Ini Perbedaan Keputihan Tanda Hamil dan Keputihan Akibat Bacterial Vaginosis (BV)

Keputihan Akibat Bacterial Vaginosis

Munculnya keputihan tidak selalu memiliki makna yang sama. Ada kalanya keputihan merupakan sesuatu yang normal dan sehat, misalnya keputihan tanda kehamilan. Akan tetapi, terkadang keputihan juga bisa menandakan adanya gangguan kesehatan. Misalnya, ketika bacterial vaginosis (BV) sedang menyerang keseimbangan ekosistem bakteri di dalam vagina. Seperti apa keputihan tanda hamil dan bagaimana perbedaannya dengan keputihan akibat BV?

Secara medis, terdapat dua jenis keputihan, yaitu keputihan normal dan keputihan patologis. Keputihan tanda hamil termasuk jenis keputihan yang normal. Cairan keputihan saat hamil mengandung bakteri baik lactobacillus doderlein yang diperlukan sebagai benteng untuk melindungi vagina dari serangan jamur dan bakteri buruk. Ciri-cirinya: tidak berbau, jernih, serta tidak menyebabkan rasa gatal maupun perih (Marhaeni, 2016).

Baca Juga: Perbedaan Keputihan Normal dan Tidak Normal

Sementara itu, keputihan patologis merupakan keputihan yang menandakan adanya gangguan penyakit. Contohnya, keputihan akibat BV. Ketika jumlah bakteri baik lactobacillus di dalam vagina berkurang, perkembangan bakteri buruk seperti gardnerella meningkat dengan pesat. Alhasil, muncullah keputihan yang tipis, berair, dan berbau amis dengan warna yang bisa bermacam-macam mulai dari kelabu, kekuning-kuningan, hingga kehijau-hijauan. Keputihan tanda BV biasanya tidak menyebabkan rasa gatal, namun tetap merupakan masalah yang perlu diatasi dengan berkunjung ke dokter, khususnya jika kamu hamil. Soalnya, perempuan hamil yang terkena BV memiliki risiko keguguran dan kelahiran prematur yang 5 kali lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan hamil yang sehat (Hill, 2019). Meskipun begitu, tak perlu khawatir bila kamu mengalami gejala BV, sebab BV bisa diobati dengan menggunakan antibiotik.

Untuk mencegah BV, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan.

Ini Perbedaan Keputihan Tanda Hamil dan Keputihan Akibat Bacterial Vaginosis (BV)

  • Menghindari kebiasaan douching atau membersihkan bagian dalam lubang vagina. Faktanya, perempuan yang membersihkan bagian dalam vagina lebih sering terkena BV (Abebaw, Bekele & Mihret, 2017). Soalnya, bakteri baik yang mencegah BV turut mati ketika bagian dalam saluran vagina dibersihkan. Oleh karena itu, bila ingin membersihkan diri, bersihkan bagian luar alias vulva dengan air saja. Hindari menggunakan sabun mandi, deterjen, rempah-rempah, lulur, bubble bath, bath salt, ataupun wewangian. Jika ingin menggunakan pembersih, gunakan pembersih khusus yang aman dan memiliki tingkat pH yang sesuai dengan vulva, misalnya Andalan Feminine Care atau Andalan Intimate Wipes yang terbuat dari bahan-bahan alami dan telah teruji keamanannya.
    Ini Perbedaan Keputihan Tanda Hamil dan Keputihan Akibat Bacterial Vaginosis (BV)
  • Menggunakan kondom ketika berhubungan seks. BV memang bukan infeksi menular seksual, namun risiko BV cenderung meningkat bila seseorang aktif secara seksual (Muzny & Schwebke, 2016). Oleh karena itu, tetaplah mempraktikkan seks aman dan gunakan kondom setiap kali kamu akan menikmati momen intim bersama pasanganmu.
    Ini Perbedaan Keputihan Tanda Hamil dan Keputihan Akibat Bacterial Vaginosis (BV)
  • Bila menggunakan pelumas, pilih pelumas berbahan dasar air yang sudah memenuhi standar mutu internasional ISO 4074. Misalnya, Fiesta Natural Intimate Lubricant dan Sutra Lubricant. Hindari menggunakan pelumas dengan bahan-bahan kimia yang berbahaya dan berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem bakteri baik vagina.
    Ini Perbedaan Keputihan Tanda Hamil dan Keputihan Akibat Bacterial Vaginosis (BV)

Baca Juga: Keputihan Tanda Hamil, Seperti Apa Ciri-cirinya?

Itulah perbedaan keputihan tanda hamil dengan keputihan akibat BV, serta beberapa trik yang bisa kamu terapkan untuk mencegah BV. Selain itu, kalau kamu masih memiliki pertanyaan atau ingin berkonsultasi, kamu bisa menghubungi Halo DKT melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp dengan mengklik tautan ini pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB. Segala informasi yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

artikel lainnya