Amankah Berhubungan Seks Lagi Setelah Minum Pil Kontrasepsi Darurat?

pil kontrasepsi

Terkenal akan efektivitasnya yang tinggi dalam mencegah kehamilan pasca terjadinya hubungan seks tanpa pengaman, pil kontrasepsi darurat alias Postpil menjadi andalan banyak pasangan. Orang-orang yang merasakan manfaatnya beragam, mulai dari mereka yang lupa minum pil KB, kelewatan jadwal suntik KB, kondomnya terlepas akibat pemakaian yang tidak sesuai instruksi, hingga orang-orang yang sebetulnya tak punya rencana untuk berhubungan seks namun terbawa suasana. Meski sudah banyak digunakan dalam berbagai situasi darurat, terkadang masih ada yang bingung soal pemakaiannya. Salah satu pertanyaan yang cukup umum adalah: amankah berhubungan seks lagi setelah minum pil kontrasepsi darurat?

Baca Juga: Muntah Sehabis Minum Pil Kontrasepsi Darurat, Gimana Solusinya?

Pil kontrasepsi darurat adalah pil yang bisa diminum untuk mencegah kehamilan hingga maksimal 5 hari pasca berhubungan seks (Witton, 2017). Pil ini bekerja dengan melepas hormon progesteron berdosis tinggi. Hormon ini akan memberi sinyal pada tubuh untuk menunda pelepasan sel telur dari indungnya. Jadi, sperma yang sudah terlanjur masuk ke dalam rahim tak bisa bertemu dengan sel telur. Alhasil, tidak terjadi kehamilan.

Di Indonesia, salah satu pil kontrasepsi darurat yang banyak digunakan adalah Andalan Postpil. Setiap butir Andalan Postpil mengandung 0,75 mg Levonorgestrel (hormon progesteron). Cara mengonsumsinya adalah dengan diminum dua butir sekaligus. Meski bisa digunakan hingga 5 hari, efektivitasnya akan lebih cepat bila diminum lebih dini.

Hal yang sering menjadi pertanyaan: apakah aman kalau berhubungan seks lagi setelah minum pil kontrasepsi darurat? Sayangnya, ini bukan ide yang baik! Dengan berhubungan seks tanpa pengaman setelah minum pil, risiko kehamilan meningkat (Glasier, Cameron, Blithe, et al., 2011). Soalnya, meskipun pelepasan sel telur sudah ditunda, sperma masih bisa bertahan hidup selama beberapa hari di dalam tubuh perempuan. Jadi, bisa saja sperma masih hidup ketika perlindungan pil kontrasepsi darurat sudah berakhir. Inilah yang berpotensi menyebabkan kehamilan. Pil kontrasepsi darurat hanya bisa mencegah kehamilan, tidak bisa membatalkannya. Bila sudah terlanjur hamil, meminum pil kontrasepsi darurat tidak akan berdampak terhadap janin.

Daripada mengambil risiko kehamilan yang tidak direncanakan, lebih baik segera menggunakan kontrasepsi reguler pasca minum pil kontrasepsi darurat. Ada banyak sekali jenis kontrasepsi reguler yang bisa dijadikan pilihan. Beberapa di antaranya misalnya kondom, pil KB, suntikan KB, KB implan, dan IUD tembaga. Kondom bisa dibeli secara bebas di apotek, minimarket, dan gerai-gerai online terpercaya, sementara kontrasepsi-kontrasepsi lainnya bisa kamu peroleh dari dokter atau bidan dengan berkonsultasi terlebih dahulu. Konsultasi ini perlu dilakukan agar dokter/bidan bisa membantu mencocokkan kebutuhan kontrasepsi dengan kondisi kesehatan pribadimu.

Dengan menggunakan kontrasepsi reguler, kamu dan pasanganmu bisa menikmati hubungan seks kapanpun tanpa perlu merasa khawatir soal risiko kehamilan. Seks jadi lebih aman. Kehidupan asmara pun bisa tetap harmonis.

Baca Juga: Tiga Alasan Mengapa Kamu Perlu Menyimpan Pil Kontrasepsi Darurat di Kotak P3K

Kurang lebih begitulah penjelasan mengenai aman-tidaknya berhubungan seks lagi setelah minum pil kontrasepsi darurat. Mudah-mudahan informasi yang diberikan cukup membantu kamu dan pasanganmu dalam membuat keputusan, ya! Selain itu, jika kamu masih punya pertanyaan lebih lanjut mengenai topik ini, kamu bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 09.00 – 16.30 WIB. Tak perlu ragu untuk berkonsultasi, sebab segala informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya