Cegah Ganasnya Si Raja Singa dengan Kondom Terbaik

infeksi menular seksual

Sering disebut sebagai si ‘Raja Singa’ karena keganasannya, infeksi menular seksual (IMS) yang satu ini masih banyak sekali terjadi. Syphilis merupakan infeksi bakteri kronis yang disebabkan oleh Treponema pallidum (Hook, 2017). Meski dapat disembuhkan, syphilis cukup ditakuti, sebab syphilis bisa menyebabkan gangguan otak dan jantung bila terlambat ditangani. Untuk mencegahnya, diperlukan pemahaman mengenai strategi-strategi seks aman. Berikut sekilas penjelasan mengenai syphilis dan kondom terbaik untuk mencegahnya.

Baca Juga: Infeksi Menular Seksual Trikomoniasis Jarang Bergejala, tapi Berisiko bagi Kehamilan

Syphilis tergolong sebagai infeksi menular seksual. Artinya, syphilis dapat menyebar melalui hubungan seks tanpa pengaman dengan orang yang sudah terinfeksi. Gejala-gejalanya berbeda-beda pada setiap tahap perkembangan infeksi (O’Byrne & MacPherson, 2019):

  • Syphilis primer biasanya ditandai dengan munculnya satu buah luka yang tidak terasa sakit, tetapi tidak semua kasus gejalanya seperti ini, hanya sekitar 30% saja.
  • Syphilis sekunder diikuti dengan ruam-ruam pada kulit, seringkali di telapak tangan dan telapak kaki. Demam dan sakit kepala terkadang juga menyertai gejala lainnya.
  • Syphilis laten pada sebagian besar kasus tidak menunjukkan gejala apapun, namun 1 dari setiap 4 orang yang terinfeksi umumnya kembali mengalami gejala-gejala infeksi syphilis sekunder di tahap laten.
  • Syphilis tersier merupakan tahap tertinggi di mana bakteri bisa menyerang otak, saraf, atau jantung. Ini terjadi pada 14-40% kasus di mana syphilis tidak diobati.

Lalu, gimana sih caranya mencegah syphilis? Pencegahan syphilis sebenarnya sangat mudah. Halo DKT memiliki beberapa tips buat kamu dan pasanganmu.

  • Selalu gunakan kondom secara tepat dan konsisten setiap kali berhubungan seks. Pilihlah kondom terbaik yang sudah diakui kualitasnya dan keampuhannya dalam mencegah infeksi menular seksual. Beberapa alternatif yang sangat direkomendasikan antara lain Kondom Sutra, Kondom Fiesta, dan Kondom Supreme. Ketiga kondom ini terbuat dari bahan lateks pilihan dan telah lulus uji elektronis, sehingga terjamin mutunya. Oiya, pastikan bahwa pemakaian kondom konsisten, ya, jangan hanya sesekali saja. Selain itu, bacalah instruksi pemakaian kondom dengan rinci, agar kamu dan pasanganmu terhindar dari kesalahan-kesalahan yang bisa menurunkan manfaat perlindungan kondom.

  • Simpan kondom terbaik pilihan kamu di tempat yang aman, jauh dari benda-benda tajam, dan tidak terkena paparan sinar matahari langsung, agar kualitas kondom tetap terjaga. Kalau bisa, tempatkanlah di dekat ranjang, supaya kamu dan pasanganmu juga jadi lebih mudah mengaksesnya. Jangan lupa juga untuk selalu memeriksa expiry date pada kemasan stok kondom yang kamu simpan.

  • Hindari perilaku seksual berisiko yang melibatkan aktivitas seksual tanpa pengaman, khususnya seks tanpa kondom dengan lebih dari 1 orang. Kalau hubunganmu dengan pasanganmu tidak bersifat eksklusif, sepakati untuk menggunakan kondom setiap kali melakukan casual sex dan tetap lakukan tes pemeriksaan infeksi menular seksual secara rutin. Dengan demikian, bila ada gejala-gejala syphilis, penanganan bisa didapatkan sebelum infeksi berkembang ke tahap yang lebih serius.

Baca Juga: Penyakit Infeksi Menular Seksual yang Disebabkan Seks Anal

Itulah cara mencegah dampak ganas si ‘Raja Singa’. Mudah-mudahan kamu jadi lebih memahami strategi untuk menjaga kesehatan seksual dan reproduksimu, ya! Selain itu, jika kamu masih punya pertanyaan lebih lanjut mengenai topik ini, kamu pun bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 09.00 – 16.30 WIB. Tak perlu ragu untuk berkonsultasi, sebab segala informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya