Jangan Bingung, Begini Cara Membuang Menstrual Cup yang Benar

membuang menstrual cup

Kamu bisa membuang menstrual cup ke tempat sampah, halaman, membakarnya, atau mendaur ulang. Cuci dulu sebelum membuangnya ya.

Beralih ke menstrual cup akan mengurangi begitu banyak sampah pembalut/tampon. Sebagai perbandingan, bila kamu mengganti pembalut 5x sehari, maka selama 5 hari menstruasi kamu memakai 25 pembalut. Dalam setahun berarti ada sekitar 300 sampah pembalut yang berakhir di TPA, dari satu orang saja. Bandingkan dengan 1 menstrual cup yang bisa dipakai hingga bertahun-tahun.

Baca Juga: Empat Bentuk Menstrual Cup, Apa sih Bedanya?

Tentu saja ketika ‘masa pakai’ menstrual cup sudah habis, perlu diganti dengan yang baru. Misalnya ketika mulai menunjukkan ciri-ciri ini. Bagaimana ya cara membuang menstrual cup yang benar?

Tips Membuang Menstrual Cup

Jangan bingung. Membuang menstrual cup tidak sulit kok, dan cukup dilakukan sekali dalam beberapa tahun saja. Ini tipsnya.

  1. Cuci bersih
    Seperti halnya pembalut, sebelum membuang menstrual cup kamu perlu mencucinya dulu hingga bersih ya. Tentu kamu tidak ingin bekas darah menstruasi kamu berceceran kan. Kamu bisa menggunakan pembersih area intim untuk mencucinya, misalnya Andalan Feminine Care Intimate Wash. Kalau mau, kamu juga bisa mensterilisasi menstrual cup sebelum dibuang.

  2. Gunting-gunting
    Menstrual cup sudah bersih? Selanjutnya, gunting-gunting menstrual cup hingga ukurannya cukup kecil. Ini akan mempercepat proses degradasi.

  3. Buang
    Selanjutnya, kamu bisa membuang potongan menstrual cup ke tempat sampah, atau ke halaman rumah. jangan khawatir, menstrual cup yang terbuat dari silikon medical grade maupun karet alami tidak mengandung zat berbahaya, sehingga tidak akan mencemari tanah. Seiring waktu, menstrual cup dari kedua bahan tersebut akan hancur secara alami.

  4. Bakar
    Selain membuangnya, kamu juga bisa membakarnya. Silikon medical grade terbuat dari silica, yang sebenarnya terdapat di pasir. Asap dan abu yang berasal dari pembakaran silikon medical grade tidak berbahaya bagi lingkungan. Namun perlu waktu cukup lama ya hingga silikon terbakar hingga menjadi abu.

  5. Daur ulang
    Menstrual cup yang terbuat dari TPE tidak bisa dibakar, tapi bisa didaur ulang. Kamu bisa mengirimkannya ke pusat daur ulang bersama sampah plastic lainnya. Tentu cuci dan gunting-gunting dulu menstrual cup sebelum kamu mengirimkannya ya. Untuk menstrual cup yang berbahan silikon atau karet, kamu bisa bertanya kepada produsen/penjual menstrual cup atau pusat daur ulang, apakah mereka bisa menerima menstrual cup yang sudah tidak terpakai.

  6. DIY
    Kalau kamu suka membuat barang-barang DIY, menstrual cup bekas bisa kamu manfaatkan lho. Untuk kebutuhan ini, kamu cukup mencuci dan mensterilkan menstrual cup, tapi tidak perlu menggunting-guntingnya. Lalu kamu bisa mengecatnya dengan warna-warni menarik, dan menjadikannya hiasan, atau menggunakannya sebagai squeeze ball untuk menyalurkan stres.

Opsi lain, gunakan menstrual cup bekas sebagai ‘gayung’ untuk menyiram tanaman yang kurang menyukai air. Misalnya sukulen atau kaktus dalam pot kecil yang menghiasi kamarmu. Dengan cara ini, sukulen kesayanganmu akan terhindar dari over watering gegara disiram dengan gayung biasa.

Baca Juga: 8 Teknik Melipat Menstrual Cup Biar Bebas Sakit Saat Dipakai

Banyak cara kan untuk membuang menstrual cup. Kira-kira, mana nih favoritmu? Bila kamu perlu berkonsultasi ke ahli seputar kesehatan organ reproduksi dan menstruasi, kamu bisa berkonsultasi ke Halo DKT, dengan menghubungi Halo DKT di nomor WhatsApp 0811-1-326459, atau melalui link: https://bit.ly/halodktwhatsapp, pada hari Senin hingga Jumat pukul 09.00 – 16.30 WIB. Jangan khawatir karena segala informasi yang kamu sampaikan bersifat rahasia.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya