Enam Jenis Kontrasepsi, Mana yang Kamu Minati?

jenis-kontrasepsi

Ada enam jenis metode pengendalian kelahiran atau yang biasa disebut dengan istilah KB. Tentu saja, untuk memilihnya berdasarkan keinginan saja tidaklah cukup. Ada beberapa faktor yang menentukan sebelum kamu menjatuhkan pilihan pada salah satu metode ber-KB. Hal ini bisa ditanyakan langsung pada dokter saat kamu berkonsultasi untuk memilih jenis KB yang tepat.

Kendati semua metode memiliki tujuan yang sama, yaitu mencegah kehamilan, cara kerjanya berbeda-beda. Yang pasti, semua teknik kontrasepsi membantu menghindari kehamilan yang tidak direncanakan.

Baca Juga: Tipe Kontrasepsi IUD yang Perlu Wanita Ketahui

Yuk, mengenal lebih jauh jenis KB yang sudah dikenal luas dan banyak direkomendasikan dokter.

Berikut enam jenis metode KB yang lazim di masyarakat:

  1. Pil KB
    Pil KB merupakan salah satu jenis kontrasepsi yang paling banyak dipilih masyarakat Indonesia. Beragam jenis pil KB yang tersedia di pasaran dengan harga terjangkau dan mudahnya akses untuk mendapatkannya, membuat ia jadi primadona para ibu-ibu di tanah air. KB hormonal ini mengandung hormon progestin dan estrogen yang berfungsi mencegah terjadinya ovulasi. Bila diminum secara benar dan teratur, pil KB sangat efektif mencegah kehamilan bahkan hingga 99%. Kini tersedia dua pilihan pil KB yaitu dengan kandungan kombinasi dua hormon atau satu hormon saja. Kabar baiknya, selain mencegah kehamilan, pil KB juga berfungsi menjaga siklus menstruasi tetap teratur dan mengurangi nyeri menstruasi yang mungkin terjadi. Manfaat ini bisa kamu dapatkan dari pil KB Andalan yang sudah sangat familiar di masyarakat. Selain itu, pil KB Andalan juga memiliki varian yang ramah untuk ibu menyusui karena kandungan hormonnya tidak mempengaruhi produksi ASI, sehingga aman digunakan. Kunci penggunaan pil KB adalah disiplin, minum pil KB secara teratur sesuai petunjuk. Jangan sampai lupa ya, Bun.
  2. KB Suntik
    Sama seperti pil KB, suntik KB memiliki cara kerja yang serupa, yaitu mencegah terjadinya pertemuan sperma dan sel telur sehingga tidak terjadi proses pembuahan. Bedanya, hanya durasi penggunaannya saja. Jika pil KB rutin diminum setiap hari, suntik KB cukup diberikan dalam rentang waktu 1-3 bulan sekali. Seperti jenis Gestin F2 dari Andalan. Selain efektif mencegah kehamilan bila digunakan dengan benar dan teratur, Gestin F2 bermanfaat menjaga siklus menstruasi tetap teratur dan mengurangi risiko terjadinya kanker leher rahim dan kanker indung telur.
  3. KB Implan
    Jenis KB implant merupakan salah satu jenis KB jangka panjang yang bisa memberikan perlindungan hingga 4 tahun. Masyarakat awam menyebutkan KB susuk, karena bentuknya berupa batang kecil seperti korek api yang dimasukkan ke tubuh di area lengan kanan atas, ke bagian bawah kulit. Cara kerjanya menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi mencegah terjadinya kehamilan. Manfaat lainnya, bisa digunakan oleh ibu menyusui karena tidak memengaruhi produksi dan kualitas ASI seperti yang ada pada Sinoplant, produk dari Andalan Implan.
  4. IUD
    Kontrasepsi jangka panjang lainnya yang jauh lebih populer ketimbang implan adalah Intrauterine Device (IUD). Dikenal dengan istilah KB spiral karena berupa kawat tembaga berbentuk huruf T yang bertugas menghalau sperma sehingga tidak bisa bertemu dengan sel telur. Berada di dalam rahim, IUD bisa digunakan selama 4-8 tahun tergantung pada jenisnya. Keuntungannya lebih efisien karena sekali pasang dan cepat mengembalikan masa subur karena tidak terkait dengan sistem hormon. Seperti produk IUD Andalan yang memiliki beragam varian, bisa kamu pilih sesuai kebutuhan.
  5. Kondom pria
    Tidak hanya wanita yang ber-KB, pria pun bisa berkontribusi langsung dalam urusan pencegahan kehamilan ini. Salah satunya dengan penggunaan kondom. Terbuat dari bahan latex yang mudah digunakan, berfungsi mencegah sperma masuk ke vagina dan membuahi sel telur. Selain mencegah kehamilan, kondom juga membantu mencegah terjadinya penyakit menular seksual. Harganya yang terjangkau, mudah didapat dan praktis digunakan.
  6. KB Permanen
    Bagi mereka yang sudah yakin untuk tidak menambah keturunan karena berbagai faktor, pilihan KB permanen sangat tepat. Bagi pria KB permanen dalam bentuk vasektomi, sementara pada wanita dalam bentuk tubektomi atau yang familiar disebut steril, dengan cara mengikat tuba falopi. KB permanen ini sangat efektif mencegah kehamilan hingga 100%. Digunakan sesuai kebutuhan dan kondisi individu yang bersangkutan.

Baca Juga: Kontrasepsi untuk Ibu Menyusui vs Senggama Terputus, Mana yang Lebih Efektif?

Nah, itulah enam jenis metode KB yang bisa kamu pilih. Tentu saja pilihan harus didasarkan atas pertimbangan medis. Karena itu sebelum menentukan pilihan, kamu mesti berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penjelasan yang tepat seputar metode KB. Untuk berkonsultasi, saat ini bisa kok dilakukan secara online dengan cara menghubungi Halo DKT di nomor 0811-1-326459 atau klik link berikut https://bit.ly/halodktwhatsapp.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya