Bolehkah Berenang Bila Menggunakan IUD? Ini Penjelasannya

Berenang merupakan olahraga yang tak hanya murah dan menyenangkan, namun juga memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan. Selain membantu mengencangkan otot perut, dada, paha, dan lengan, berenang juga melatih kekuatan, menjaga kebugaran, serta bisa mengurangi gejala berbagai penyakit, seperti arthritis dan nyeri punggung (Pane, 2015). Tak mengherankan jika banyak yang memilih berenang untuk mengisi waktu luang. Salah satu hal yang sering ditanyakan terkait dengan berenang adalah boleh-tidaknya kegiatan yang satu ini dilakukan oleh perempuan yang memakai IUD. Artikel ini akan mengupas tuntas pertanyaan tersebut.

IUD merupakan alat kontrasepsi mungil berbentuk seperti huruf T yang dimasukkan ke dalam rahim oleh dokter atau bidan. Efektivitasnya dalam mencegah kehamilan sangat tinggi, dengan tingkat kegagalan kurang dari 1% (Adeyemi-Fowode & Bercaw-Pratt, 2019). Terdapat 2 macam IUD, yaitu IUD hormonal dan IUD non-hormonal. IUD hormonal bekerja dengan melepaskan hormon-hormon yang mengentalkan lendir rahim agar lebih sulit dilewati oleh sperma, sehingga kemungkinan sel telur dibuahi oleh sperma lebih kecil. Berbeda dengan IUD hormonal, IUD non-hormonal tidak mengandung hormon apapun. Cara kerjanya adalah dengan melepas ion-ion tembaga yang aman bagi tubuh namun bersifat toksik bagi sperma (Hill, 2019). Beberapa brand IUD populer di Indonesia misalnya IUD Andalan TCu 380A, Andalan Cu 375 Sleek, dan Andalan Silverline Cu 200 / Cu 380 Ag.
Bolehkah Berenang Bila Menggunakan IUD? Ini Penjelasannya

Apakah perempuan yang memakai IUD boleh berenang? Bila baru dipasang, sebaiknya selama satu hari Anda menghindari mandi di dalam bak, berenang, spa, berhubungan seks, serta penggunaan tampon atau menstrual cup, demi mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi atau ekspulsi IUD (Brown Health Services Patient Education Series, 2019). Meskipun begitu, setelahnya, Anda bisa berenang sebebas yang Anda inginkan. Tak perlu takut IUD akan bergeser, sebab IUD telah ditempatkan dalam rongga sempit di dalam rahim dengan ukuran yang sudah disesuaikan, sehingga pada umumnya posisi IUD relatif tetap.  Bila Anda khawatir, Anda bisa memeriksa lokasi IUD dengan meraba benang tipis yang terikat di ujung bawah IUD sehabis berenang. Benang tersebut biasanya memanjang hingga ke perbatasan antara leher rahim dengan vagina. Jangan lupa untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuhnya, agar tidak ada bakteri dan virus yang masuk ke dalam organ reproduksi Anda. Sebaliknya, bila benang IUD malah mengganggu Anda, Anda juga bisa meminta dokter atau bidan untuk memotong pendek benang tersebut sesuai dengan kenyamanan Anda.

Baca juga : Tampil Cantik, Glowing, dan Terlindungi dengan Elzsa

Jadi, Anda tak perlu meninggalkan hobi kesayangan Anda, sebab berenang dengan IUD tetap boleh dilakukan sejak 1 hari setelah pemasangannya. Jika Anda masih memiliki pertanyaan atau ingin berkonsultasi seputar IUD, Anda bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB.  Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
WhatsApp chat