5 Tanda Menstruasi yang Normal dan Sehat

menstruasi normal

Tidak semua wanita bisa secara terbuka membicarakan menstruasi kepada orang lain, sehingga banyak di antara kita yang mungkin tidak tahu bagaimana menstruasi yang normal dan sehat. Biar kamu paham, pelajari yuk tanda menstruasi yang normal itu apa saja!

Baca Juga: Bikin Enggak Nyaman, Ini Penyebab Diare Saat Menstruasi!

Tanda Menstruasi yang Normal

Berikut ini adalah tanda menstruasi yang normal dan sehat.

  1. Tepat waktu
    Tepat waktu artinya datang hanya sekali kali per bulan. Waktunya dapat bervariasi pada masing-masing wanita, tetapi umumnya setiap 26-32 hari sekali masih dianggap normal. Angka ini disebut satu siklus menstruasi.

    Satu siklus menstruasi diukur dari hari pertama keluarnya darah menstruasi (tidak termasuk bercak sebelumnya), hingga hari pertama keluarnya darah menstruasi pada siklus berikutnya.

    Menstruasi tidak selalu datang tepat di hari sesuai siklus, misalnya setiap 28 hari sekali. Kadang, bisa maju atau mundur 2-3 hari itu adalah hal yang normal. Tetapi jika datangnya terlalu terlambat atau terlalu dini, bisa jadi tanda ketidakseimbangan hormon.

    Ketidakseimbangan hormone bisa disebabkan oleh stres, atau kondisi medis seperti Sindrom Ovarium Polikistik atau PCOS, yang membuat siklus menstruasi cenderung lebih panjang dan disertai dengan berbagai ketidakseimbangan metabolisme lainnya.

  2. Tidak menyakitkan
    Beberapa wanita menggambarkan masa menstruasi dengan masa-masa menyiksa karena selalu disertai rasa nyeri yang hebat. Hal ini seharusnya tidak terjadi. Menstruasi yang menyakitkan adalah sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak beres di tubuh kamu dan harus segera dilakukan pengecekan ke dokter.

    Menstruasi yang disertai rasa tidak nyaman di perut bagian bawah, kembung, bahkan sedikit diare masih tergolong normal. Tetapi jika rasa sakitnya sampai membuat kamu tidak bisa beraktivitas, dan hampir selalu dirasakan setiap kali menstruasi, kemungkinan ada gangguan hormonal, peradangan, atau kelainan organ reproduksi seperti fibroid, endometriosis atau adenomiosis.

  3. Pendarahan wajar dan tidak berlebihan
    Pendarahan menstruasi yang normal berlangsung selama 3-6 hari, tidak sering disertai bekuan atau darah yang bergumpal dan alirannya lancar. Volume darah menstruasi benar-benar bervariasi dan subyektif, namun beberapa ahli menyatakan, dalam satu hari maksimal kamu ganti pembalut 5 kali masih wajar.

    Tetapi jika kamu harus mengganti tampon, pembalut, atau menstruasi cup hingga puluhan kali sehari karena “banjir”, maka ada kemungkinan besar kamu mengalami pendarahan hebat.

    Darah menstruasi yang normal seharusnya berkisar antara 10-35 ml selama satu kali menstruasi. Ini setara dengan total 1 hingga 7 tampon biasa yang direndam selama periode menstruasi.

    Aliran darah menstruasi yang lebih banyak dari biasanya dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon atau kondisi medis yang dijelaskan pada poin 2 di atas, atau bisa karena kekurangan zat besi. Segera cek ke dokter untuk memastikan penyebabnya.

  4. Tidak ada bercak diantara siklus menstruasi
    Bercak adalah sejumlah kecil darah yang dapat terjadi di luar waktu menstruasi. Adanya bercak atau flek juga merupakan tanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan siklus menstruasi kamu.

    Bercak di tengah siklus menstruasi bahkan tidak boleh diremehkah, harus segera mendapatkan perhatian dokter untuk menyingkirkan kemungkinan buruk. Tetapi tidak perlu cemas duluan, masih ada kemungkinan akibat ketidakseimbangan hormon, seperti juga bercak pramenstruasi. Dengan penyeimbang hormone, masalah ini umumnya akan bisa diselesaikan.

  5. Tidak ada PMS
    PMS atau pre menstruasi sindrom dapat sangat mengganggu dan menyulitkan aktivitas dan hubungan sosial. Hormon dan neurotransmiter di otak normalnya akan terus-menerus berkomunikasi satu sama lain agar tercipta keseimbangan fungsi tubuh. Saat menstruasi, zat kimia otak dapat “dibajak” sehingga komunikasi sedikit terhambat.

    Akibatnya terjadi perubahan suasana hati yang ekstrem, mood swing, serta gejala fisik seperti pusing, payudara nyeri, dan sebagainya.

Baca Juga: Proses Terjadinya Menstruasi Melewati 4 Tahapan Berikut Lho!

Nah, jika kamu mengalami salah satunya, berarti kamu perlu menemui dokter. Jangan sepelekan gangguan menstruasi, dengan selalu memperhatikan tanda menstruasi yang normal. Kamu bisa juga berkonsultasi ke Halo DKT dengan menghubungi nomor Whatsapp Halo DKT 0811-1-326459 dan juga link bit.ly/halodktwhatsapp.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya

gejala hiv

Deteksi Gejala HIV Dari Mulut

Tanda awal HIV paling sering muncul di mulut, apa saja gejalanya? Hal pertama yang diserang oleh Human Immunodeficiency virus (HIV) adalah sistem kekebalan. Inilah yang

Read More »