Ibu Menyusui bisa Menggunakan Pil KB Laktasi, lho! Apa Bedanya dengan Pil KB Biasa?

ibu-menyusui-pil-kb

Ibu menyusui bisa menggunakan pil KB laktasi lho. Pil KB laktasi hanya mengandung 1 hormon (progestin). Tidak akan mengganggu produksi dan kualitas ASI, serta aman untuk bayi.

Kamu mungkin pernah mendengar bahwa memberi ASI eksklusif selama 6 bulan, memiliki efek KB alami. Ini benar adanya. Sebabnya, tubuh secara alami akan menghentikan ovulasi. Tanpa ovulasi, otomatis tidak akan terjadi kehamilan. Tapi tetap saja kadang dag dig dug ya. Bagaimana kalau ‘kecolongan’? Biar merasa lebih aman, kamu bisa kok pakai kontrasepsi. Salah satunya, pil KB laktasi.

Baca Juga: Agar Tidak Lupa Minum Pil KB, Ini Tujuh Tipsnya

Apa tuh bedanya pil KB laktasi dengan pil KB biasa? Pil KB biasa mengandung kombinasi 2 hormon, yaitu estradiol (estrogen sintetik) dan progestin (progesteron sintetik). Nah pada pil KB laktasi, yang digunakan hanya progestin saja. Karenanya, kadang juga disebut “mini pil”. Bukan karena ukurannya yang mini, tapi kandungannya yang mini, alias cuma 1 hormon. Dosisnya pun rendah.

Progestin akan bekerja selayaknya progesteron dalam tubuh. Kadar progesteron yang stabil akan membuat lendir di serviks (leher rahim) jadi lebih kental, sehingga menyulitkan sperma untuk bergerak menuju sel telur. Dengan demikian, pembuahan bisa dicegah. Pil KB laktasi juga bisa membantu mencegah terjadinya ovulasi.

Pil KB Laktasi Aman untuk ASI dan Bayi

Kenapa pil KB laktasi hanya menggunakan progestin? Sebabnya, hormon ini tidak akan mengganggu produksi dan kualitas ASI, dan tidak membuat ASI kering. Untuk bayi pun aman, dan tidak akan menimbulkan diare.

Pil KB Andalan Laktasi mengandung linestrenol 0,5 mg, progestin yang terbukti efektif dan aman untuk digunakan oleh ibu menyusui. Meski ‘cuma’ mengandung 1 hormon, efektivitas Pil KB Andalan Laktasi mencapai 99% lho.

Buat kamu yang menyusui secara eksklusif, Pil KB Andalan Laktasi bisa kamu konsumsi 6 minggu setelah melahirkan. Nah, agar efektivitasnya optimal, minumlah pil setiap hari secara rutin di jam yang sama ya. Pastinya, kamu ingin mencegah kehamilan kan saat si baby masih menyusu. Pil KB laktasi juga berperan untuk mencegah jarak kehamilan yang terlalu dekat.

Bagaimana Kalau Lupa Minum Pil?

Untuk hal ini, ada aturannya, tergantung berapa lama kamu melewatkan waktu minum pil KB laktasi. Berikut ini aturannya:

  • Jika lupa minum 1 pil < 12 jam, maka harus segera minum pil yang terlupa, dan melanjutkan minum pil selanjutnya di waktu bias
  • Jika lupa minum 1 pil > 12 jam, maka harus segera minum pil yang terlupa dan lanjutkan minum pil selanjutnya di waktu biasa, walaupun waktunya berdekatan.
  • Jika lupa minum 2 pil, maka minum 2 pil yang terlupa sekaligus, lalu minum 2 pil keesokan harinya.
  • Jika lupa minum 3 pil atau lebih, maka manfaat pil sudah tidak ada. Hentikan penggunaan yang tersisa, dan gunakan kondom atau hindari hubungan seksual. Kembali minum Pil KB Laktasi pada periode menstruasi berikutnya, di hari pertama menstruasi.

Baca Juga: Perlukah Berhenti Sementara Saat Minum Pil KB?

Masih punya pertanyaan soal pil KB laktasi? Kamu bisa berkonsultasi ke Halo DKT, dengan menghubungi Halo DKT di nomor WhatsApp 0811-1-326459, atau melalui link: https://bit.ly/halodktwhatsapp, pada hari Senin hingga Jumat pukul 09.00 – 16.30 WIB. Jangan khawatir karena segala informasi yang kamu sampaikan bersifat rahasia.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya