Cara Praktis Menggunakan Menstrual Cup

menstrual cup

Kamu tertarik menggunakan menstrual cup, dan siap beralih dari pembalut konvensional? Artikel ini khusus buat kamu. Yuk, cari tahu bagaimana cara menggunakan menstrual cup dengan baik dan benar, agar manfaat maksimalnya bisa kamu rasakan.

Sebelum membahas lebih detail, ada baiknya sebelumnya kamu berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan informasi lebih detail soal apa dan bagaimana menstrual cup itu. Minimal kamu mencari referensi yang kredibel tentangnya.

Baca Juga: Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menstrual Cup Digunakan

Hal ini bertujuan agar kamu bisa memiliki wawasan yang cukup terhadap menstrual cup. Sebab mampu membeli saja tidaklah cukup, pun mudahnya akses mendapatkan menstrual cup tidak jaminan seseorang bisa nyaman dan paham menggunakannya. Alih-alih mencari alternatif yang lebih baik, justru frustasi dibuatnya karena kekurangtahuan yang sebenarnya bisa diantisipasi sejak awal.

Konsultasi dibutuhkan sebab dokter akan memberikan sejumlah pertimbangan terkait pilihan menstrual cup yang cocok buat kamu. Beberapa pertimbangan tersebut di antaranya:

  • Ukuran yang tepat, karena produk yang ada di pasaran tersedia dengan berbagai ukuran besar dan kecil.
  • Usia
  • Anatomi serviks
  • Karakter aliran darah menstruasi
  • Kekencangan dan kelenturan menstrual cup
  • Kapasitas menstrual cup
  • Kekuatan otot dasar panggul, jika sudah pernah melahirkan secara normal
  • Menstrual cup yang lebih kecil direkomendasikan untuk wanita usia di bawah 30 tahun dan belum pernah melahirkan secara normal.
  • Ukuran yang lebih besar direkomendasikan untuk usia 30 tahun ke atas, telah melahirkan secara normal, dan memiliki aliran menstruasi yang cukup deras.

Cara menggunakan menstrual cup:

Nah, berikut cara tahapan-tahapan menggunakan menstrual cup sesuai dengan rekomendasi dokter:

  1. Cuci tangan secara menyeluruh dengan benar menggunakan sabun dan air mengalir.
  2. Oleskan air atau pelumas berbahan dasar air yang biasanya sudah direkomendasikan ke tepi menstrual cup.
  3. Lipat kuat menstrual cup menjadi dua lipatan, pegang dengan satu tangan dengan tepi menghadap ke atas.
  4. Masukkan ke dalam vagina, seperti saat menggunakan tampon, posisikan beberapa inci di bawah leher rahim.
  5. Setelah menstrual cup berada dalam vagina, putarlah, lalu dia akan terbuka dan membentuk segel sendiri sehingga kedap udara dan tidak ada celah untuk bocor.
  6. Jika sudah benar memasukkan dan meletakkannya, kamu tidak akan lagi merasakan ada yang mengganjal. Kamu bisa bebas bergerak, duduk, berjalan, berlari bahkan melompat tanpa khawatir lepas atau bocor.
  7. Jika kamu masih kesulitan melakukan tahapan-tahapan ini, artinya kamu mesti konsultasi ke dokter untuk mendapatkan informasi yang praktis tentang cara menggunakannya.

Cara melepaskan menstrual cup:

Setelah menggunakannya 6-12 jam, dan merasa penuh, saatnya mengeluarkan menstrual cup untuk membuang tampungan darah menstruasi yang ada di dalamnya. Durasi maksimal penggunaan 12 jam, tak perlu menunggu 12 jam, jika sudah merasa penuh, kapanpun kosongkan menstrual cup segera untuk menghindari kebocoran.

Keluarkan menstrual cup dengan cara :

  1. Cuci tangan secara menyeluruh dengan benar menggunakan sabun dan air mengalir
  2. Tempatkan jari telunjuk dan ibu jari ke dalam vagina.
  3. Tarik dengan lembut batang menstrual cup sampai kamu mencapai dasarnya.
  4. Jepit alas atau bagian bawahnya untuk melepaskan segel dan tarik ke bawah untuk melepaskan menstrual cup.
  5. Setelah keluar, kosongkan menstrual cup ke toilet atau wastafel.
  6. Cuci bersih lalu keringkan menstrual cup sebelum digunakan kembali. Menstrual cup sekali pakai tentu saja segera dibuang setelah dibersihkan.
  7. Cuci tangan secara menyeluruh dengan benar menggunakan sabun dan air mengalir

Baca Juga: Jangan Bingung, Begini Cara Membuang Menstrual Cup yang Benar

Selain langkah praktis penggunaannya, yang tidak kalah penting adalah perawatan menstrual cup setelah tidak digunakan. Untuk menstrual cup yang bisa digunakan berulang kali memiliki kekuatan dan kemampuan jauh lebih lama bahkan bisa 6-10 tahun. Namun, lamanya usia menstrual cup sangat tergantung pada perawatan yang diberikan.

Pastikan menstrual cup harus dalam keadaan bersih dan kering setelah tidak digunakan. Simpan di tempat yang steril, tertutup rapat untuk menghindari terkontaminasi kuman, bakteri, dan jamur agar tidak memicu terjadinya iritasi saat digunakan kembali.

Itulah langkah-langkah yang mesti kamu lakukan dalam menggunakan menstrual cup setiap bulannya. Rutinitas ini akan mudah diterapkan jika kamu sudah terbiasa melakukannya.

Jika kamu ingin berkonsultasi, saat ini bisa kok dilakukan secara online dengan cara menghubungi Halo DKT di nomor 0811-1-326459 atau klik link berikut https://bit.ly/halodktwhatsapp.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya