksual (IMS), juga menurunkan risiko terkena kanker prostat. Selain itu, bagi yang mengalami disfungsi seksual, masturbasi mampu membantu mendapatkan kembali sensitivitas seksual.
  4. Masturbasi bikin tak virgin lagi?
    Hal ini tergantung bagaimana kamu mendefinisikan keperawanan yang sesungguhnya. Masturbasi merupakan salah satu tindakan seksual sehingga orang percaya bisa menyebabkan hilangnya keperawanan. Namun, jika kamu mengasosiasikan keperawanan dengan berhubungan badan dengan orang lain, tentu saja masturbasi tidak membuat kamu kehilangan keperawanan.
  5. Apakah wanita melakukan masturbasi?
    Ya, sama seperti pria, wanita juga melakukannya. Hanya saja tidak dibicarakan layaknya kaum pria. Sejumlah penelitian juga mengungkapkan hal tersebut. Salah satu penelitian menyebutkan 89% wanita pernah melakukan masturbasi. Bahkan 22% di antaranya melakukannya setiap hari. Jadi, masturbasi bukan soal jenis kelamin melainkan soal kebutuhan biologis akan aktivitas seskual yang aman, sehat dan bermanfaat.

Baca Juga: Benarkah Masturbasi Meningkatkan Imunitas?

Nah, semoga dari lima pertanyaan di atas cukup mewakili pertanyaan yang kamu simpan selama ini. Jika masih bertanya-tanya seputar masturbasi dan ingin berkonsultasi langsung dengan ahlinya, kamu bisa berkonsultasi secara online dengan menghubungi Halo DKT di nomor 0811-1-326459 atau klik link berikut https://bit.ly/halodktwhatsapp.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya