Begini Cara Mudah Menghitung Masa Subur dalam 3-10 Menit

masa subur kehamilan

Cara menghitung masa subur dengan metode-metode tradisional seperti memakai kalender siklus menstruasi dan mencatat perubahan suhu basal tubuh harian dengan termometer seringkali memakan waktu yang panjang dan membutuhkan ketelatenan yang tinggi. Pasalnya, untuk menggunakan cara-cara tadi, kamu perlu mengobservasi pola yang muncul dalam beberapa kali siklus menstruasi terlebih dahulu, baru bisa mengambil kesimpulan mengenai masa suburmu. Tak semua perempuan bisa meluangkan waktu untuk melakukannya, apalagi di tengah kehidupan dengan jadwal yang padat. Meskipun begitu, tak perlu khawatir jika kamu sedang ingin mencari momen yang tepat untuk berhubungan intim agar bisa segera hamil, sebab ada cara yang jauh lebih praktis dan hanya membutuhkan 3-10 menit untuk mengetahui apakah kondisi tubuh sedang subur. Berikut sekilas pembahasannya.

Baca Juga: Cara Menghitung Masa Subur untuk Kamu yang Nggak Suka Hitung-hitungan

Cara menghitung masa subur yang praktis ini hanya membutuhkan satu benda, yaitu alat tes ovulasi. Alat tes ovulasi bekerja dengan mendeteksi kadar hormon LH (Luteinizing Hormone) di dalam urin (air kencing). Soalnya, kadar hormon LH di dalam tubuh perempuan cenderung naik menjelang ovulasi (Dweck & Westen, 2017).

Belum banyak orang yang mengetahui bahwa ada alat tes ovulasi, tapi tenang saja, mendapatkannya sangat mudah, kok. Kamu bisa membelinya di apotek maupun secara online. Tentunya, kamu tetap harus selektif memilih alat tes ovulasi dari brand terpercaya. Andalan Ovulation Kit merupakan alat tes ovulasi yang memiliki tingkat keakuratan hingga 99,9% dalam mendeteksi masa subur perempuan. Pemakaian Andalan Ovulation Kit sangat praktis dan sama sekali nggak memakan waktu. Kamu tinggal mengeluarkan alat tes dari kemasan, meneteskan urin ke dalam lubang sampel dengan pipet yang sudah disediakan dari dalam kemasan, dan menunggu 3-10 menit hingga hasil tes ovulasi muncul. Setelah itu, akan muncul dua garis berwarna merah muda. Apabila garis Test Line (T) warnanya sama atau lebih gelap dari garis Control Line (C), maka kemungkinan besar ovulasi alias pelepasan sel telur perempuan akan terjadi di 24-48 jam ke depan. Momen ovulasi ini merupakan momen di mana perempuan paling subur. Oleh karena itu, waktu terbaik untuk melakukan hubungan seks adalah setelah 24 jam, namun sebelum 48 jam. Sebaliknya, bila hasilnya hanya satu garis pink saja, berarti tubuh sedang dalam masa yang kurang subur.

Bagi kamu yang sedang menanti-nanti kehadiran anak, ajaklah pasangan untuk merencanakan hubungan seks dengan bijak di masa-masa tersubur tadi. Jangan sampai kamu dan pasanganmu merasa tertekan karena merasa harus berhubungan seks setiap hari meskipun sedang lelah atau tidak dalam mood yang pas, hanya karena ingin segera hamil. Hubungan seks yang ideal harusnya membawa kebahagiaan bagi kedua belah pihak, bukan jadi pemicu stres dan rasa cemas. Dengan perencanaan yang matang, momen intim bersama pasangan bisa jadi lebih menyenangkan. Program hamil juga akan terasa jauh lebih mudah.

Baca Juga: Cara Menghitung Masa Subur untuk Perempuan dengan Siklus Menstruasi yang Tidak Teratur

Kurang lebih begitulah cara menghitung masa subur yang mudah dalam 3-10 menit. Selain itu, jika kamu masih punya pertanyaan lebih lanjut mengenai topik ini, kamu bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 09.00 – 16.30 WIB. Tak perlu ragu untuk berkonsultasi, sebab segala informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya