Apa Resikonya kalau Terlalu Sering Masturbasi?

Terlalu sering masturbasi

Masturbasi memang aman, tapi tetap harus hati-hati. Setidaknya, ada 5 resiko yang mengintai kalau kamu terlalu sering masturbasi.

Masturbasi itu aktivitas seksual yang sehat dan normal. Pastinya, aman karena kamu gak akan kena infeksi menular seksual. Buat yang perempuan, tidak ada risiko kehamilan. Tidak ada batasan, seberapa sering masturbasi dalam seminggu yang disebut normal. Semua kembali pada kebutuhan dan kondisi tiap orang. Namun demikian, kamu tetap perlu berhati-hati bila terlalu sering masturbasi.

Baca Juga: Enam Cara Menghentikan Masturbasi yang Berlebihan

5K yang Mengintai kalau Terlalu Sering Masturbasi

Jangan lengah ya. Meski masturbasi itu aman, tetap ada risiko yang bisa mengganggu kesehatan kamu, kalau kamu terlalu sering masturbasi. Berikut ini 5 di antaranya.

  1. Kemaluan lecet

    Gesekan yang terjadi saat kamu masturbasi sebenarnya tidak berbahaya. Tapi bayangkan kalau kamu masturbasi sampai berkali-kali dalam sehari. Bisa-bisa, kulit kemaluan kamu lecet. Apalagi, kulit di area kelamin lebih tipis. Kalau sampai lecet, pastinya perih dan tidak nyaman kan, apalagi saat buang air kecil.
    Worst case scenario, ada risiko penyakit Peyronie, yaitu terbentuknya jaringan parut di dalam penis, akibat cedera berulang pada penis. Penyakit ini membuat penis melengkung, hingga terasa nyeri saat ereksi, dan fungsi seksual bisa terganggu.

  2. Kehidupan sosial terganggu

    Terlalu sering masturbasi bisa membuat kamu tanpa sadar mengisolasi diri, karena terlalu sibuk bermasturbasi. Kehidupan sosial terganggu, pekerjaan dan kuliah kamu juga bisa keteteran. Lama kelamaan, kesehatan mentalmu bisa ikut terganggu.

  3. Kehidupan seksual terganggu

    Betul bahwa masturbasi bisa membantu kita memelihara kehidupan seksual kita. Namun kalau berlebihan, justru bisa berdampak secara negatif. Pasalnya, menggesek penis atau vagina sendiri akan membuat otak terbiasa dengan aktivitas solo ini. Bila kamu terlalu sering melakukannya, lama kelamaan otak dan tubuh kamu hanya merespons terhadap masturbasi. Akhirnya, ini bisa berdampak pada kehidupan seksual dengan pasangan kamu. Jangan lupa, selalu pakai kondom ya saat berhubungan dengan pasangan. Andalan punya bermacam pilihan kondom, sesuai selera kamu. Mulai dari Sutra, Fiesta, hingga Supreme.

  4. Kena infeksi

    Memang, kamu tidak akan tertular infeksi menular dari pasangan. Tapi, kamu bisa kena infeksi yang lain, kalau jari atau sex toy yang kamu gunakan untuk masturbasi, kurang bersih. Dan, jangan pernah bergantian menggunakan sex toy dengan orang lain ya. It’s a big no-no! Yang ada, risiko penyakit kelamin yang kamu hadapi lebih besar ketimbang kenikmatan yang kamu dapat. Sebelum masturbasi, cuci dulu tangan, dan bersihkan sex toy kamu ya.

  5. Kecanduan

    Terlalu sering masturbasi bisa membuat kamu kecanduan dengan aktivitas ini. Kecanduan atau adiksi, terhadap apapun, bisa mengganggu kehidupan kamu. Termasuk kecanduan masturbasi, seperti dijelaskan di artikel ini:
    Berapa Kali Masturbasi dalam Seminggu yang Aman dan Sehat.

Baca Juga: Atasi Gangguan Cemas karena Masturbasi

Jadi, bermasturbasilah sewajarnya saja ya. Bagaimanapun, segala yang berlebihan pasti ada dampak kurang baiknya. Kalau kamu merasa sulit mengendalikan hasrat untuk masturbasi, ada baiknya berkonsultasi. Kamu bisa langsung berkonsutasi ke Halo DKT dengan menghubungi nomer Whatsapp Halo DKT 0811-1-326459 atau melalui link berikut: https://bit.ly/halodktwhatsapp pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Tak perlu ragu untuk bertanya atau berkonsultasi, sebab segala informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya

konseling kb

Mengapa Konseling KB Penting?

Ketika tiba saatnya memilih metode KB, seringkali kamu dihadapkan pada kebingungan menentukan metode yang akan digunakan. Inilah waktunya untuk datang ke dokter atau ahli kesehatan

Read More »
keunggulan kondom

4 Keunggulan Kondom Berbahan Lateks

Kondom berbahan lateks memiliki pori-pori yang sangat kecil sehingga transmisi segala mikroba atau patogen bisa diminimalisir. Fungsi kondom sebagai kontrasepsi dan mencegah terjadinya infeksi menular

Read More »