Deteksi Gejala HIV Dari Mulut

gejala hiv

Tanda awal HIV paling sering muncul di mulut, apa saja gejalanya?

Hal pertama yang diserang oleh Human Immunodeficiency virus (HIV) adalah sistem kekebalan. Inilah yang kemudian membuat pengidapnya sangat rentan mengalami beragam penyakit. Bahkan bisa dibilang kecurigaan akan adanya infeksi yang disebabkan virus HIV muncul ketika seseorang mengalami gejala yang spesifik, seperti sering mengalami masalah di mulut. Bahkan menurut Departemen of Health and Human Services di Amerika Serikat, 32 sampai 46% orang dengan HIV sering kali mengalami beragam masalah mulut akibat sistem imun yang menurun.

Baca Juga: Kenali Gejala HIV Sesuai Stadiumnya

Masalah mulut yang sering terjadi ini akan berpengaruh langsung pada kondisi kesehatan orang dengan HIV. Karena mereka jadi tidak optimal untuk mengonsumsi makanan, alhasil asupan nutrisi ikut terganggu. Alhasil pembentukan sistem imun semakin melemah dan membuat kondisi pengidap HIV semakin rentan. Itu mengapa sangat penting untuk mengetahui bagaimana mendeteksi HIV dari gejala masalah mulut yang kerap kali muncul. Semakin cepat terdeteksi maka pengobatan HIV bisa segera dilakukan dan sistem kekebalan tubuh pun bisa tetap dijaga optimal.

Berikut gejala HIV yang bisa dideteksi dari mulut:

  1. Sariawan atau herpes simplex.
    Ini adalah infeksi di mulut yang disebabkan oleh virus. Untuk sariawan bentuknya biasa yaitu merah dan meradang. Tapi untuk herpes simplex bentuknya seperti lepuhan dan biasanya lokasinya di bibir bagian luar. Sebenarnya siapa saja bisa mengalami sariawan atau herpes simplex, hanya saja pada orang dengan HIV, gangguan mulut ini bisa berlangsung sangat lama karena imun sistem melemah. Tak hanya itu, karena imun sistem diserang oleh HIV maka sariawan dan herpes simplek yang dirasakan bisa sangat menyakitkan.
  2. Infeksi jamur.
    Infeksi yang disebabkan oleh jamur di mulut ini bisa terjadi dalam beberapa bentuk. Pertama Pseudomembranous candidiasis. Bentuknya seperti lapisan krim putih yang melekat pada permukaan lidah atau dinding rongga mulut. Lapisan krim putih bahkan bisa dikerok tapi kemudian meninggalkan bercak merah berdarah. Kedua adalah erythematous candidiasis yang berbentuk seperti bercak merah dan tampak ada luka pada pangkal lidah serta langit-langit mulut. Muncul sensasi seperti terbakar setiap kali makan makanan yang asin atau pedas. Ketiga adalah angular cheilitis yang bentuknya berupa luka pada sudut pertemuan bibir. Sering kali juga disertai dengan gejala pada erythematous candidiasis dan pseudomembranous candidiasis.
  3. Radang gusi dan mulut kering.
    Radang gusi (gingivitis) dan mulut kering adalah gangguan mulut yang bisa terjadi pada siapa saja. Gejalanya adalah gusi bengkak dan terasa sangat nyeri. Bahkan pada radang gusi yang kronis bisa membuat gigi tanggal dengan cepat. Sedangkan mulut kering tandanya adalah produksi air ludah yang sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali. Padahal air ludah diperlukan untuk menjaga gigi serta mencegah terjadinya infeksi. Karena tidak ada air ludah dalam mulut maka pembentukan plak semakin mudah, ini kemudian bisa memicu terjadinya radang gusi.
  4. Infeksi karena bakteri.
    Salah satu infeksi bakteri yang bisa terjadi adalah bacillary epithelioid angiomatosis. Gejala dari infeksi ini adalah muncul benjolan kecil merah, terasa lunak yang menyerupai bisul, dan mudah berdarah.

Jika kamu mengalami gejala-gejala tersebut, bahkan tidak pernah sembuh secara tuntas maka segeralah memeriksakan diri ke dokter. Dan karena tanda-tanda di atas bisa mengindikasikan adanya infeksi yang disebabkan oleh virus HIV, maka penting untuk selalu menerapkan seks aman. Adapun yang dimaksud dengan seks aman adalah setia pada pasangan serta menggunakan kondom setiap kali berhubungan seksual.

Pilihlah kondom yang berbahan lateks karena sudah terbukti secara klinis mampu mencegah transmisi patogen ke dalam tubuh. Tapi ingat, jika ingin menggunakan lubrikan untuk menambah sensasi saat menggunakan kondom lateks, pilihlah lubrikan berbahan dasar air agar kondom tidak mudah sobek karena gesekan. Kombinasi kondom Sutra dan Sutra Lubricant Gel adalah pilihan tepat untuk memastikan hubungan seks kamu dan pasangan tetap aman serta bergairah.

Baca Juga: Apakah Gejala HIV pada Pria dan Wanita Berbeda?

Nah kalau kamu ingin bertanya lebih detail tentang apa saja gejala HIV yang harus diantisipasi, langsung saja konsultasi ke HALO DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 atau klik link berikut https://bit.ly/halodktwhatsapp. Jangan kuatir, semua informasi yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya